M O M S M O N E Y I D
Keluarga

8 Essensial Oil yang Bisa Bantu Mengatasi Kecemasan, Coba Hirup Salah Satunya!

Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Anda sedang cemas? Coba hirup salah satu dari 8 essensial oil yang bisa bantu mengatasi kecemasan.

Essential oil atau minyak atsiri adalah senyawa terkonsentrasi tinggi yang diekstraksi dari tanaman aromatik melalui distilasi uap, hidrodifusi, atau tekanan yang digunakan sebagai aromaterapi untuk mengatasi berbagai kondisi termasuk kecemasan dan stres.

Baik dihirup maupun dioleskan, aroma essential oil yang menyeruak ke udara terbukti meningkatkan suasana hati dan kesehatan mental dengan memicu pelepasan zat kimia saraf yang menenangkan di pusat saraf otak.

Dilansir dari Fullscript, berikut 8 essential oil yang bisa bantu mengatasi kecemasan:

Essential oil
Essential oil

1. Bergamot oil

Menggunakan bergamot oil baik sendiri atau digabungkan dengan essential oil lain telah terbukti mampu membantu meringankan gejala kecemasan dan stres.

Sebuah studi percontohan pada tahun 2017 menemukan bahwa bergamot oil yang menyebar ke udara dapat membantu mengurangi kecemasan.

Bergamot juga meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan secara keseluruhan pada pasien di ruang tunggu fasilitas perawatan kesehatan mental.

Baca Juga: Adopsi Kucing Ternyata Baik untuk Kesehatan, Bisa Kurangi Risiko Serangan Jantung

2. Lavender oil

Lavender oil sudah lama digunakan secara topikal dan aromatik sebagai agen penenang. Penelitian menunjukkan manfaat menghirup lavender oil dalam berbagai skenario medis yang memicu kecemasan termasuk operasi kosmetik, kecemasan sebelum operasi, dan kecemasan pasca-persalinan.

Sementara sebagian besar essential oil tidak boleh dikonsumsi secara oral, lavender oil justru terbukti aman dan efektif dalam mengurangi kecemasan saat dihirup maupun diminum secara oral dalam bentuk suplemen makanan.

3. Lemon balm oil

Lemon balm oil terbukti memiliki efek ansiolitik, meningkatkan suasana hati, dan meningkatkan kognitif dalam berbagai uji klinis pada manusia.

Baik dihirup dalam bentuk essential oil maupun dikonsumsi secara oral dalam bentuk suplemen makanan, lemon balm dapat membantu mengurangi gejala stres dan kecemasan.

4. Rose oil

Seperti kebanyakan essential oil lainnya, rose oil telah digunakan sejak zaman kuno untuk meningkatkan kesehatan dan penyembuhan termasuk kesehatan mental. Sebuah studi tahun 2016 yang melibatkan pasien hemodialisis menemukan bahwa menghirup rose oil membantu mengurangi gejala kecemasan.

Di sisi lain, sebuah uji coba terkontrol secara acak tahun 2019 menemukan bahwa menghirup rose oil dan neroli oil membantu meringankan gejala psikologis, fisik, dan sosial yang berkaitan dengan sindrom pramenstruasi atau PMS.

5. Ylang ylang oil

Sering digunakan dalam industri wewangian, ylang ylang oil atau minyak atsiri bunga kenanga memiliki aroma yang sedikit manis dan floral.

Penelitan menunjukkan bahwa menghirup ylang ylang oil dapat membantu mengurangi tekanan darah serta gejala depresi dan kecemasan.

Baca Juga: 4 Kesalahan Memakai Beauty Blender yang Sering Terjadi, Yuk Perbaiki!

6. Neroli oil

Neroli oil berasal dari tanaman Citrus aurantium dan telah terbukti mampu membantu mengatasi gejala stres dan kecemasan.

Dalam uji coba terkontrol secara acak pada tahun 2014 yang melibatkan wanita menopause, menghirup neroli oil tidak hanya membantu meringankan gejala menopause dan stres. Tetapi juga menurunkan tekanan darah, meningkatkan hasrat seksual, dan membantu menyeimbangkan kadar kortisol serta estrogen.

7. Clary sage oil

Sebuah studi tahun 2013 yang melibatkan wanita yang sedang menjalani pemeriksaan medis menemukan bahwa menghirup clary sage oil tidak hanya menyebabkan respons relaksasi subjektif tetapi juga menurunkan tekanan darah.

Para peneliti juga mengungkapkan adanya tren penurunan konsentrasi kortisol saliva dari penggunaan clary sage oil. Kortisol saliva sendiri adalah hormon steroid yang diproduksi di sumbu hipotalamus-hipofisis-adrenal dan disekresikan ke dalam air liur ketika orang berada di bawah stres.

8. Frankincense oil

Frankincense oil berasal dari resin pohon Boswellia sehingga memiliki aroma kayu. Sebuah studi tahun 2011 menemukan bahwa tingkat kecemasan menurun pada tahap pertama pesalinan ketika kombinasi frankincense oil dan minyak penenang lainnya digunakan secara topikal.

Itulah 8 essential oil yang bisa Anda hirup untuk membantu mengatasi kecemasan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Simak 17 Wakil Indonesia di Ajang BAC 2026, Ubed dan Thalita Mulai dari Kualifikasi

Badminton Asia Championship atau BAC 2026 berlangsung pada 7-12 April 2026 di Gimnasium Pusat Olahraga Olimpiade Ningbao, China. 

Kaki Pecah-Pecah? 5 Langkah Rutin Ini Ubah Kaki Anda Jadi Mulus & Percaya Diri

Kulit kaki kering dan pecah-pecah membuat tidak nyaman? Hanya dengan 5 kebiasaan kecil ini, kaki Anda bisa kembali halus dan bebas masalah.

7% Wilayah Indonesia Ini Sudah Memasuki Musim Kemarau

Masuk April 2026, BMKG menyebutkan, sekitar 7% wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau lo.   

IHSG Diproyeksi Lanjut Melemah, Cek Rekomendasi Saham BRI Sekuritas Senin (6/4)

IHSG diproyeksi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Senin (6/4/2026).​ Cek rekomendasi saham BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Ada Potensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Senin (6/4)

IHSG berpotensi menguat pada perdagangan Senin (6/4/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Melemah, Berikut Proyeksi dan Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Senin (6/4)

IHSG masih rawan mengalami koreksi pada perdagangan Senin (6/4/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

HP Gaming Anti-Panas: Infinix GT 50 Pro Siap Gempur Pasar

Panas saat nge-game? Infinix GT 50 Pro hadir dengan pendingin MagCharge Cooler 2.0 & bypass charging. Cek detailnya sekarang!

Turun Banyak, Cek Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Senin (6/4)

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Senin (6/4) mengalami penurunan dari perdagangan sebelumnya.

IHSG Dibuka, Saham BREN dan DSSA Langsung Nyemplung 12%

Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak ke zona merah begitu dibuka pada Senin, 6 April 2026.

Bersiap Hadapi Volatilitas IHSG, Ini Saran dan Rekomendasi Saham untuk Investor (6/4)

Berbagai sentimen negatif menyelimuti. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi tertekan ke bawah 7.000, Senin, 6 April 2026.