MOMSMONEY.ID - Karyawan kini bisa mengakses data perusahaan tanpa harus bolak-balik membuka aplikasi CRM (Customer Relationship Management) .
Salesforce memperkenalkan AIforce, teknologi yang memungkinkan pengguna memanfaatkan data dan menjalankan pekerjaan langsung dari berbagai platform kerja.
AIforce diperkenalkan dalam ajang Dreamforce 2026 pada 23 September 2026. Teknologi ini dapat digunakan melalui sejumlah platform seperti Slack, Claude, dan Lightning.
Melalui AIforce, pengguna dapat mengajukan pertanyaan, memperbarui catatan hingga menjalankan alur kerja dengan perintah sederhana.
Baca Juga: AI Ubah Dunia Kerja? Begini Cara Orang Tua Menyiapkan Anak Kuliah
Agen AI juga dapat membaca sejumlah catatan sekaligus, mengakses sistem yang terhubung, lalu memberikan insight berdasarkan data dan konteks bisnis.
“AI sedang menciptakan revolusi antarmuka,” ujar Marc Benioff, Chairman dan CEO Salesforce dalam keterangan resmi Rabu (23/9).
“Kami menggabungkan kecerdasan model dengan seluruh konteks yang telah dibangun pelanggan di Salesforce untuk menciptakan sistem yang cerdas, dinamis, dan dapat disusun," imbuhnya.
Untuk keamanan, Salesforce menyebut AIforce tetap mengikuti hak akses dan aturan bisnis yang berlaku.
Data yang digunakan untuk menjawab permintaan juga disebut tidak disimpan oleh penyedia model melalui sistem Zero Data Retention.
Senior Vice President dan General Manager ASEAN Salesforce Paul Carvouni mengatakan, pendekatan ini relevan dengan kebiasaan kerja di Asia Tenggara yang banyak menggunakan perangkat mobile dan kanal percakapan.
“Asia Tenggara adalah kawasan yang sangat mobile-first dan terbiasa bekerja lewat kanal percakapan. Melalui AIforce, bisnis di ASEAN bisa merealisasikan potensi penuh dari AI,” ujar Paul.
AIforce diluncurkan bersama Claudeforce, Slackforce, dan Agentforce Coworker yang membawa kemampuan Salesforce ke berbagai platform kerja berbasis AI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News