M O M S M O N E Y I D
Bugar

6 Tanda Usus Bermasalah yang Terlihat pada Tubuh

6 Tanda Usus Bermasalah yang Terlihat pada Tubuh
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Tahukah ternyata ini, lho, beberapa tanda usus bermasalah yang terlihat pada tubuh. Perhatikan, ya!

Kesehatan usus memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan tubuh secara keseluruhan. Tidak hanya berkaitan dengan sistem pencernaan, usus juga berpengaruh terhadap daya tahan tubuh, suasana hati, hingga penyerapan nutrisi. Ketika kondisi usus terganggu, tubuh sering kali memberikan sinyal yang bisa terlihat maupun dirasakan.

Sayangnya, tanda-tanda ini kerap diabaikan karena dianggap sebagai keluhan ringan. Padahal, mengenali gejala sejak dini dapat membantu Anda mencegah masalah kesehatan yang lebih serius.

Baca Juga: 6 Tanda Terlalu Banyak Konsumsi Serat pada Tubuh

Melansir dari laman Health, di bawah ini beberapa tanda usus bermasalah yang terlihat pada tubuh:

1. Gangguan Pencernaan

Tanda yang paling mudah dikenali biasanya muncul di area perut. Beberapa keluhan yang sering dirasakan antara lain sakit perut, perut terasa penuh oleh gas, kembung, diare, sembelit, atau sensasi terbakar di dada seperti mulas.

Setiap orang bisa saja mengalami gangguan ini sesekali. Namun jika keluhan muncul terus menerus selama berminggu minggu, hal tersebut bisa menandakan adanya gangguan seperti sindrom iritasi usus besar atau penyakit radang usus. Kedua kondisi ini berkaitan dengan cara kerja usus yang tidak normal dan memicu gejala jangka panjang.

2. Kelelahan Berkepanjangan

Rasa lelah tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur atau aktivitas berlebihan. Kondisi usus juga berperan besar dalam tingkat energi tubuh. Sekitar 95 persen serotonin, yaitu zat kimia yang membantu mengatur suasana hati dan tidur, diproduksi di usus.

Jika keseimbangan bakteri terganggu, kualitas tidur dapat menurun dan tubuh terasa kurang segar. Selain itu, peradangan pada usus bisa menghambat penyerapan nutrisi penting seperti zat besi dan vitamin B12 yang dibutuhkan untuk menghasilkan energi. Kekurangan nutrisi ini dapat membuat tubuh terasa lemas dalam waktu lama.

3. Masalah Kulit

Beberapa gangguan kulit seperti eksim, psoriasis, dan rosacea diduga berkaitan dengan kondisi usus. Ketika mikrobioma usus berubah, respons peradangan dalam tubuh juga dapat ikut berubah.

Bakteri usus memengaruhi cara tubuh mengatur peradangan. Jika terjadi ketidakseimbangan, peradangan bisa muncul pada kulit. Hubungan ini dikenal sebagai sumbu kulit dan usus, yang menunjukkan adanya keterkaitan antara kesehatan pencernaan dan kondisi kulit.

Baca Juga: Ini Gejala Awal Kanker Usus dan Tahapannya, Perhatikan ya!

4. Lebih Sering Sakit

Usus memiliki peran penting dalam sistem kekebalan tubuh. Jika keseimbangannya terganggu, daya tahan tubuh bisa melemah. Akibatnya, Anda mungkin lebih mudah terserang flu, pilek, atau infeksi lainnya.

Ketika bakteri berbahaya berkembang lebih banyak dari bakteri baik, sistem imun tidak bekerja secara maksimal. Usus yang tidak seimbang juga dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan autoimun, yaitu kondisi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat.

5. Sensitivitas terhadap Makanan Tertentu

Sensitivitas makanan berbeda dari alergi. Alergi melibatkan reaksi sistem kekebalan dan bisa berbahaya, sedangkan sensitivitas lebih berkaitan dengan masalah pencernaan dan biasanya tidak mengancam jiwa.

Jika Anda mulai merasa tidak nyaman setelah mengonsumsi makanan yang sebelumnya tidak menimbulkan masalah, hal ini bisa menjadi tanda perubahan keseimbangan bakteri usus. Bakteri usus membantu mencerna makanan dengan baik. Saat keseimbangan terganggu, tubuh mungkin kesulitan memecah makanan tertentu sehingga muncul gejala seperti kembung, kram perut, atau mual.

6. Perubahan Suasana Hati dan Kemampuan Berpikir

Usus dan otak saling terhubung melalui sistem yang disebut sumbu usus dan otak. Saraf, hormon, serta sinyal dari sistem imun memungkinkan keduanya saling berkomunikasi.

Perubahan komposisi bakteri usus dapat memengaruhi produksi serotonin dan dopamin, dua zat kimia yang berperan dalam mengatur suasana hati, perhatian, dan daya ingat. Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kondisi mikrobioma usus dengan depresi, kecemasan, serta gangguan konsentrasi. Sebaliknya, memperbaiki kesehatan usus dapat membantu meningkatkan suasana hati dan fungsi kognitif.

Menjaga keseimbangan bakteri usus dapat dilakukan dengan pola makan sehat, konsumsi serat yang cukup, serta membatasi makanan tinggi gula dan lemak tidak sehat. Dengan usus yang lebih seimbang, tubuh memiliki fondasi yang lebih kuat untuk menjaga energi, kekebalan, dan kesehatan secara menyeluruh.

Baca Juga: Intip Macam-Macam Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Usus di Sini!

Nah, itu dia beberapa tanda usus bermasalah yang terlihat pada tubuh. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rayakan Hari Anak Nasional, Es Teler 77 dan Bobo Bikin Menu Spesial untuk Anak-anak

Es Teler 77 dan Bobo ajak orang tua bernostalgia sekaligus menciptakan kenangan baru dengan menghadirkan menu spesial untuk anak-anak.

5 Tren Desain Rumah yang Kembali Populer di Tahun 2026, Tertarik Model Ini?

5 tren desain rumah tahun 2026 kembali populer, dari wallpaper hingga warna cokelat, menghadirkan hunian nyaman dan penuh karakter.  

Sindrom Kekayaan Mendadak pada Moms? Sadari Hal Ini Sebelum Ambil Keputusan

Sindrom kekayaan mendadak membuat Moms perlu paham cara kelola uang besar dengan tepat biar gak salah ambil keputusan.

Sayur Dimakan Awal atau Akhir? Ternyata Ini Cara Makan yang Tepat

Siapa yang sangka jika urutan makan yang umum seperti saat ini bukanlah urutan makan yang tepat. Ini caranya.  

5 Tips Investasi Bijak dan Terukur bagi Perempuan biar Keuangan Tetap Aman

Mau mulai investasi? Yuk, simak tips investasi dengan bijak dan terukur untuk perempuan berikut ini dari Amartha.

7 Makanan Penambah Gairah Seks yang Bikin Hubungan Suami Istri Makin Lengket

Temukan berbagai jenis makanan alami yang ampuh meningkatkan gairah seks dan melancarkan aliran darah demi hubungan intim yang lebih berkualitas.

Kenapa Harus Berhenti Merokok? Ini Efek Buruknya pada Kesuburan Pria

Kebiasaan merokok tak hanya merusak paru-paru dan jantung, tetapi juga menjadi musuh utama kesuburan pria karena merusak kualitas sperma.

4 Kesalahan Membuat Donat yang Bikin Hasilnya Bantat dan Berminyak, Hindari Moms!

Agar hasilnya tidak bantat dan berminyak, ada 4 kesalahan membuat donat yang harus dihindari. Cari tahu di sini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/7), Hujan Lebat Tetap Landa Provinsi Berikut

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Rabu 22 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Hasil China Open 2026, Putri KW dan 3 Wakil Indonesia Melangkah ke 16 Besar

Hasil China Open 2026 babak 32 besar hari pertama, empat wakil Indonesia melangkah 16 besar dan satu lainnya terhenti.