MOMSMONEY.ID - Sakit lutut kerap kali dialami oleh orang-orang yang sudah berusia lanjut, terutama mereka yang berusia di atas 50 tahun.
Kondisi ini bukan cuma soal rasa nyeri yang mengganggu, tapi juga bisa membuat seseorang kesulitan untuk berjalan, naik tangga, bahkan sekadar berdiri dari kursi.
Akibatnya, aktivitas sehari-hari jadi terhambat dan kualitas hidup pun menurun. Padahal, lutut adalah sendi yang paling banyak menopang beban tubuh, jadi wajar kalau seiring bertambahnya usia, keluhan seperti ini mulai muncul.
Baca Juga: 5 Pilihan Olahraga Aman untuk Penderita Nyeri Lutut biar Tetap Aktif Tanpa Sakit
Nah, rasa sakit lutut tersebut sebetulnya bisa Anda kurangi dengan beberapa tips yang tepat. Tidak selalu harus langsung berobat atau menjalani tindakan medis, kok.
Ada banyak langkah sederhana yang bisa Anda terapkan sendiri di rumah dengan mudah. Kuncinya adalah konsisten dan tidak memaksakan diri, karena penanganan sakit lutut di usia 50+ memang butuh kesabaran dan penyesuaian ya.
Berikut beberapa tips mengurangi sakit lutut di usia 50+ yang bisa Anda terapkan dengan mudah, sebagaimana dikutip dari rs-jih.co.id:
Baca Juga: Tren Marathon hingga Hyrox Meningkat, Waspadai Cedera Lutut dan Pergelangan Kaki
1. Jaga berat badan tetap ideal
Salah satu tips yang perlu Anda lakukan adalah dengan menjaga berat badan tetap ideal. Karena setiap 1 kg berat badan bisa memberikan tekanan hingga 4 kg di lutut Anda saat berjalan.
Untuk menjaga berat badan ideal ini tentunya Anda harus menjaga pola makan sehat dan beraktivitas rutin setiap harinya.
2. Pilih olahraga yang ramah sendi
Di usia lanjut bukan menjadi alasan untuk tidak berolahraga. Selagi masih mampu, maka lakukanlah demi menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh, termasuk meredakan sakit lutut.
Pilih olahraga yang ramah sendi saja, seperti jalan kaki, bersepeda, berenang, atau yoga.
Baca Juga: Ternyata Ini 11 Penyebab Lutut Terasa Nyeri Setelah Berolahraga
3. Perkuat otot penopang lutut
Lutut dalam menjalankan tugasnya bekerja sama dengan otot paha depan, paha belakang, dan otot betis. Jika otot-otot ini kuat, maka beban di sendi lutu akan berkurang.
Beberapa latihan yang bisa Anda lakukan seperti mengangkat paha saat duduk atau berbaring, hamstring curl, dan latihan betis.
4. Perhatikan pola makan
Tips mengurangi sakit lutut berikutnya adalah dengan memperhatikan pola makan setiap harinya. Terutama asupan yang bisa menjaga kesehatan sendi.
Misalnya saja mengonsumsi ikan berlemak yang kaya omega-3, buah beri, kacang-kacangan, sayuran hijau, serta kunyit dan jahe.
Baca Juga: Nyeri Lutut: Kenali Beda Asam Urat dan 5 Penyakit Mirip Lainnya
5. Hindari gerakan yang memicu nyeri
Pastikan Anda menghindari gerakan yang bisa memicu nyeri di lutut ya. Apalagi jika sudah terjadi peradangan.
Beberapa gerakan yang harus Anda waspadai seperti jongkok, naik-turun tangga terlalu cepat, mengangkat beban, dan melompat secara berulang.
6. Gunakan alas kaki yang tepat
Jangan lupa untuk menggunakan alas kaki yang tepat, baik itu sendal atau sepatu. Memakai sepatu yang terlalu keras atau sudah aus bisa berpengaruh pada cara Anda berjalan dan memberikan tekanan pada lutut.
Jadi, pilihlah sepatu dengan sol empuk, ganti sepatu olahraga setelah dipakai selama 6 bulan hingga 1 tahun, dan pertimbangkan insole jika kaki Anda datar atau ada masalah pada postur.
Baca Juga: 11 Penyebab Lutut Nyeri Setelah Olahraga, Cek di Sini
7. Kompres hangat atau dingin
Tips berikutnya adalah dengan mengompres menggunakan kompres hangat maupun dingin tergantung kondisi.
Kompres dingin dilakukan jika nyeri akut atau bengkak setelah beraktivitas. Sedangkan kompres hangat jika lutut kaku di pagi hari atau nyeri akibat otot tegang.
Itulah beberapa tips mengurangi sakit lutut yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah agar lutut kembali nyaman untuk beraktivitas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News