M O M S M O N E Y I D
Bugar

8 Rekomendasi Minuman Penurun Risiko Kanker Menurut Ahli

8 Rekomendasi Minuman Penurun Risiko Kanker Menurut Ahli
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini dia rekomendasi minuman penurun risiko kanker menurut ahli. Ada apa saja kira-kira?

Anda tentu ingin menjaga tubuh tetap sehat dan bertenaga setiap hari. Salah satu cara paling sederhana adalah melalui pilihan minuman yang Anda konsumsi.

Beberapa jenis minuman ternyata dapat membantu menurunkan risiko kanker berkat kandungan antioksidan, fitonutrien, serta senyawa bioaktif yang mampu melindungi sel dari kerusakan.

Mengonsumsi minuman sehat ini secara rutin dapat menjadi langkah kecil yang memberikan dampak besar bagi kesehatan jangka panjang.

Baca Juga: Ini 6 Makanan yang Bisa Meningkatkan Risiko Kanker, Batasi Konsumsinya!

Melansir dari laman NDTV, di bawah ini rekomendasi minuman penurun risiko kanker menurut ahli:

1. Teh Hijau

Menurut Dr. Saurabh Sethi, dokter spesialis gastroenterologi yang menempuh pendidikan di AIIMS, Harvard, dan Stanford, teh hijau kaya akan katekin EGCG, senyawa antioksidan yang berperan penting dalam melindungi sel dari stres oksidatif.

Ia menjelaskan, “Peminum teh hijau secara rutin memiliki risiko 20 hingga 30 persen lebih rendah terkena kanker payudara dan kolorektal.”

Kandungan antioksidan di dalamnya juga dapat membantu menghambat pertumbuhan sel kanker dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

2. Kopi

Kopi tidak hanya meningkatkan energi, tetapi juga memiliki efek perlindungan terhadap beberapa jenis kanker. “Kopi sarat dengan polifenol dan antioksidan. Setiap tambahan satu cangkir kopi per hari dikaitkan dengan penurunan risiko kanker hati sekitar 15 persen,” ujar Dr. Sethi.

Ia juga menambahkan bahwa kopi dapat membantu mengurangi risiko kanker endometrium karena senyawa bioaktif di dalamnya mendukung kesehatan hati dan mengurangi peradangan.

3. Air Putih

Air putih mungkin terlihat sederhana, namun manfaatnya sangat besar. Dr. Sethi menjelaskan, “Hidrasi membantu mengencerkan karsinogen dalam urin. Asupan air yang lebih tinggi dikaitkan dengan penurunan risiko kanker kandung kemih.”

Minum cukup air setiap hari juga membantu ginjal berfungsi dengan baik dan mendukung proses detoksifikasi alami tubuh, sehingga racun dapat dikeluarkan lebih efisien.

4. Jus Delima

Delima merupakan salah satu buah yang kaya akan antioksidan dan polifenol. Menurut Dr. Sethi, kandungan asam ellagic dalam jus delima dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker.

Ia menjelaskan bahwa pada pasien kanker prostat, konsumsi jus delima terbukti memperlambat waktu penggandaan kadar PSA (penanda pertumbuhan kanker), yang menunjukkan potensi besar dalam membantu menghambat perkembangan kanker.

Baca Juga: Apakah Konsumsi Makanan Tertentu Bisa Mencegah Kanker Usus atau Tidak?

5. Susu Kunyit

Kunyit mengandung kurkumin, senyawa aktif yang memiliki sifat anti-inflamasi dan mampu melindungi sel dari kerusakan DNA. Berdasarkan hasil uji klinis, konsumsi kunyit setiap hari dapat menurunkan penanda stres oksidatif yang berkaitan dengan peningkatan risiko kanker.

Mengonsumsi susu kunyit hangat sebelum tidur bisa menjadi kebiasaan sederhana yang menyehatkan sekaligus membantu menenangkan tubuh.

6. Smoothie Buah Beri

Buah beri seperti blueberry, strawberry, dan raspberry mengandung antosianin serta serat tinggi yang berperan dalam melawan pertumbuhan sel kanker.

“Diet yang kaya buah beri telah dikaitkan dengan penurunan risiko kanker kerongkongan dan kolorektal,” ujar Dr. Sethi. Selain kaya nutrisi, buah beri juga mendukung sistem imun dan menjaga kesehatan pencernaan.

7. Jus Lemon

Jus lemon dikenal tinggi vitamin C dan flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan alami. Dr. Sethi menulis bahwa konsumsi jus lemon dapat menurunkan risiko kanker lambung dan kerongkongan hingga 10–15 persen.

Namun, ia mengingatkan agar penderita refluks asam atau maag berhati-hati karena sifat asam lemon dapat memperparah gejalanya. Untuk hasil terbaik, jus lemon sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah wajar dan tanpa tambahan gula berlebih.

8. Teh Herbal

Dr. Sethi juga merekomendasikan teh herbal seperti chamomile, jahe, dan peppermint. Teh-teh ini kaya akan polifenol dan senyawa anti-inflamasi yang membantu melindungi tubuh dari peradangan kronis.

Berdasarkan penelitian, teh herbal dapat berperan dalam menurunkan risiko kanker lambung dan kolorektal. Selain itu, teh herbal juga memiliki efek menenangkan dan mendukung kualitas tidur yang lebih baik.

Baca Juga: Ternyata Olahraga Bisa Mencegah Kanker, Ini Kata Dokter

Itu dia rekomendasi minuman penurun risiko kanker menurut ahli. Menambahkan delapan jenis minuman ini ke dalam pola makan seimbang dapat menjadi langkah sederhana namun signifikan untuk menjaga tubuh tetap sehat dan menurunkan risiko kanker.

Dr. Sethi menegaskan bahwa manfaat minuman ini akan lebih optimal jika disertai gaya hidup sehat, seperti berolahraga secara teratur, menjaga berat badan ideal, mengonsumsi makanan bergizi, dan menjauhi rokok.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ingin Merangsang Kolagen Alami Kulit? Kenali Perawatan Berbasis PLLA

​Stimulasi kolagen menjadi salah satu pendekatan dalam perawatan estetika untuk membantu menjaga elastisitas dan kekencangan kulit.

8 Barang di Ruang Tamu yang Perlu Disingkirkan biar Rumahmu Betah Seharian

8 barang di ruang tamu ini ternyata bisa membuat rumah terasa sempit dan kurang nyaman lo. Simak apa saja yang perlu disingkirkan.

5 Target Kebebasan Finansial yang Bisa Dipersiapkan Buat Masa Depan Nanti

Bukan cuma soal banyak uang, lima target ini bisa membantu Anda membangun kebebasan finansial secara bertahap dan praktis.

Angkat Potensi Lokal ke Kelas Dunia, Roemah Koffie Hadirkan Konsep Omakase

Konsep omakase dihadirkan di Roemah Koffie berakar dari keyakinan Indonesia memiliki kekayaan komoditas kopi yang luar biasa.

Viva Cosmetics Perbarui Tampilan, Ini Produk yang Lebih Dulu Berubah

​Milk Cleanser dan Face Tonic menjadi produk pertama yang tampil dengan identitas baru Viva Cosmetics setelah rebranding.

Tren Kuliner Asyik tapi Mengancam, Kenali 5 Bahaya Mukbang bagi Kesehatan Anda

Suka menonton aksi makan porsi besar? Waspadai bahaya mukbang yang dapat memicu masalah pencernaan, obesitas, hingga gangguan fungsi otak.

Era AI, Pekerja Perlu Terus Asah Keahlian agar Tetap Relevan

​Perkembangan AI membuat kebutuhan skill pekerja ikut berubah. Kemampuan analitis, berpikir kritis, hingga literasi AI makin dibutuhkan

5 Cara Menimbang Berat Badan yang Tepat agar Hasilnya Akurat, Disarankan Pagi Hari

Hasil timbangan sering berbeda setiap hari? Pelajari cara menimbang berat badan yang benar mulai dari waktu terbaik hingga pemilihan alatnya.

Komunitas Bisa Menjadi Ajang Perkuat Ekonomi Kreatif

Mempertemukan komunitas dengan para pelaku ekonomi kreatif dan penggemar seperti Pesta Warga Duniaku bisa perkuat ekonomi kreatif.

6 Daerah di Jabodetabek Ini Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (29/9)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Selasa (29/9), Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.