MOMSMONEY.ID - PT Charlie Hospital Semarang Tbk (RSCH) menyiapkan ekspansi dengan membidik Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah. Langkah ini dinilai bisa menjadi salah satu katalis pertumbuhan kinerja dan menarik dicermati investor.
President Director RSCH, Junianto, mengatakan perseroan menargetkan penambahan jaringan rumah sakit tahun ini. “Tahun ini Charlie Hospital akan terus menambah jumlah rumah sakit. Kami berharap dapat membangun dua atau tiga rumah sakit ke depannya,” ujar Junianto dalam keterangan resmi Kamis (12/2).
Ekspansi ke kawasan industri seperti Batang sejalan dengan rencana investasi besar di wilayah tersebut yang mencapai sekitar Rp 364 triliun. Masuknya investasi diperkirakan mendorong peningkatan jumlah tenaga kerja dan kebutuhan layanan kesehatan yang lebih komprehensif.
Selain pembangunan rumah sakit baru, RSCH juga menargetkan akuisisi rumah sakit guna mempercepat pertumbuhan jaringan. Pendanaan ekspansi akan ditempuh melalui kerja sama dengan investor strategis agar fleksibilitas keuangan tetap terjaga. Perseroan juga memperluas kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk membuka akses layanan kesehatan bagi pekerja formal di kawasan industri.
Baca Juga: Saham Boleh Sampai 20% per Emiten, IFG Progress Ingatkan Soal Risiko
Research Analyst Semesta Indovest Sekuritas, Michael Lee, menilai langkah ekspansi ini memiliki prospek positif. “Perkembangan kawasan industri seperti Batang dinilai menciptakan permintaan layanan kesehatan yang bersifat struktural dan berkelanjutan,” ujarnya.
Michael menambahkan Meski ekspansi dan akuisisi berpotensi menekan profitabilitas di awal, fundamental sektor kesehatan dinilai tetap solid. Dengan strategi ekspansi organik dan anorganik, RSCH menjadi salah satu saham sektor kesehatan yang layak dipertimbangkan untuk investasi jangka menengah hingga panjang, dengan tetap mencermati risiko fase ekspansi.
Pada perdagangan Kamis, 12 Februari 2026, saham RSCH ditutup di level Rp414, dengan rentang pergerakan harian Rp 402–Rp 422. Dalam setahun terakhir, saham ini bergerak di kisaran Rp 236 hingga Rp5 00, mencerminkan volatilitas yang cukup tinggi sekaligus ruang pertumbuhan yang masih terbuka seiring ekspansi perusahaan.
Selanjutnya: Gali Lubang Tutup Lubang Semakin Dalam
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News