M O M S M O N E Y I D
AturUang

7 Penyakit Ini Ternyata Tidak Ditanggung BPJS Lo, Simak biar Kamu Tidak Kaget

7 Penyakit Ini Ternyata Tidak Ditanggung BPJS Lo, Simak biar Kamu Tidak Kaget
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Simak daftar penyakit mahal yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan dan berisiko menguras tabungan kamu jika tidak disiapkan sejak dini.

BPJS Kesehatan menjadi penopang utama layanan medis bagi jutaan masyarakat Indonesia sejak 2014. Iurannya terjangkau dan cakupannya luas, membuat banyak orang merasa sudah aman secara kesehatan. 

Namun kenyataannya, tidak semua penyakit dan tindakan medis bisa ditanggung oleh BPJS. Melansir dari OCBC, masih ada celah perlindungan kesehatan yang sering luput dari perhatian publik.

“Banyak peserta baru menyadari keterbatasan BPJS ketika dihadapkan pada biaya pengobatan yang sangat besar,” mengutip dari laman OCBC.

Baca Juga: Cara Mendapatkan Uang dari Reels Facebook, Ikuti Panduan Langkah Demi Langkahnya

BPJS kesehatan dan batas perlindungan medis

Sebagai program jaminan sosial nasional, BPJS Kesehatan memiliki aturan ketat mengenai manfaat yang bisa ditanggung. Ketentuan ini tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018. 

Tujuannya agar dana publik tetap berkelanjutan dan fokus pada layanan medis dasar yang bersifat esensial. Artinya, ada sejumlah kondisi kesehatan dan prosedur medis yang secara resmi tidak masuk dalam tanggungan BPJS dan harus dibayar secara mandiri oleh peserta.

Penyakit akibat wabah dan kejadian luar biasa

Penyakit yang muncul akibat wabah atau kejadian luar biasa tidak menjadi tanggungan BPJS. Kondisi ini dikategorikan sebagai bencana kesehatan nasional. 

Dalam praktiknya, pembiayaan biasanya diatur melalui skema khusus pemerintah. Sebagai gambaran, biaya perawatan intensif akibat penyakit menular berat bisa mencapai sekitar Rp184.000.000 untuk masa rawat inap lebih dari dua minggu.

Perawatan estetika dan kosmetika

Semua tindakan medis yang bertujuan mempercantik penampilan tidak ditanggung BPJS. Operasi hidung non-medis, sedot lemak, hingga perawatan kecantikan berbasis teknologi tinggi masuk dalam kategori ini. 

Biayanya pun tidak murah, mulai dari belasan juta hingga lebih dari Rp55.000.000, tergantung jenis tindakan dan fasilitas medis.

Baca Juga: Cara Membuat Anggaran Bulanan Realistis biar Keuangan Terkendali di Tahun 2026

Perawatan gigi untuk tujuan estetika

Perawatan ortodontik seperti behel atau veneer yang dilakukan hanya untuk memperbaiki tampilan gigi tidak termasuk jaminan BPJS. Penjaminan baru berlaku jika ada indikasi medis yang jelas. 

Di luar itu, biaya pemasangan behel di klinik swasta bisa berkisar Rp8.000.000 sampai Rp25.000.000.

Penyakit akibat penyalahgunaan zat adiktif

Gangguan kesehatan yang timbul akibat konsumsi zat adiktif tidak ditanggung oleh BPJS. Termasuk di dalamnya proses pemulihan, terapi, hingga penanganan komplikasi lanjutan. 

Biaya rehabilitasi di Indonesia bervariasi, mulai dari sekitar Rp5.000.000 hingga puluhan juta rupiah per program terapi.

Program kehamilan dan teknologi reproduksi

Layanan seperti inseminasi buatan dan bayi tabung dikategorikan sebagai tindakan pilihan, bukan pengobatan penyakit. Karena itu, BPJS tidak menanggung biayanya. 

Di Indonesia, satu siklus program bayi tabung dapat menelan biaya Rp40.000.000 hingga Rp100.000.000, tergantung rumah sakit dan metode yang digunakan.

Pengobatan eksperimental dan uji klinis

BPJS tidak menanggung terapi yang masih dalam tahap penelitian atau belum diakui secara luas di dunia medis. Termasuk di dalamnya terapi gen, sel punca, dan obat uji klinis. 

Kebijakan ini dibuat untuk menjaga keamanan pasien sekaligus memastikan dana publik digunakan pada pengobatan yang sudah terbukti secara ilmiah.

Baca Juga: Tabungan Ideal untuk Usia 30 Tahun? Cek Panduan Realistis Amankan Finansial

Pengobatan medis di luar negeri

Seluruh layanan BPJS hanya berlaku di fasilitas kesehatan dalam negeri. Jika pasien memilih berobat ke luar negeri, baik untuk konsultasi maupun operasi, seluruh biaya harus ditanggung sendiri. 

Pengobatan lintas negara umumnya membutuhkan dana besar dan perencanaan finansial yang matang.

Strategi finansial agar tidak kaget biaya kesehatan

Keterbatasan BPJS menunjukkan pentingnya kesiapan finansial di luar iuran bulanan. Dana darurat kesehatan, literasi keuangan, dan pemahaman risiko medis menjadi fondasi penting bagi masyarakat usia produktif. 

Dari sudut pandang perencana keuangan, kesiapan menghadapi biaya kesehatan besar adalah bagian dari perlindungan hidup jangka panjang yang tidak boleh diabaikan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.