M O M S M O N E Y I D
Bugar

6 Tanda pada Tubuh Ketika Terlalu Banyak Konsumsi Serat

6 Tanda pada Tubuh Ketika Terlalu Banyak Konsumsi Serat
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ternyata ini, lo, beberapa tanda pada tubuh ketika terlalu banyak konsumsi serat. Apa sajakah itu?

Serat sering dipuji sebagai pahlawan dalam pola makan sehat. Nutrisi ini dikenal mampu melancarkan pencernaan, membantu menurunkan kolesterol, menjaga kadar gula darah tetap stabil, hingga mendukung program penurunan berat badan.

Tak heran jika banyak orang berlomba-lomba meningkatkan asupan serat melalui sayur, buah, biji-bijian, dan suplemen. Namun, seperti halnya nutrisi lain, konsumsi serat yang berlebihan juga bisa menimbulkan masalah bagi tubuh.

Tubuh manusia memiliki batas toleransi. Ketika asupan serat meningkat secara drastis atau dikonsumsi dalam jumlah terlalu banyak tanpa diimbangi cairan yang cukup, sistem pencernaan dapat kaget dan menunjukkan berbagai tanda ketidaknyamanan.

Baca Juga: 12 Rekomendasi Makanan Sehat Tinggi Serat untuk Sarapan

Melansir dari laman Verywell Health, berikut beberapa tanda pada tubuh ketika terlalu banyak konsumsi serat:

1. Kembung dan gas

Kembung dan sering buang gas adalah tanda umum bahwa tubuh sedang berusaha menyesuaikan diri dengan asupan serat yang meningkat. Serat tidak dicerna di usus kecil.

Sebaliknya, serat bergerak ke usus besar dan difermentasi oleh bakteri baik di sana. Proses ini menghasilkan gas yang dapat menyebabkan perut terasa penuh dan tidak nyaman.

Gejala ini lebih sering terjadi jika Anda mengonsumsi banyak serat yang mudah difermentasi seperti inulin atau guar gum, terutama jika peningkatannya dilakukan secara tiba tiba.

Selain itu, setiap orang memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda terhadap jenis serat tertentu. Ada yang mudah mengalami kembung, ada pula yang tidak merasakan keluhan berarti.

Gas sebenarnya normal dan tidak berbahaya. Namun jika kembung terasa terus menerus, bisa jadi usus Anda membutuhkan waktu untuk beradaptasi.

2. Sembelit

Serat sering dianjurkan untuk membantu mengatasi sembelit. Namun jika dikonsumsi terlalu banyak tanpa disertai asupan cairan yang cukup, justru dapat memperburuk kondisi tersebut.

Serat menyerap air dan menambah volume tinja. Jika tubuh kekurangan cairan, tinja bisa menjadi keras dan sulit dikeluarkan.

Kondisi ini lebih sering terjadi jika serat berasal dari suplemen atau jika peningkatan asupan dilakukan terlalu cepat. Karena itu, penting untuk menambah serat secara bertahap dan selalu memperbanyak minum air.

3. Diare

Pada sebagian orang, konsumsi serat berlebihan dapat mempercepat pergerakan usus. Serat menarik air ke dalam usus dan membuat tinja bergerak lebih cepat sebelum usus besar sempat menyerap kembali airnya. Akibatnya, tinja menjadi encer atau terjadi diare.

Serat pembentuk gel seperti psyllium yang dikonsumsi dengan cukup air biasanya membantu menormalkan tekstur tinja. Jika diare terjadi, risiko dehidrasi juga meningkat. Tanda tandanya antara lain urine berwarna gelap, tubuh terasa lelah, pusing, atau sakit kepala.

Baca Juga: 10 Kulit Buah dan Sayuran Tinggi Serat dan Antioksidan yang Aman Dikonsumsi

4. Bunyi perut yang keras

Gas dan cairan yang bergerak di dalam usus dapat menimbulkan suara gemuruh yang cukup keras. Suara ini sebenarnya tidak berbahaya, tetapi bisa terasa mengganggu atau memalukan jika sering terjadi.

Jika bunyi perut muncul terus menerus setelah meningkatkan asupan serat, kemungkinan sistem pencernaan Anda sedang kesulitan menangani jumlah atau jenis serat yang dikonsumsi.

5. Gangguan penyerapan nutrisi

Asupan serat yang sangat tinggi dalam jangka panjang dapat memengaruhi kemampuan tubuh menyerap beberapa mineral penting seperti zat besi, kalsium, seng, dan magnesium. Dampaknya bergantung pada jenis serat, jumlah yang dikonsumsi, serta pola makan secara keseluruhan.

Pada orang yang menjalani pola makan seimbang, kondisi ini biasanya jarang menjadi masalah serius. Namun jika penyerapan nutrisi terganggu dalam waktu lama, gejalanya bisa berupa kelelahan berkepanjangan, energi rendah, kuku rapuh, rambut menipis, kram otot, atau lebih mudah sakit.

Karena gejala tersebut juga dapat disebabkan oleh berbagai faktor lain, keluhan yang berlangsung lama sebaiknya diperiksakan ke tenaga medis.

6. Sumbatan usus

Dalam kasus yang jarang terjadi, konsumsi serat yang sangat tinggi terutama dari suplemen dan tanpa cukup cairan dapat meningkatkan risiko sumbatan usus. Kondisi ini terjadi ketika tinja atau materi lain menyumbat usus sehingga proses pencernaan terganggu.

Risiko lebih tinggi pada orang yang memiliki gangguan pencernaan tertentu, penyempitan usus, atau riwayat operasi perut.

Gejala seperti nyeri perut hebat, muntah, kembung yang tidak membaik, atau tidak bisa buang air besar maupun gas dalam waktu lama bukanlah efek samping normal dan memerlukan penanganan medis segera.

Baca Juga: 4 Manfaat Konsumsi Serat bagi Kesehatan Tubuh yang Luar Biasa

Itulah beberapa tanda pada tubuh ketika terlalu banyak konsumsi serat. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Efek Animasi Sidik Jari Baru ColorOS 16 Ubah Tampilan HP Lebih Personal

Animasi sidik jari dan ikon anyar rilis di ColorOS 16. Cek cara memadukan kombinasi personalisasinya di artikel ini.

IHSG Berpotensi Terkoreksi, Berikut 6 Rekomendasi dari BNI Sekuritas (9/7)

IHSG diproyeksikan mengalami koreksi pada perdagangan Selasa (4/8/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

6 Tanda Anda Seorang Ambivert, Gabungan Introvert dan Ekstrovert

Ambivert memiliki gabungan dari sebagian kepribadian ekstrovert dan introvert. Kenali kepribadian ini di sini.

Coworking Space Kini Jadi Gaya Hidup, Bukan Sekadar Tempat Bekerja

Coworking space kini bertransformasi menjadi ruang yang tak hanya mendukung produktivitas, tetapi juga menjadi tempat menjaga keseimbangan hidup.

5 Jenis Teh Herbal untuk Hormon Seimbang Perempuan, PCOS Minggat

Khusus bagi para perempuan, coba konsumsi beberapa jenis teh herbal yang berguna untuk menyeimbangkan hormon ini, yuk.

Kado Berguna untuk Ibu Baru Melahirkan, Coba Berikan 6 Kado Ini Saja

Tak perlu bingung, ada beberapa ide kado yang cocok diberikan kepada ibu yang baru melahirkan berikut ini.

6 Film dan Serial Tentang Tangguhnya Wanita Karier Penuh Inspirasi Kerja Keras

Jika butuh inspirasi tontonan film dan serial dengan tema wanita karier pekerja keras, berikut ada rekomendasi dari Momsmoney.

Tren Fesyen Olahraga Berkembang, Asics Ajak Generasi Urban Eksplorasi Gaya

Lewat koleksi Gel-Stratus MC, Asics mengajak generasi urban untuk terus bergerak, berkreasi, dan menemukan energi baru.

IHSG Masih Berpeluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (4/8)

IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (4/8/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

iPhone 17 Upgrade Kamera Ultra-wide 48MP dan Fitur Dual Capture Kini Tersedia

Upgrade kamera ultra-wide 48MP dan fitur Dual Capture kini tersedia di iPhone 17 lo. Lihat hasil pengujian fotografi terbarunya di sini.