M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Anjing Mengalami Halitosis? Ketahui Lebih Banyak Tentang Kondisi Ini

Anjing Mengalami Halitosis? Ketahui Lebih Banyak Tentang Kondisi Ini
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Saat memelihara anjing, Anda sebaiknya tidak pernah melewatkan perawatan gigi dan mulutnya. Kedua hal ini sama pentingnya dengan perawatan bulu serta kulit anjing.

Tentu saja tujuannya untuk menghindarkan hal-hal yang berkaitan dengan masalah kebersihan dan kesehatan mulutnya. Salah satunya, halitosis.

Dilansir dari Petmd, halitosis adalah istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan bau tak sedap yang berasal dari mulut.

Beberapa bau dari mulut anjing sebenernya adalah hal yang normal, tetapi baunya tidak boleh terlalu kuat. Bau mulut berlebih tidak hanya menjadi menjijikan, tetapi ini menjadi sebuah tanda adanya masalah kesehatan.

Baca Juga: Kucing Terlihat Tidak Sehat? Ini Cara Mengenali Kucing yang Kekurangan Nutrisi

Masalah kesehatan halitosis ini dalam kebanyakan kasus tidak ada gejala lain selain bau mulut tersebut.

Namun, bila ini datang dari penyakit mulut, gejala lainnya bisa termasuk menggaruk mulut, ketidakmampuan untuk makan (anoreksia), gigi longgar, air liur berlebih, dan pendarahan.

Penyebab Kondisi Halitosis

Ada berbagai kondisi yang dapat menyebabkan kondisi halitosis ini. Dilansir dari VCA Hospitals, penyebab paling umum dari halitosis pada anjing adalah penyakit periodontal yang timbul dari plak (biofilm) dan pembentukan karang gigi.

Biofilm plak terbentuk di atas gigi yang baru dibersihkan dan dipoles segera setelah anjing mengeluarkan air liur.

Dalam beberapa hari, plak menjadi termineralisasi, menghasilkan karang gigi kasar (kalkulus) yang menumpuk lebih banyak plak dan menyebabkan radang gusi (gingivitis).

Ketika plak menumpuk dan gingivitis berkembang menjadi periodontitis (kehilangan penyangga gigi), flora bakteri di mulut berubah dari bakteri baik menjadi bakteri jahat. Bakteri jahat ini menyebabkan pembusukan yang menciptakan senyawa belerang yang berbau.

Hewan Anda mungkin juga telah memakan sesuatu yang tidak enak yang mengandung senyawa sulfur volatile. Senyawa ini ini ditemukan dalam makanan nanas, anggur, markisa, barang, dan brokoli.

Selain itu, penyebab lain juga terjadi karena pertumbuhan gigi, penyakit gastrointestinal penyakit metabolik, dan kebiasaan diet yang tidak menyenangkan.

Penyebab-penyebab tersebut harus diketahui agar masalah halitosis dapat diatasi sesuai dengan penyebabnya.

Baca Juga: 6 Hal Ini Ternyata Ditakuti Kucing, Apa Saja? Simak Penjelasannya!

Apakah Halitosis pada Anjing Perlu Dikhawatirkan?

Halitosis tidak berbahaya selama penyebabnya tidak berasal dari penyakit serius. Bila ini disebabkan oleh plak gigi dan kotoran di mulut, Anda dapat mengatasinya dengan memberi anjing perawatan harian.

Anda mungkin juga perlu mengunjungi dokter hewan untuk membersihkan karang gigi anjing.

Selain itu, perlu Anda ketahui bahwa beberapa ras anjing memiliki kecenderungan memiliki masalah gusi, sehingga cenderung memiliki bau mulut.

Mereka adalah ras kecil yang berhidung pesek. Ini karena kecenderungan anatomis mereka yang mungkin menjadi sumber utama bau mulut.

Sementara anjing dengan bulu panjang berjanggut juga dapat mengembangkan halitosis. Ini karena rambut panjang di sekitar mulutnya lebih mudah kotor karena partikel makanan dan air liur. Akhirnya hal ini akan menampung bakteri dan menghasilkan bau yang tidak sedap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?