M O M S M O N E Y I D
Santai

Akumindo: Gas LPG 3 Kg Langka, Pedagang Gorengan hingga Bakso Banyak Tutup

Reporter: Andy Dwijayanto  |  Editor: Andy Dwijayanto


MOMSMONEY.ID - Sengkarut kebijakan tata niaga gas LPG 3 Kg memiliki dampak yang sangat besar bagi pelaku UMKM. Kendati termasuk sektor usaha yang diizinkan menggunakan gas LPG 3 Kg, kenyataannya pengecer yang tidak boleh menjual gas melon berdampak besar terhadap sektor UMKM.

Edy Misero, Sekretaris Jenderal Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo), menyebutkan, kebijakan ini membuat pelaku UMKM kuliner terpukul. Sebab, hampir semua pelaku UMKM kuliner mengandalkan gas melon dalam berdagang.

Makanya tak heran, Akumindo mendapati laporan banyak pedagang yang terpaksa tidak bisa berjualan karena sulit membeli gas.

"Ini, kan, imbas dari kebijakan pemerintah. Sekarang tukang gorengan, penjual nasi goreng dan warteg yang mau berjualan terpaksa tutup karena gasnya tidak ada," ujarnya kepada KONTAN, Selasa (4/2)

Baca Juga: Kementerian ESDM: Pengecer Berperan Sebagai Subpangkalan LPG 3 Kg

Banyak laporan yang masuk ke Akumindo, bahwa di agen maupun pangkalan, sudah antre panjang namun banyak yang tidak bisa mendapatkan gas melon karena kehabisan. Pelaku UMKM harus bersaing dan antre panjang bersama puluhan warga, sementara stok di agen maupun pangkalan terbatas.

"Mereka tidak dapat gas, akhirnya tutup. Coba bagaimana menafkahi anak dan istri kalau tidak berjualan? Apakah pemerintah sudah memikirkan hal ini? kalau mengambil kebijakan coba belajar dulu untuk lebih banyak mendengar seperti apa imbasnya," lanjutnya.

Untuk membeli di pangkalan dengan kondisi mengantre seperti saat ini, sangat menyulitkan pelaku UMKM, apalagi tidak ada jaminan stok tersedia.

Makanya, Eddy berharap, pemerintah mengevaluasi dan mencabut kebijakan ini. Ia memprediksi dampaknya akan semakin luas bila kebijakan ini dibiarkan berlarut-larut karena UMKM merupakan tulang punggung perekonomian negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Cari Emas dengan Spread Tipis? Ini Selisih Harga Jual-Buyback Tiap Merek

Spread emas hari ini, 26 Agustus 2026, relatif stabil. Emas Pegadaian satu-satunya yang berubah, dengan selisih menyempit Rp 1.000.

Promo Indomaret Serba Gratis sampai 2 September, Beli 1 Gratis 1 Promina-Pepsodent

Cek Promo Indomaret Serba Gratis periode 20 Agustus-2 September 2026 di sini, ada Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Waspada Hujan Guyur 7 Wilayah Ini, Pantau Cuaca Sumatera Selatan Besok (27/8

Cuaca Sumsel besok didominasi cerah, tetapi 7 wilayah berpotensi hujan ringan. Simak rincian cuaca dan suhu udaranya.

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Besok (27/8) Kompak Berawan, Cek Rincian Suhu Udara

Seluruh wilayah Yogyakarta diprediksi berawan besok. Suhu udara berkisar 21–32°C, simak rincian cuaca tiap daerah.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (27/8) Dominan Cerah, Ini Wilayah yang Perlu Dicermati

BMKG memperkirakan sebagian besar Bali cerah besok. Namun, empat wilayah berawan. Cek cuaca lengkap dan suhu tiap daerah.

Harga Buyback Emas Hari Ini Melorot, Antam Masih Tawarkan Harga Tertinggi

Harga buyback emas pada Rabu, 26 Agustus 2026, turun pada sebagian besar produk yang dipantau. Penurunan terbesar terjadi pada HRTA.

Promo Alfamidi Ngartis Periode 16-31 Agustus 2026, Frestea-Hemaviton Beli 2 Gratis 1

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-31 Agustus 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Lebih Nyaman dan Fleksibel, Urus Visa Inggris Kini Bisa di Jaksel dan Bintaro

VFS Global resmi menghadirkan layanan Premium Application Centre (PAC) di Jakarta Selatan dan Mobile Visa Application Centre (MVAC) di Bintaro.

23 Wilayah Jawa Barat Diprediksi Berawan, Cek Prakiraan Cuaca Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Kamis-Jumat didominasi berawan dan cerah berawan, dengan suhu udara hingga 35°C.

Kota Batu Diprediksi Masih Berkabut, Pantau Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (27/8)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur Kamis-Jumat didominasi cerah dan berawan, disertai udara kabur serta kabut/asap.