M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Anak Tidak Bisa Mengendalikan Marah? Terapkan 5 Cara Ini untuk Membantunya

Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Marah merupakan sinyal emosi yang biasanya memobilisasi respons terhadap bahaya. Tak sekadar itu, marah juga merupakan bentuk ekspresi diri dan terkadang menjadi cara yang digunakan oleh anak untuk menyatakan kemandirian. Marah pada anak dapat dipicu oleh banyak hal dan tak jarang berakhir menjadi perilaku agresif.

Supaya anak Anda dapat mengendalikan kemarahannya dengan baik, maka anger management perlu diajarkan kepada mereka sedini mungkin. Melansir Hello Sehat, anger management adalah belajar mengenali tanda-tanda pada diri saat marah dan mengambil tindakan yang sehat dalam meluapkan kemarahan. Secara sederhana, anger management adalah mengendalikan rasa marah, bukan mencegah atau menahan rasa marah.

Selain menjadi role model, Anda juga bisa mengajarkan 5 strategi anger management di bawah ini kepada anak-anak Anda mulai dari sekarang. Yuk, simak penjelasannya yang sudah MomsMoney rangkum dari Scholastic.

Baca Juga: Pelihara Kesehatan Mental Anak Anda dengan Menerapkan 6 Tips Berikut Ini

1. Menghentikan kemarahan

Ketika anak Anda sedang merasa di luar kendali, maka arahkan mereka untuk memisahkan diri dari orang yang ingin mereka sakiti. Intinya, anak harus meninggalkan ruangan sejenak ketika mereka sedang sangat marah.

Jika kebetulan Anda sedang berada di sekitar anak, hentikanlah kemarahan anak pada saat itu juga dan coba pisahkan mereka dari orang-orang yang telah membuatnya marah.

2. Menenangkan diri

Ajarkanlah anak Anda untuk menggunakan beberapa strategi menenangkan diri ketika mereka mulai merasakan tanda-tanda kemarahan.

Anda dapat mengajarkan anak untuk mencoba mengambil napas dalam-dalam, minum segelas air, mengalihkan perhatian dengan mendengarkan lagu dan membaca buku cerita, atau bermain sendiri ketika sedang marah.

3. Berpikir sebelum bertindak

Mendorong anak untuk bertanya pada dirinya sendiri sebelum melakukan tindakan apapun berguna untuk mengontrol perilakunya terutama ketika mereka sedang marah.

Jelaskanlah kepada anak bahwa balas dendam merupakan pikiran dan tindakan yang tidak layak untuk dilakukan. Supaya anak dapat memahaminya dengan baik, pastikan Anda memberikan penjelasan yang sederhana beserta contohnya yang konkret dan masuk akal.

4. Pertimbangkan perasaan orang lain

Anak-anak bisa mulai menunjukkan empatinya sejak usia 3 tahun. Kendati demikian, mereka tetap membutuhkan bantuan Anda sebagai orang tua.

Cobalah untuk membantu anak Anda supaya mampu memahami sudut pandang orang lain. Ingatkan kepada anak bahwa mereka harus menghargai perasaan orang lain jika mereka ingin dihargai. Ingatkan juga bahwa anak akan diperlakukan dengan baik jika mereka mau memperlakukan orang lain dengan baik terlebih dahulu.

5. Cari solusi yang efektif

Alih-alih anak hanya marah dan membenci, bantulah anak untuk bisa menemukan kompromi yang bisa disetujui oleh mereka dan orang yang berselisih dengan mereka.

Dorong anak untuk tidak ragu meminta maaf ketika mereka salah. Selain itu, ajarkan juga kepada anak untuk bisa memaafkan orang lain. Terakhir, Anda bisa melatih anak Anda untuk menjadi seorang problem solver supaya mereka dapat menyelesaikan masalahnya dengan baik tanpa terus-menerus larut dalam kemarahan.

Selanjutnya: 5 Aktivitas Fisik untuk Menghilangkan Stres pada Anak-Anak

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Selasa (7/4) Hati-hati Kota Ini Hujan Ringan!

BMKG merilis prakiraan cuaca di Jawa Timur besok Selasa (7/4) yang didominasi oleh hujan ringan dan berawan

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (7/4), Hujan Guyur Semua Wilayah

Cuaca besok (7/4), BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang mengguyur seluruh wilayah Jawa Tengah pada Selasa esok.

Pemkot Jogja Buka Pelatihan AI hingga Bahasa Jepang Gratis di 2026, Cek Syaratnya

Pelatihan gratis Jogja 2026 tawarkan beragam skill baru. Jangan lewatkan, kuota pendaftarannya terbatas dan bisa ditutup sewaktu-waktu!

Film Dokumenter The MINDJourney Ajak Penonton Melihat Realitas di Lapangan

Film dokumenter The MINDJourney tayangkan kisah perjalanan industri pertambangan secara realita.     

Simak 17 Wakil Indonesia di Ajang BAC 2026, Ubed dan Thalita Mulai dari Kualifikasi

Badminton Asia Championship atau BAC 2026 berlangsung pada 7-12 April 2026 di Gimnasium Pusat Olahraga Olimpiade Ningbao, China. 

Kaki Pecah-Pecah? 5 Langkah Rutin Ini Ubah Kaki Anda Jadi Mulus & Percaya Diri

Kulit kaki kering dan pecah-pecah membuat tidak nyaman? Hanya dengan 5 kebiasaan kecil ini, kaki Anda bisa kembali halus dan bebas masalah.

7% Wilayah Indonesia Ini Sudah Memasuki Musim Kemarau

Masuk April 2026, BMKG menyebutkan, sekitar 7% wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau lo.   

IHSG Diproyeksi Lanjut Melemah, Cek Rekomendasi Saham BRI Sekuritas Senin (6/4)

IHSG diproyeksi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Senin (6/4/2026).​ Cek rekomendasi saham BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Ada Potensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Senin (6/4)

IHSG berpotensi menguat pada perdagangan Senin (6/4/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Melemah, Berikut Proyeksi dan Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Senin (6/4)

IHSG masih rawan mengalami koreksi pada perdagangan Senin (6/4/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.