M O M S M O N E Y I D
Bugar

6 Makanan Ultra Proses yang Harus Dihindari saat Diet Turunkan Berat Badan

6 Makanan Ultra Proses yang Harus Dihindari saat Diet Turunkan Berat Badan
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada sejumlah makanan ultra proses yang harus dihindari saat diet turunkan berat badan. Yuk, intip daftarnya di sini.

Ketika Anda sedang berusaha menurunkan berat badan, pilihan makanan berperan besar dalam menentukan hasil akhirnya. Tidak hanya soal jumlah kalori, tetapi juga kualitas bahan yang Anda konsumsi setiap hari.

Salah satu kelompok makanan yang paling sering menggagalkan diet tanpa disadari adalah makanan ultra proses.

Makanan ini terlihat praktis dan menggugah selera, tetapi memiliki efek jangka panjang yang dapat menghambat metabolisme, meningkatkan nafsu makan, hingga menyebabkan kenaikan berat badan.

Makanan ultra proses biasanya melalui berbagai tahapan produksi, ditambah zat aditif, pemanis, pewarna, atau perasa buatan. Kombinasi ini membuatnya sulit dihentikan serta menimbulkan keinginan makan berlebih.

Baca Juga: 15 Makanan Sehat Pengganti Nasi untuk Dikonsumsi saat Diet

Melansir dari laman Verywell Health, berikut beberapa makanan ultra proses yang harus dihindari saat diet turunkan berat badan:

1. Minuman manis

Minuman seperti soda, kopi manis, dan minuman energi termasuk makanan ultra proses karena sering mengandung pengawet, perasa buatan, gula tambahan, dan pemanis buatan.

Kalori dari minuman manis dapat meningkat dengan cepat. Satu kaleng soda saja mengandung sekitar 150 kalori dan 40 gram gula.

Jika Anda terbiasa mengonsumsi minuman manis setiap hari, coba beralih ke pilihan yang lebih sehat seperti air soda dengan rasa, air mineral yang diberi potongan buah, atau teh tanpa gula.

2. Daging ultra-proses

Sosis, bacon, hot dog, dan daging deli diawetkan dengan pengasinan, pengawetan, atau penambahan pengawet seperti nitrat. Meskipun menambah umur simpan dan rasa, daging ini biasanya tinggi natrium, lemak jenuh, dan kalori.

Baca Juga: Konsumsi Pepaya untuk Diet Bagus atau Tidak, ya? Ini Jawabannya

3. Makanan siap saji beku

Makanan beku memang praktis, tetapi banyak di antaranya termasuk ultra proses karena mengandung pengawet, pengemulsi, penambah rasa, serta tinggi natrium dan lemak tidak sehat.

Nilai gizinya dapat sangat bervariasi. Ada yang mengandung 350 kalori, tetapi ada juga yang mencapai lebih dari 500 kalori.

Sebaiknya periksa label nutrisi sebelum membeli. Pilih menu dengan protein tanpa lemak, biji-bijian, dan sayuran. Anda juga bisa membuat masakan sendiri lalu menyimpannya di freezer.

4. Keripik dan kerupuk

Keripik, kerupuk, dan camilan renyah lainnya umumnya diproduksi melalui proses panjang dan menggunakan pengawet, perasa buatan, serta pengemulsi.

Camilan ini terasa enak, tetapi tinggi lemak jenuh, garam, dan kalori sehingga mudah membuat Anda makan berlebihan.

Satu porsi keripik kentang yang berisi sekitar 11 keping mengandung 160 kalori dan 10 gram lemak, dan hampir tidak ada yang berhenti hanya di 11 keping.

Baca Juga: Manfaat Minum Air Kelapa untuk Diet Turunkan Berat Badan dan Cara Konsumsinya

5. Kue kemasan dan makanan penutup

Kue kemasan dan camilan manis biasanya terbuat dari tepung olahan, gula tambahan, perasa buatan, pewarna buatan, dan pengawet.

Camilan ini sengaja dibuat manis, gurih, dan berlemak agar terasa sangat lezat. Misalnya, tiga keping Oreo mengandung 160 kalori dan 14 gram gula.

6. Granola bar

Granola bar terlihat sehat, tetapi banyak produk di pasaran sebenarnya tinggi gula dan menggunakan pemanis tambahan, pengemulsi, serta biji-bijian olahan. Ada granola bar yang mengandung lebih dari 15 gram gula.

Saat memilih, carilah granola bar dengan bahan utuh seperti kacang, biji, atau gandum serta mengandung kurang dari 10 gram gula, minimal 3 gram serat, dan minimal 5 gram protein.

Itulah beberapa makanan ultra proses yang harus dihindari saat diet turunkan berat badan. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.