M O M S M O N E Y I D
HOME

Agar Kucing Peliharaan Tetap Sehat, Ini Beberapa Vaksin yang Perlu Diberikan

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Saat Anda memelihara kucing, menjaga kesehatannya tak hanya dengan memberikan makanan yang bergizi saja, tetapi Anda juga memerlukan vaksin untuknya.

Vaksin bermanfaat untuk mencegah kucing dari penyakit dan virus berbahaya, serta memperkuat sistem kekebalan tubuh mereka.

Pemberian vaksin ini dapat diberikan ketika kucing masih anak-anak, yakni saat berusia 6-8 minggu hingga umurnya mencapai 16 minggu, kemudian melakukan imunisasi lanjutan (booster) satu tahun kemudian. Sementara itu, untuk kucing yang lebih tua, vaksinasi dapat dilakukan lebih jarang, yakni sekitar 1-3 tahun sekali.

Baca Juga: Kenapa Kucing Membutuhkan Tempat untuk Bersembunyi?

Dilansir dari SehatQ, vaksin kucing dibagi menjadi dua jenis, yakni vaksin dasar dan vaksin tambahan. Vaksin dasar adalah vaksin yang harus diberikan ke semua kucing.

Sedangkan vaksin tambahan diberikan jika kucing memiliki risiko tertentu, misalnya faktor usia, lingkungan tempat tinggal, dan interaksi dengan kucing lain.

Berikut ini ada jenis-jenis vaksin kucing dasar, yakni:

Feline Panleukopenia (Feline Distempe)

Vaksin ini bertujuan untuk menangkal penyakit feline panleukopenia yang dapat menginfeksi kucing, Virus ini juga dikenal dengan istilah parvovirus atau infeksi enteritis kucing yang dapat menyebabkan gastroenteritis, sehingga kucing dapat terkena penyakit kronis hingga mati.

Anak kucing sangat rentan dengan virus ini, maka pemberian vaksin dapat diberikan di usia 4-6 minggu.

Feline Herpes (FVH-1)

Virus ini dikenal juga sebagai feline rhinotracheitis yang menyebabkan gejala infeksi saluran pernapasan atas yang parah.  Gejala yang terjadi antara lain bersin, hidung tersumbat, berair, dan konjungtivitis.

Vaksin ini bertujuan untuk melindungi kucing dari penyakit tersebut. Kucing akan mendapatkan vaksin ini pada usia 12 minggu.

Feline Calicivirus (FCV)

Feline Calicivirus mengandung sejumlah strain virus yang menyebabkan gangguan infeksi saluran pernapasan bagian atas, seperti bersin, ingus, dan ulserasi mulut. FCV ini juga dikaitkan dengan gingivitis atau stomatitis kronis, serta peradangan gusi dan gigi.

Strain virus yang lebih parah juga dapat menyebabkan rambut rontok, pengerasan kulit, hepatitis, dan bahkan kematian.Vaksin ini biasanya dikombinasikan dengan vaksin sebelumnya atau dapat diberikan ketika kucing telah berusia 16 minggu.

Baca Juga: Ini Jenis-Jenis Kucing Siam yang Bisa Dipelihara

Rabies  

Penyakit rabies adalah penyakit zoonis pada kucing tak hanya membahayakan kucing, tetapi juga bisa menular dan berakibat fatal bagi manusia. Kucing yang terinfeksi rabies setelah 2 bulan, akan menyebabkan gejala-gejala yang parah, disorientasi, dan kematian yang berlangsung dengan cepat.

Vaksin rabies sebenarnya tidak termasuk dalam vaksin dasar atau vaksin inti, tetapi vaksin ini diwajibkan oleh undang-undang di sebagian besar wilayah karena pernah menimbulkan wabah besar.

Di Indonesia, wabah rabies pernah menyerang di sekitar tahun 1977-1978 dengan 142 kasus dan tahun 1979-1983 dengan 298 kasus.

Vaksin Non-Inti

Vaksin non-inti adalah vaksin tambahan yang diberikan kepada kucing untuk beberapa alasan dan sesuai dengan petunjuk dokter. Vaksin ini meliputi:

-Vaksin klamidia, untuk mencegah bakteri yang menyebabkan konjungtivitis pada kucing serta infeksi saluran pernapasan atas.

-Vaksin Feline Leukemia (FeLV), untuk mencegah penyakit serius yang belum ada obatnya. Biasanya diberikan kepada kucing yang sering menghabiskan waktunya di luar rumah.

-Vaksin Bordetella, bertujuan untuk mencegah infeksi bakteri yang menyerang pernapasan atas yang menyebabkan kucing bersin dan belekan.

-Vaksin FIV, untuk meminimalisir munculnya penyakit yang berhubungan dengan immunidefisiensi,

-Vaksin FIP, untuk mencegah mutasi virus corona pada kucing. Virus ini sebenarnya tidak berbahaya bagi manusia, tetapi dapat menular ke sesama kucing.

-Vaksin Dermatofitosis, yakni untuk mencegah infeksi jamur yang mengakibatkan kerontokan bulu serta peradangan kulit. Infeksi ini dapat menular ke manusia yang melakukan kontak langsung di area yang terkena infeksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Cuaca Panas Ekstrem Tak Kunjung Berakhir, Lindungi Kulit Pakai 6 Cara Mudah Ini

Untuk mengurangi bahaya paparan gelombang panas matahari atau heat wave pada kulit, coba lindungi kulit dengan beberapa tips ini.​  

Mau Menikah Tahun Depan? Begini Tips Menyiapkan Dana Nikah Rp 50 Juta

Mau nikah dengan budget Rp 50 juta? Simak 9 cara mengatur biaya, membagi anggaran, dan menabung agar persiapan lebih tenang.

Sunyi dan Menegangkan, Tonton 6 Film Horor Bertema Keheningan Mencekam Ini

Berikut ini ada beberapa film horor penuh keheningan namun bisa membuat suasana tegang dan mencekam lebih terasa.​  

Simak Kejutan Panel OLED Honor Play 20 Pro di Tengah Dapur Pacu Helio G80!

Layar OLED 6,53 inci dan RAM 8 GB Honor Play 20 Pro tawarkan visual tajam. Namun daya tahannya perlu dipertimbangkan sebelum membeli.  

5 Dekorasi Rumah Jadul yang Kembali Menarik pada 2026, Begini Cara Menatanya

Jangan buru-buru membuang furnitur lama! Ini 5 dekorasi jadul yang bisa membuat rumah terlihat modern dan nyaman pada tahun 2026.​

Akhir Pekan Hemat! Promo McD Weekend Deals Cuma Rp 35.000 Paket Lengkap

Bikin akhir pekan makin seru dengan promo McD Weekend Deals edisi Oktober 2026. Dapatkan paket makan lengkap hanya Rp 35.000.

Promo JSM Superindo 23-25 Oktober 2026, Aneka Buah Diskon 60% dan Beli 1 Gratis 1

Cek promo JSM Superindo hari ini periode 23-25 Oktober 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat akhir pekan ini.

9 Tips Menjaga Keamanan Transaksi Digital biar Data Pribadi dan Saldo Aman

Simak 9 cara menjaga keamanan transaksi digital, mengenali modus penipuan online, dan melindungi data pribadi serta saldo rekening.

Rekomendasi Tumbler Mini Berkualitas, Siap Gantikan Gelas Plastik Sekali Pakai

Memilih tumbler mini tidak boleh asal pilih bahan. Ketahui keunggulan insulasi vakum ganda dan fitur anti bocor dari brand ternama.   &nb

Traveling di Musim Hujan Tetap Nyaman Jika Anda Praktikan 5 Tips Ini

Agar musim hujan tidak mengganggu aktivitas traveling, ada baiknya perhatikan beberapa tips berikut ini.