M O M S M O N E Y I D
Keluarga

7 Olahraga Terbaik untuk Penderita Diabetes, Efektif Turunkan Gula Darah

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Cari tahu 7 olahraga terbaik untuk penderita diabetes di sini.

Olahraga telah terbukti menyimpan banyak manfaat kesehatan. Bagi para penderita diabetes, olahraga secara teratur bisa membantu menurunkan kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, mencapai berat badan yang sehat, mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, dan menjaga kekuatan otot.

Melansir GoodRx Health, ada 7 olahraga terbaik untuk penderita diabetes. Berikut daftarnya yang patut Anda simak!

1. Berjalan kaki

Olahraga terbaik untuk penderita diabetes yang pertama adalah berjalan kaki.

Berjalan kaki merupakan aktivitas berdampak rendah yang bisa dinikmati banyak orang. Berjalan kaki dapat memperbaiki tekanan darah, glukosa, dan kadar kolesterol, sehingga cocok untuk para penderita diabetes.

Berjalan kaki secara cepat selama 30 menit atau sekitar 100 langkah per menit merupakan cara yang bagus untuk memenuhi rekomendasi latihan aerobik harian. 

Anda bisa meningkatkan intensitas jalan kaki dengan menambahkan aktivitas seperti menaiki tangga. Namun, jika Anda tidak aktif secara fisik sebelum didiagnosis diabetes, pertimbangkan untuk memulai secara perlahan dan tingkatkan kecepatan secara bertahap.

Baca Juga: Sarapan Pagi Bisa Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2 Sebesar 59%, Ini Kata Peneliti

2. Lari

Olahraga terbaik untuk penderita diabetes yang kedua adalah lari.

Dengan latihan yang tepat dan persetujuan dokter, Anda dapat beralih dari jalan cepat ke lari.

Lari telah dikaitkan dengan penurunan risiko tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, dan kolesterol tinggi yang mana akan sangat bermanfaat bagi penderita diabetes.

3. Bersepeda

Olahraga terbaik untuk penderita diabetes yang ketiga adalah bersepeda.

Bersepeda secara teratur dapat meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru hingga keseimbangan dan postur tubuh. Anda tidak memerlukan sepeda kebugaran yang mahal untuk memulai kebiasaan ini, karena sepeda tua atau sepeda statis sudah cukup membantu.

Penelitian menunjukkan bahwa bersepeda secara teratur dapat meningkatkan hasil kesehatan bagi penderita diabetes.

4. Berenang

Olahraga terbaik untuk penderita diabetes yang keempat adalah berenang.

Olahraga air seperti berenang tidak membebani sendi serta dapat menurunkan kadar gula darah.

Berenang juga dapat meningkatkan kebugaran, kekuatan, dan kesehatan jantung secara keseluruhan pada penderita diabetes tipe 2.

Baca Juga: Bikin Skin Barrier Rusak, Ini 4 Bahan Alami yang Tidak Boleh Dipakai di Wajah

5. Yoga

Olahraga terbaik untuk penderita diabetes yang kelima adalah yoga.

Yoga melibatkan gerakan berdampak rendah, meditasi, dan pernapasan. Yoga dapat meningkatkan keseimbangan, fleksibilitas, dan kekuatan.

Yoga sangat membantu bagi orang lanjut usia dengan diabetes tipe 2 yang mungkin berisiko lebih tinggi untuk terjatuh. Latihan ini juga dapat membantu mengelola kadar gula darah dan kolesterol.

6. Pilates

Olahraga terbaik untuk penderita diabetes yang keenam adalah pilates.

Pilates menggunakan gerakan berulang dan kontrol napas untuk memperkuat inti tubuh dan meningkatkan keseimbangan serta postur tubuh.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa berlatih pilates dapat membantu peserta dengan diabetes tipe 2 mengendalikan glukosa darah mereka.

7. Latihan beban

Olahraga terbaik untuk penderita diabetes yang terakhir adalah latihan beban.

Bentuk latihan kekuatan ini menggunakan beban atau peralatan lain untuk membangun atau mempertahankan massa dan kekuatan otot.

Latihan beban juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan toleransi glukosa pada penderita diabetes tipe 2. 

Itulah 7 olahraga terbaik untuk penderita diabetes. Olahraga dapat menurunkan kadar gula darah Anda selama lebih dari 24 jam setelah berolahraga.

Namun, alangkah baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum mulai berolahraga. Dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk memeriksa kadar gula darah sebelum dan sesudah berolahraga guna memahami bagaimana berbagai aktivitas memengaruhi tubuh Anda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Inovasi Cokelat Rasa Rendang Supaya Bisa Langsung Nendang ke Pasar Global

Upaya Terve Chocolate bisa menembus pasar global dengan menampilkan rasa cokelat yang punya cita rasa Nusantara.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/10), Hujan Lebat Masih Turun di 4 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 22 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 38°C.

Melepas Penat di Pulau Dewata, Dari Mendaki Gunung Batur Hingga Melukat di Ubud

Data Airbnb yang menunjukkan, nature dan outdoor menjadi kategori Experience paling populer di Bali.  

Cerah di Semua Wilayah, Cek Cuaca Yogyakarta Besok (22/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah DIY cerah pada Kamis (22/10). Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Yogyakarta.  

Ebola Bundibugyo Menyebar di 5 Negara, Afrika dalam Tingkat Kesiapsiagaan Tinggi

Nigeria menjadi negara kelima yang mendeteksi Ebola Bundibugyo sejak wabah penyakit ini dinyatakan terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Hujan Ringan Akan Turun di Wilayah Ini, Cek Cuaca Jawa Tengah Besok (22/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 36°C.  

Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/10) Didominasi Udara Kabur, Suhu Mencapai 37°C

Cuaca Sumatera Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu di sejumlah daerah berpotensi mencapai 37°C. Simak prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan Petir Wilayah Ini, Cek Cuaca Sumatera Barat Besok (22/10)

BMKG memprakirakan hujan petir di Pasaman Barat pada Kamis (22/10). Sejumlah daerah lain berpotensi hujan ringan dan udara kabur.

Menekan Limbah Tekstil, Setali Indonesia Dorong Pengolahan dan Daur Ulang Pakaian

CEO Setali Indonesia, Gema Minang mengungkapkan bahwa meningkatnya daya beli masyarakat turut mendorong konsumsi pakaian.