M O M S M O N E Y I D
Santai

AirAsia Move Ajak Traveler Jelajah Hidden Gems di Kawasan ASEAN, Begini Caranya

AirAsia Move Ajak Traveler Jelajah Hidden Gems di Kawasan ASEAN, Begini Caranya
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Lewat kampanye Travel More for Less, AirAsia Move mengajak traveler menjelajah lebih jauh dengan biaya yang lebih terjangkau, sambil mengenal sisi lain Asia Tenggara lewat destinasi-destinasi tersembunyi.

Kampanye lintas negara ini dijalankan di Malaysia, Thailand, Indonesia, dan Filipina. Fokusnya sederhana: mendorong perjalanan intra-ASEAN sekaligus mengajak wisatawan keluar dari jalur wisata mainstream yang selama ini terlalu padat.

CEO AirAsia Move Nadia Omer menyebutkan, kampanye ini berangkat dari keinginan untuk membuka perspektif baru soal pariwisata ASEAN.

“Saat ini, hampir 80% wisatawan dunia masih terkonsentrasi di hanya 10% destinasi global. Untuk itu, MOVE ingin menyeimbangkan kembali peta pariwisata dengan mengalihkan fokus ke destinasi tersembunyi,” ujarnya, Rabu (28/1).

Untuk menghidupkan cerita soal hidden gems tersebut, AirAsia Move mengandalkan konten digital dengan melibatkan kreator dari berbagai negara ASEAN.

Baca Juga: Ingin Liburan ke Kuala Lumpur? AirAsia MOVE Beri Promo Terbang dari Bandara Subang

Mereka bekerjasama dengan badan pariwisata dan mitra hotel lokal untuk menampilkan pengalaman perjalanan yang lebih dekat dengan budaya setempat.

Dari sisi kemudahan, kampanye ini juga ditopang berbagai fitur di aplikasi, mulai dari paket langganan ASEAN Explorer Pass, bundling SNAP! Flight + Hotel, fitur in-app chat, hingga laman Discover ASEAN yang dirancang sebagai sumber inspirasi perjalanan regional.

Pendekatan ini tak hanya bertujuan membuat orang lebih sering bepergian, tetapi juga memberi ruang bagi komunitas lokal untuk ikut merasakan dampak ekonomi dari pariwisata yang lebih merata.

Kampanye yang mendapat penghargaan Best ASEAN Marketing & Promotional Program dalam ajang ASEANTA Awards for Excellence ini diharapkan bisa menjadikan perjalanan antarnegara di kawasan ini bisa terasa lebih dekat, lebih mudah, dan tetap memberi pengalaman yang bermakna.

Selanjutnya: Pefindo Beri Peringkat idA dengan Prospek Stabil Darma Henwa (DEWA)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​