M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Saham Boleh Sampai 20% per Emiten, IFG Progress Ingatkan Soal Risiko

Saham Boleh Sampai 20% per Emiten, IFG Progress Ingatkan Soal Risiko
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Rencana kenaikan batas investasi saham untuk asuransi dan dana pensiun hingga 20% per emiten memberi ruang lebih besar untuk menempatkan dana di pasar saham. Tapi, kebijakan ini bukan berarti bisa lebih agresif tanpa perhitungan.

Kepala IFG Progress Ibrahim Kholilul Rohman mengatakan, tambahan ruang investasi ini memang bisa membantu pembiayaan jangka panjang dan memperdalam pasar keuangan domestik. Namun, tetap ada hal penting yang tidak boleh diabaikan.

Fleksibilitas investasi memang penting untuk meningkatkan kapasitas pembiayaan jangka panjang.

Tapi, "Setiap ruang fleksibilitas harus diimbangi dengan penguatan governance, seleksi aset yang ketat, serta pengelolaan risiko berbasis profil liabilitas masing-masing institusi," ujarnya dalam keterangan resmi Kamis (12/1). 

Secara teori, penempatan di saham-saham besar dan likuid dinilai lebih stabil dibanding saham lapis dua atau tiga. Meski begitu, jika satu emiten bisa diisi hingga 20%, risiko penumpukan di satu saham juga makin besar, apalagi di pasar yang masih mudah terpengaruh sentimen.

Karena itu, IFG Progress mengingatkan, pemilihan saham tidak cukup hanya melihat likuiditas. Tata kelola perusahaan, kinerja keuangan yang stabil, dan keterbukaan informasi juga harus jadi pertimbangan.

Baca Juga: Riset IFG Tunjukkan Asuransi Membantu Lindungi Finansial di Tengah Risiko Tak Terduga

Untuk dana pensiun, tujuan utama pengelolaan dana tetap sama memastikan kewajiban kepada peserta bisa dibayar tepat waktu, bukan sekadar mengejar imbal hasil tinggi.

Di sinilah pentingnya prinsip asset liability matching (ALM), yakni menyesuaikan penempatan investasi dengan kebutuhan pembayaran manfaat di masa depan.

Selain itu, semakin besar porsi saham, semakin besar pula risiko pasar yang ditanggung. Saham memiliki risiko lebih tinggi dibanding obligasi, sehingga kenaikan eksposur bisa memengaruhi kebutuhan modal berbasis risiko dan rasio solvabilitas (RBC).

Meski secara industri rasio RBC asuransi nasional masih jauh di atas batas minimum regulator, tekanan seperti kenaikan klaim dan dinamika keuntungan tetap perlu diperhitungkan.

Karena itu, peningkatan batas investasi saham perlu dipandang sebagai instrumen kebijakan yang mensyaratkan tata kelola yang lebih kuat, bukan pelonggaran disiplin.

"Dengan ALM yang ketat, pengawasan yang memadai, serta transparansi kepada pemangku kepentingan, fleksibilitas dapat menjadi pendorong stabilitas. Tanpa itu, potensi konsentrasi risiko dapat berkembang menjadi tekanan sistemik," ujar Ibrahim. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Jenis Kopi Paling Sehat dan Fakta Medisnya, Pecinta Kopi Wajib Tahu!

Berikut adalah 4 jenis kopi paling sehat yang wajib Anda masukkan ke dalam rutinitas harian untuk meraih manfaat kesehatannya secara optimal.

6 Tren Renovasi Dapur yang Sebaiknya Dipikirkan Ulang Sebelum Keluar Biaya

Sebelum renovasi dapur, kenali 6 tren yang terlihat menarik tetapi bisa boros ruang, mahal dirawat, dan kurang praktis untuk jangka panjang.  

4 Jenis Buah yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Setiap Hari, Catat Ya!

Membatasi frekuensi konsumsi jenis buah tertentu sangat disarankan. Berikut adalah 4 jenis buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi setiap hari.  

5 Keputusan Hidup Ini yang Akan Ubah Arah Finansial Kamu di Masa Depan

Lima keputusan hidup ini bisa memengaruhi masa depan finansial kamu lo, dari membangun aset hingga memilih risiko karier secara bijak.

5 Biji-bijian Buat Diet yang Tinggi Serat dan Bikin Kenyang Lebih Lama, Coba yuk

Temukan rekomendasi biji-bijian buat diet yang kaya serat dan protein untuk membantu mengontrol nafsu makan. Mulai dari chia seed hingga quinoa.

4 Manfaat Tidur Malam dengan Lampu Mati untuk Kesehatan, Bisa Cegah Obesitas lo

Tidur kondisi gelap memberikan manfaat tidur malam yang luar biasa bagi fisik dan mental. Mulai dari perbaikan sel-sel tubuh hingga menjaga mood.

Harga Emas Dunia Tumbang ke Bawah US$ 4.300, The Fed jadi Sorotan

Kenaikan harga minyak membuat pasar semakin memperhitungkan kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini, yang negatif bagi harga emas.

Intip Bocoran Drama The Leading Stars dari Cheng Lei

Cheng Lei membocorkan beberapa hal yang bisa dinantikan penggemar dalam drama The Leading Stars.     

Waralaba Bisa Menjadi Pilihan UMKM Dongkrak Kasta

Penerapan waralaba yang sudah mempunyai sistem dan struktur usaha bisa menjadi pilihan UMKM untuk pengembangan usaha.

Suahasil Gantikan Purbaya, Begini Proyeksi Dampaknya ke Pasar Obligasi

Pendekatan fiskal Suahasil yang lebih konservatif berpotensi memperkuat kepercayaan investor dan menekan yield SBN tenor menengah hingga panjang.