M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Minuman Fermentasi untuk Dikonsumsi agar Usus Tetap Sehat

 7 Minuman Fermentasi untuk Dikonsumsi agar Usus Tetap Sehat
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa minuman fermentasi untuk dikonsumsi agar usus tetap sehat, lho. Yuk, cek rekomendasinya di sini!

Kesehatan usus ternyata tidak hanya berhubungan dengan pencernaan. Saluran cerna juga berperan dalam penyerapan nutrisi, sistem kekebalan tubuh, metabolisme, bahkan suasana hati. Karena itu, menjaga keseimbangan mikroorganisme baik di dalam usus menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung kesehatan secara menyeluruh.

Salah satu cara yang cukup mudah dilakukan adalah dengan menambahkan makanan atau minuman fermentasi ke pola makan sehari-hari. Proses fermentasi melibatkan mikroorganisme seperti bakteri atau ragi yang menghasilkan senyawa tertentu dan pada beberapa produk juga menghadirkan probiotik.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Buah yang Paling Bagus untuk Menjaga Kesehatan Usus

Minuman Fermentasi untuk Dikonsumsi agar Usus Tetap Sehat

Melansir dari Health, berikut beberapa minuman fermentasi untuk dikonsumsi agar usus tetap sehat:

1. Kombucha

Kombucha adalah minuman fermentasi yang dibuat dari teh, gula, serta kultur bakteri dan ragi yang dikenal sebagai SCOBY.

Selama proses fermentasi, terbentuk probiotik, antioksidan, dan asam organik. Kombinasi senyawa ini diduga membantu mendukung kesehatan usus dan menjaga tubuh tetap sehat seiring bertambahnya usia.

Para ahli menilai manfaat kombucha kemungkinan berasal dari kerja sama berbagai komponen di dalamnya, bukan hanya dari satu zat tertentu. Probiotik hidup, senyawa hasil fermentasi, dan polifenol dapat membantu mendukung keseimbangan mikrobioma usus dan fungsi sistem imun.

2. Kefir Susu

Kefir susu adalah minuman fermentasi berbahan dasar susu yang mengandung kultur hidup secara alami.

Dalam 1 cangkir kefir bisa terdapat puluhan jenis probiotik, jumlah yang umumnya lebih tinggi dibanding beberapa jenis yogurt. Kandungan ini membantu menjaga kesehatan mikrobioma usus yang juga memiliki hubungan dengan kondisi kulit dan sistem kekebalan tubuh.

Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi kefir secara rutin dapat membantu menjaga kelembapan kulit dan mendukung lapisan pelindung alami kulit.

Selain probiotik, kefir susu juga menyediakan kalsium, fosfor, magnesium, dan kalium yang mendukung kesehatan tulang, otot, dan jantung.

3. Kefir Air

Kefir air merupakan versi yang lebih ringan dan tidak menggunakan susu.

Minuman ini dibuat dengan memfermentasi air gula menggunakan butiran kefir. Hasilnya tetap mengandung probiotik dan prebiotik yang membantu mendukung kesehatan usus.

Namun, dibanding kefir susu, jenis ini tidak memberikan protein dan kalsium dalam jumlah yang sama.

Karena bebas susu, kefir air dapat menjadi pilihan untuk orang yang menjalani pola makan vegan atau menghindari produk susu.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Makanan Kaya Probiotik yang Bagus untuk Kesehatan Usus

4. Teh Jun

Teh Jun sering dianggap mirip kombucha, tetapi dibuat menggunakan teh hijau atau teh putih yang diberi madu.

Rasanya cenderung lebih ringan dan tidak terlalu asam sehingga bagi sebagian orang terasa lebih nyaman di lambung.

Jika Anda kurang cocok dengan rasa kombucha yang kuat, teh Jun bisa menjadi alternatif untuk mencoba minuman fermentasi.

5. Kvass Bit

Kvass bit adalah minuman fermentasi tradisional dari Eropa Timur yang dibuat dari bit, air, dan garam.

Rasanya sedikit asam dengan sentuhan manis alami.

Minuman ini mengandung bakteri baik seperti Lactobacillus yang umum ditemukan pada sayuran fermentasi dan sering dikaitkan dengan kesehatan usus.

Selain itu, kvass bit juga dapat menjadi sumber vitamin C yang berperan sebagai antioksidan dan membantu pembentukan kolagen untuk menjaga elastisitas kulit.

6. Tonik Jahe Fermentasi

Tonik jahe fermentasi dibuat dari teh jahe yang dicampur dengan kultur fermentasi berbahan jahe, air, dan pemanis seperti gula atau madu.

Kadang ditambahkan lemon atau kunyit untuk memperkaya rasa.

Minuman ini menyediakan bakteri hidup hasil fermentasi serta senyawa alami dari jahe yang dapat membantu mendukung pencernaan dan membantu tubuh mengelola peradangan.

Jika dibuat sendiri di rumah, kadar alkohol yang terbentuk bisa berbeda tergantung resep dan lama fermentasi.

Baca Juga: 9 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Bikin Kesehatan Usus Terganggu

7. Amazake

Amazake adalah minuman fermentasi tradisional dari Jepang yang dibuat dari beras.

Rasanya manis secara alami, teksturnya lembut, dan umumnya tidak bersoda.

Penelitian mengenai amazake memang masih terbatas, tetapi minuman ini diperkirakan dapat berperan sebagai sinbiotik, yaitu menyediakan bakteri baik sekaligus zat yang membantu pertumbuhan bakteri tersebut.

Beberapa penelitian kecil juga menunjukkan amazake dapat membantu mendukung keteraturan buang air besar dan dikaitkan dengan kondisi kulit yang tampak lebih segar.

Itulah beberapa minuman fermentasi untuk dikonsumsi agar usus tetap sehat. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kala Wanita Berusia 40-an Jatuh Cinta ke Pria Lebih Muda, Ini Cerita Tante Sonya

Serial Tante Sonya mengangkat kisah perempuan dewasa yang kembali membuka hati untuk pria lebih muda.

Tiket Final Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dijual, Ini Harganya

Tiket final Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN Cup 2026 mulai dijual. Cek harga, jadwal laga, kategori tribun, dan syarat Garuda ID.

4 Wilayah di Jabodetabek Ini Hujan Lebat, Simak Peringatan Dini Cuaca Besok (3/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Sabtu (3/10), Waspada hujan lebat di wilayah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (3/10), Hujan Lebat Terjadi di 14 Provinsi Ini

BMKG memberi peringatan dini cuaca besok Sabtu 3 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.