MOMSMONEY.ID - Ada beberapa minuman fermentasi untuk dikonsumsi agar usus tetap sehat, lho. Yuk, cek rekomendasinya di sini!
Kesehatan usus ternyata tidak hanya berhubungan dengan pencernaan. Saluran cerna juga berperan dalam penyerapan nutrisi, sistem kekebalan tubuh, metabolisme, bahkan suasana hati. Karena itu, menjaga keseimbangan mikroorganisme baik di dalam usus menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung kesehatan secara menyeluruh.
Salah satu cara yang cukup mudah dilakukan adalah dengan menambahkan makanan atau minuman fermentasi ke pola makan sehari-hari. Proses fermentasi melibatkan mikroorganisme seperti bakteri atau ragi yang menghasilkan senyawa tertentu dan pada beberapa produk juga menghadirkan probiotik.
Baca Juga: 6 Rekomendasi Buah yang Paling Bagus untuk Menjaga Kesehatan Usus
Minuman Fermentasi untuk Dikonsumsi agar Usus Tetap Sehat
Melansir dari Health, berikut beberapa minuman fermentasi untuk dikonsumsi agar usus tetap sehat:
1. Kombucha
Kombucha adalah minuman fermentasi yang dibuat dari teh, gula, serta kultur bakteri dan ragi yang dikenal sebagai SCOBY.
Selama proses fermentasi, terbentuk probiotik, antioksidan, dan asam organik. Kombinasi senyawa ini diduga membantu mendukung kesehatan usus dan menjaga tubuh tetap sehat seiring bertambahnya usia.
Para ahli menilai manfaat kombucha kemungkinan berasal dari kerja sama berbagai komponen di dalamnya, bukan hanya dari satu zat tertentu. Probiotik hidup, senyawa hasil fermentasi, dan polifenol dapat membantu mendukung keseimbangan mikrobioma usus dan fungsi sistem imun.
2. Kefir Susu
Kefir susu adalah minuman fermentasi berbahan dasar susu yang mengandung kultur hidup secara alami.
Dalam 1 cangkir kefir bisa terdapat puluhan jenis probiotik, jumlah yang umumnya lebih tinggi dibanding beberapa jenis yogurt. Kandungan ini membantu menjaga kesehatan mikrobioma usus yang juga memiliki hubungan dengan kondisi kulit dan sistem kekebalan tubuh.
Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi kefir secara rutin dapat membantu menjaga kelembapan kulit dan mendukung lapisan pelindung alami kulit.
Selain probiotik, kefir susu juga menyediakan kalsium, fosfor, magnesium, dan kalium yang mendukung kesehatan tulang, otot, dan jantung.
3. Kefir Air
Kefir air merupakan versi yang lebih ringan dan tidak menggunakan susu.
Minuman ini dibuat dengan memfermentasi air gula menggunakan butiran kefir. Hasilnya tetap mengandung probiotik dan prebiotik yang membantu mendukung kesehatan usus.
Namun, dibanding kefir susu, jenis ini tidak memberikan protein dan kalsium dalam jumlah yang sama.
Karena bebas susu, kefir air dapat menjadi pilihan untuk orang yang menjalani pola makan vegan atau menghindari produk susu.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Makanan Kaya Probiotik yang Bagus untuk Kesehatan Usus
4. Teh Jun
Teh Jun sering dianggap mirip kombucha, tetapi dibuat menggunakan teh hijau atau teh putih yang diberi madu.
Rasanya cenderung lebih ringan dan tidak terlalu asam sehingga bagi sebagian orang terasa lebih nyaman di lambung.
Jika Anda kurang cocok dengan rasa kombucha yang kuat, teh Jun bisa menjadi alternatif untuk mencoba minuman fermentasi.
5. Kvass Bit
Kvass bit adalah minuman fermentasi tradisional dari Eropa Timur yang dibuat dari bit, air, dan garam.
Rasanya sedikit asam dengan sentuhan manis alami.
Minuman ini mengandung bakteri baik seperti Lactobacillus yang umum ditemukan pada sayuran fermentasi dan sering dikaitkan dengan kesehatan usus.
Selain itu, kvass bit juga dapat menjadi sumber vitamin C yang berperan sebagai antioksidan dan membantu pembentukan kolagen untuk menjaga elastisitas kulit.
6. Tonik Jahe Fermentasi
Tonik jahe fermentasi dibuat dari teh jahe yang dicampur dengan kultur fermentasi berbahan jahe, air, dan pemanis seperti gula atau madu.
Kadang ditambahkan lemon atau kunyit untuk memperkaya rasa.
Minuman ini menyediakan bakteri hidup hasil fermentasi serta senyawa alami dari jahe yang dapat membantu mendukung pencernaan dan membantu tubuh mengelola peradangan.
Jika dibuat sendiri di rumah, kadar alkohol yang terbentuk bisa berbeda tergantung resep dan lama fermentasi.
Baca Juga: 9 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Bikin Kesehatan Usus Terganggu
7. Amazake
Amazake adalah minuman fermentasi tradisional dari Jepang yang dibuat dari beras.
Rasanya manis secara alami, teksturnya lembut, dan umumnya tidak bersoda.
Penelitian mengenai amazake memang masih terbatas, tetapi minuman ini diperkirakan dapat berperan sebagai sinbiotik, yaitu menyediakan bakteri baik sekaligus zat yang membantu pertumbuhan bakteri tersebut.
Beberapa penelitian kecil juga menunjukkan amazake dapat membantu mendukung keteraturan buang air besar dan dikaitkan dengan kondisi kulit yang tampak lebih segar.
Itulah beberapa minuman fermentasi untuk dikonsumsi agar usus tetap sehat. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News