M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apa Itu Body Dysmorphic Disorder? Ini Penjelasan Lengkapnya Moms

Apa Itu Body Dysmorphic Disorder? Ini Penjelasan Lengkapnya Moms
Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah penjelasan tetang body sysmorphic disorder yang perlu Anda ketahui, agar bisa mengatasinya dengan tepat. 

Body dysmorphic disorder atau ​gangguan dismorfik tubuh adalah gangguan mental yang ditandai dengan rasa cemas berlebihan terhadap kelemahan atau kekurangan tubuh. 

Body dysmorphic disorder sering terjadi pada usia 15–30 tahun dan sering terjadi pada wanita.

Penderitanya sering merasa malu dan resah karena menganggap dirinya buruk sehingga menghindari berbagai situasi sosial. 

Selain itu, penderita juga sering menjalani operasi plastik guna memperbaiki penampilannya. 

Baca Juga: Ketahui 5 Penyakit yang Berhubungan dengan Struktur Kulit

Ketika seseorang memiliki gangguan ini, ia sangat fokus pada penampilan dan citra tubuh. 

Ia akan berulang kali melihat bayangan dirinya di cermin, berdandan atau mengoreksi sesuatu dan terkadang selama berjam-jam setiap hari. 

Kekurangan yang dirasakan dan perilaku berulang menyebabkan ia mengalami kesulitan yang signifikan, dan memengaruhi kemampuannya untuk berfungsi dalam kehidupan sehari-hari. 

Penderita body dysmorphic disorder memiliki pikiran negatif atau rasa cemas terhadap kekurangan dari satu atau beberapa anggota tubuh. 

Pikiran negatif itu dapat timbul karena penderita menganggap bentuk anggota tubuhnya tidak ideal.

Baca Juga: Luar Biasa! Ini 5 Manfaat Mengonsumsi Miracle Fruit

Bersumber dari Mental Health, anggota tubuh yang sering dicemaskan antara lain: 

1. Wajah, misalnya karena bentuk hidung terlalu pesek 

2. Kulit, misalnya karena ada keriput, jerawat, atau luka 

3. Rambut, misalnya karena rambut menipis, rontok, atau mengalami kebotakan 

4. Payudara atau alat kelamin, misalnya karena ukuran penis terlalu kecil atau payudara terlalu besar 

5. Tungkai, misalnya karena ukuran paha yang besar 

Baca Juga: Kenali 5 Manfaat Kacang Tolo untuk Kesehatan, Bisa Mengontrol Gula Darah

Ada beberapa gejala atau perilaku yang bisa menjadi tanda bahwa seseorang menderita body dysmorphic disorder, di antaranya: 

1. Bercermin berulang-ulang dalam waktu lama 

2. Menyembunyikan anggota tubuh yang dianggap tidak sempurna 

3. Meminta orang lain meyakinkan dirinya berulang kali bahwa kekurangan bentuk tubuhnya tidak terlalu jelas terlihat 

4. Keyakinan bahwa orang lain memperhatikan penampilan dirinya secara negatif atau mengejeknya 

5. Menyembunyikan kekurangan yang dirasakan yang sulit untuk ditolak atau dikendalikan, seperti sering memeriksa cermin, merawat atau menguliti sesuatu 

6. Berulang kali mengukur atau menyentuh area tubuh yang dianggap tidak sempurna 

7. Menjadi sangat sibuk dengan kekurangan yang dirasakan dalam penampilan yang bagi orang lain tidak dapat dilihat atau tampak kecil 

Baca Juga: Bisa Dicoba di Rumah! Ini 5 Manfaat Olahraga Freeletics untuk Kesehatan

8. Keyakinan yang kuat bahwa ia memiliki cacat dalam penampilan yang membuat dirinya merasa jelek atau kurang 

9. Mencoba menyembunyikan kekurangan yang dirasakan dengan gaya, riasan, atau pakaian 

10. Terus-menerus membandingkan penampilan dirinya dengan orang lain 

11. Sering mencari kepastian tentang penampilan dirinya dari orang lain 

12. Memiliki kecenderungan perfeksionis 

13. Mencari prosedur kosmetik dengan sedikit kepuasan 

14. Menghindari situasi sosial 

Baca Juga: Waspadai, 5 Penyebab Kanker Darah pada Anak yang Perlu Diketahui

Body dysmorphic disorder biasanya tidak membaik dengan sendirinya.

Jika tidak diobati, kondisi ini dapat menjadi lebih buruk dan menyebabkan kecemasan, depresi berat, bahkan pikiran dan perilaku untuk bunuh diri. 

Perawatan pemeliharaan jangka panjang juga dapat membantu mencegah kekambuhan gejala gangguan mental ini.  

Itulah penjelasan tetang body sysmorphic disorder yang perlu Anda ketahui agar bisa mengatasinya dengan tepat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?