M O M S M O N E Y I D
Keluarga

8 Tips Mengasuh Anak Remaja yang Introvert

8 Tips Mengasuh Anak Remaja yang Introvert
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Menjadi introvert bukanlah hal yang mudah di tengah kehidupan yang seolah dirancang untuk para ekstrovert ini.

Berbeda dengan para ekstrovert yang akan sangat berenergi saat mereka berbicara dan dikelilingi oleh banyak orang, introvert justru mudah merasa lelah di tengah keramaian dan membutuhkan waktu sendiri untuk mengisi kembali energinya.

Meskipun begitu, introvert bukanlah tipe kepribadian yang memalukan dan bukan hasil dari kurangnya keterampilan sosial.

Karena itu, para orang tua yang memiliki anak berkepribadian introvert tidak boleh menganggap dan memperlakukan mereka sebagai anak yang aneh atau payah.

Supaya tidak salah langkah, berikut MomsMoney bagikan 8 tips mengasuh anak introvert terutama yang sudah menginjak usia remaja sebagaimana dilansir dari Learning Mind.

Baca Juga: 5 Biji-Bijian Ini Bagus untuk Kulit, Yuk Catat!

1. Dorong anak untuk mengungkapkan perasaannya

Umumnya, orang-orang introvert tidak ahli dalam mendiskusikan emosinya dan lebih suka menyimpan pikiran terdalam mereka untuk dirinya sendiri.

Pada anak remaja yang introvert, mereka cenderung lebih rentan untuk menutupi perasaannya dibandingkan orang dewasa yang sama-sama introvert.

Jika sudah begini, Anda perlu memberikan anak jalan keluar untuk menggambarkan pikiran dan ketakutan mereka. Apabila anak remaja Anda tidak nyaman untuk mengungkapkan perasaannya secara langsung kepada Anda, sarankanlah mereka untuk membuat jurnal atau menggambar.

2. Hindari memberikan label apapun kepada anak

Terlepas dari apapun yang Anda yakini, kepribadian introvert bukanlah tanda disfungsi sosial-emosional.

Kendati demikian, anak remaja yang introvert tetap tidak bisa disamakan dengan anak yang ekstrovert mengingat kebutuhannya yang berbeda.

Hindarilah untuk memberikan label apapun kepada anak remaja Anda yang introvert. Memberikan label seperti “penyendiri” atau sejenisnya hanya akan membuat anak merasa canggung sekaligus percaya bahwa mereka memang orang yang seperti itu.

Hal terbaik yang bisa Anda lakukan sebagai orang tua adalah menerima anak apa adanya dan senantiasa hadir untuk mendukungnya.

3. Ajarkan anak untuk tidak malu meminta bantuan

Pemilik kepribadian introvert cenderung mampu mengerjakan segala sesuatu sendiri tanpa bantuan orang lain. Biasanya, mereka juga lebih suka menyelesaikan masalahnya sendiri lantaran malu untuk meminta bantuan orang lain.

Mengingat manusia merupakan makhluk sosial, maka Anda perlu memberitahu anak remaja Anda yang introvert untuk tidak malu meminta bantuan.

Pasalnya, meminta bantuan tidak hanya dapat meringankan sedikit beban anak, tetapi juga bisa menjadi cara yang bagus bagi mereka untuk berinteraksi dengan orang lain. Lama-kelamaan, anak remaja Anda pun akan memahami bahwa kolaborasi diperlukan untuk kemajuan.

4. Lakukan percakapan yang mendalam

Introvert mungkin tampak tidak memiliki keterampilan untuk membentuk hubungan sosial pada pertemuan pertama.

Selain itu, introvert juga cenderung lebih suka mendengarkan dibandingkan berbicara layaknya ekstrovert. Plus, mereka lebih menyukai obrolan mendalam dibandingkan obrolan ringan yang terkesan basa-basi.

Jika karakteristik tersebut ada pada anak remaja Anda, cobalah untuk lebih sering mengajak mereka melakukan pembicaraan empat mata yang mendalam, terbuka, dan jujur guna membantunya mengekspresikan diri.

5. Hormati preferensi sosial anak

Introvert erat dengan karakter yang pendiam dan tidak suka menjadi pusat perhatian. Sebagai orang tua yang memiliki anak introvert, Anda mungkin akan menemukan anak Anda lebih nyaman berinteraksi dengan satu atau dua orang saja dibandingkan kelompok besar.

Jadi, berikanlah kesempatan kepada anak remaja Anda yang introvert untuk mengamati keramaian terlebih dahulu sebelum mereka berbicara dengan orang lain.

Ini berguna untuk memberikan anak gagasan atau gambaran yang baik tentang bagaimana berinteraksi dengan orang-orang yang ada di hadapannya nanti.

6. Ajarkan anak untuk speak up

Ingatkan anak remaja Anda yang introvert bahwa menyatakan pendapat merupakan hal yang penting.

Jika suatu hari mereka menjadi sasaran intimidasi, ajarkan mereka untuk tidak ragu berbicara dengan orang dewasa yang terpercaya tentang peristiwa tersebut.

Saat anak remaja Anda berbicara, dengarkan baik-baik setiap perkataannya dan dorong mereka untuk mengungkapkan pikirannya.

Yang paling penting, ajarkan anak untuk menjadi sosok yang tegas terutama ketika mereka diperlakukan tidak adil oleh orang-orang di sekitarnya.

7. Kembangkan minat anak

Anak remaja yang introvert mungkin memiliki selera yang berbeda dari anak remaja kebanyakan. Misalnya, anak lebih menyukai musik klasik dibandingkan musik pop.

Jika benar demikian, Anda perlu memahami bahwa menjadi berbeda bukan berarti aneh. Jadi, tetap dukung minat anak dengan mendaftarkan mereka ke kelas yang bisa mengembangkan minat tersebut.

Apabila anak Anda memiliki minat yang tinggi terhadap teknologi informasi, maka Anda bisa mempertimbangkan untuk mendaftarkan mereka ke kamp komputer.

8. Dorong anak untuk mencari pengalaman baru

Seorang anak remaja yang introvert biasanya tidak menyukai perubahan dan menolak hal-hal baru.

Sebagai orang tua, Anda perlu mendorong mereka untuk sesekali keluar dari zona nyaman guna mendapatkan pengalaman baru.

Berikan anak kesempatan yang sebesar-besarnya untuk berpetualang dan mengembangkan ide-ide baru.

Jika pada akhirnya anak tetap tidak menyukai pengalaman tersebut, pastikan Anda tetap menghargai fakta bahwa setidaknya mereka sudah mencoba.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

7 Manfaat Buah Kersen: Sejumlah Penyakit Kronis Ini Bisa Anda Hindari

Buah kersen yang sering dipandang sebelah mata ternyata kaya vitamin C. Lindungi tubuh dari infeksi paru-paru dan serangan jantung!

7 Manfaat Sukun yang Tersembunyi untuk Pencernaan hingga Kekebalan Tubuh

Sukun ternyata bukan cuma bikin kenyang, tapi juga perbaiki pencernaan dan kekebalan tubuh.Temukan semua manfaatnya untuk hidup lebih berkualitas.

9 Khasiat Konsumsi Jus Timun untuk Kesehatan Tubuh

Ketahui beberapa khasiat konsumsi jus timun untuk kesehatan tubuh berikut ini, yuk!                          

7 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bisa Bikin Berat Badan Turun

Tahukah bahwa ada beberapa kebiasaan di pagi hari yang bisa bikin berat badan turun, lho. Kira-kira ada apa saja?

Promo Ramadhan 2026: Bukber Hotel Jogja Nyaman & Hemat di Bawah Rp 150 Ribu

Ramadhan 2026, Anda bisa menikmati bukber nyaman tanpa menguras dompet. 10 hotel Jogja tawarkan iftar di bawah Rp 150.000. Cek detailnya!

Harga Samsung Galaxy A07 Februari: Cek Fitur Unggul & Varian Terbaik Anda!

Mencari HP Rp1 jutaan? Harga Samsung Galaxy A07 Februari 2026 tawarkan performa gaming memukau. Temukan varian terbaik sesuai kebutuhan!  

Standar Kekayaan Kelas Atas pada Usia 69 Tahun dan Makna Aman Secara Finansial

Cek ukuran kekayaan kelas atas di usia 69 tahun ini dan pahami mengapa rasa aman finansial kini lebih penting dari kemewahan.

Rumah Terasa Tidak Nyaman? Ini Penyebab dan Solusi Mengatasinya

Rumah terasa tidak nyaman tanpa alasan jelas? Ini penjelasan dan solusi desain sederhana yang relevan untuk hunian masa kini, cek yuk.

Bukan Hanya Merah, 3 Warna Imlek Ini Bikin Hidup Makin Beruntung

Sudah tahu semua makna warna Imlek belum? Beberapa warna tak terduga ini ternyata menyimpan filosofi kekayaan dan kesejahteraan.

7 Inspirasi Desain Kamar Tidur 2026 yang Lebih Nyaman, Personal, dan Bikin Betah

Simak inspirasi desain kamar tidur 2026 yang nyaman dan personal, ini tren terbaru yang cocok dengan gaya hidup modern Anda.