M O M S M O N E Y I D
Keluarga

6 Hal yang Tak Boleh Anda Lakukan di Korea Utara, Bisa Masuk Kamp Kerja Paksa!

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Beberapa hal berikut ini tak boleh dilakukan di Korea Utara, sebab konsekuensinya tak main-main. Jika ketahuan melanggar, Anda bisa kena hukuman masuk kamp kerja paksa hingga di eksekusi mati!

Korea Utara dikenal sebagai negara super tertutup. Saking tertutupnya, banyak hal yang sulit diketahui oleh negara lain.

Namun beberapa informasi berikut ini bisa jadi salah satu acuan dalam berperilaku, jika Anda tertarik bepergian ke Korea Utara. Simak artikelnya berikut ini.

Baca Juga: 6 Jenis Mie Dingin Terkenal di Dunia, dari Korea Utara hingga Vietnam Wajib Anda Coba

Akses internet sebebasnya

Hal yang tak boleh dilakukan di Korea Utara salah satunya akses internet yang dilakukan secara bebas tanpa batas.

Di Korea Utara itu sendiri, mengutip Pulse Nigeria, akses internet masih sangat dikontrol ketat oleh pemerintah setempat untuk menghalangi masyarakatnya terkoneksi ke dunia luar.

Ini dilakukan karena pemerintah Korea Utara khawatir adanya informasi dari pihak asing yang masuk dan membuat kekacauan, salah satunya menentang kewenangan dan ideologi negara mereka.

Acara Korea Selatan

Pemerintah Korea Utara sangat ketat terhadap apapun yang bersumber dari Korea Selatan, terutama K-wave.

Mulai dari musik, film, hingga acara TV sangat dilarang Pemerintah Korea Utara. Jika ada warganya yang ketahuan menonton acara berbau Korea Selatan, maka Korea Utara tak segan-segan untuk menghukum atau hingga mengeksekusi mereka.

Baca Juga: 6 Jenis Kimchi yang Paling Populer dan Disukai Masyarakat Korea

Jeans

Anda dilarang menggunakan jeans atau denim di Korea Utara. Tahukah alasannya mengapa? Sebab jeans dianggap sebagai simbol budaya kapitalis, lambang konsumerisme ala Barat, yang tentunya sangat berseberangan dengan ideologi sosialis ala Korea Utara.

Dengan melarang pemakaian jeans denim, rezim Korea Utara berusaha untuk mencegah penyebaran pemberontakan, individualism, dan mempertahankan kemurnian ideologinya dari pengaruh asing, dikutip dari Fakaza News.

Baca Juga: Awal Mula Perang Korea: Sejarah Munculnya Korea Selatan dan Korea Utara

Tidak boleh pakai rok

Dahulu, wanita Korea Utara dilarang menggunakan rok dan hanya boleh mengenakan celana panjang saat bekerja. Namun, peraturan ini benar-benar merepotkan sehingga pada akhirnya diberi pelonggaran dengan mulai memperbolehkan menggunakan rok.

Mengutip KBS World, peraturan tentang penggunaan rok dikalangan para wanita mulai luntur seiring banyaknya perempuan di Korea Utara yang memegang kendali keuangan keluarga.

Namun sejak istri pemimpin besar Kim Jong Un, yakni Ri Sol-Ju, mulai menggunakan celana panjang dalam setiap kunjungan ke tempat-tempat umum, ini memotivasi para perempuan Korea Utara untuk lebih percaya diri dalam mengenakan celana panjang dibandingkan rok.

Baca Juga: 6 Makanan Korea Utara yang Bikin Penasaran, Ada Pyeongyang Naengmyeon Juga

Gaya rambut dan pakaian tertentu

Korea Utara, Kim Jong Un
Korea Utara, Kim Jong Un

Hal yang tak boleh dilakukan di Korea Utara yaitu menggunakan potongan rambut tertentu yang mirip dengan pemimpin besar, Kim Jong Un. Beberapa pria juga dibatasi untuk menggunakan warna rambut tertentu.

Sementara untuk para wanitanya, Korea Utara mewajibkan pakaian yang sopan dan selutut. Pembatasan ini memiliki tujuan agar meningkatkan keselarasan sosial, sesuai dengan semboyan ideologi Korea Utara.

Baca Juga: Daftar 7 Drama Korea Jung Hae In Terpopuler, Bintangi Love Next Door

Mengkritik pemerintah

Pelanggaran paling serius yang tak boleh dilakukan oleh siapapun di Korea Utara adalah jika berani mengkritik pemerintahan serta keluarga klan Kim.

Warga Korea Utara diwajibkan menunjukkan kesetiaan penuh terhadap pemimpin mereka. Jika ketahuan melanggar, maka akan mendapatkan konsekuensi berat dengan memenjarakannya di kamp kerja paksa hingga beberapa turunan.

Itu dia hal-hal yang tak boleh Anda lakukan di Korea Utara. Jangan pernah melanggar semua aturan di atas jika tak ingin hal buruk terjadi pada Anda, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026: Pastikan Medali, 4 Wakil Indonesia ke Semifinal

Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026 babak perempatfinal, Minggu (27/9), empat wakil Indonesia melaju ke babak semifinal dan pastikan medali.

Anak Belajar Bukan Hanya dari Rumah, Begini Pengaruh Lingkungan di Sekitarnya

Cara anak berpikir dan membayangkan masa depan tak hanya terbentuk dari keluarga, tetapi juga dari orang-orang yang ditemuinya setiap hari.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (28/9), Hujan Lebat Guyur 3 Daerah di Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca besok Senin (28/9), Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.​

Bukan Sekadar Cari Informasi, Ini Pentingnya Anak Rajin Membaca di Era AI

Di tengah banjir informasi dari AI dan media sosial, anak perlu belajar memahami, membandingkan, dan mempertanyakan informasi.

Hujan Lebat Turun di 20 Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (28/9)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Senin 28 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

4 Langkah Cespleng Agar Terhindar dari Paparan Debu Saat Beraktivitas

Debu luar ruangan imbas dari kemarau berkepanjangan bisa mengganggu kesehatan terutama pernapasan, ada baiknya tetap waspada.

Program Laksmi Mendorong Kemandirian Ekonomi Perempuan

Kementerian UMKM merilis Program Laksmi yang bertujuan untuk menciptakan kemandirian pengusaha mikro perempuan dalam berusaha.

Shopee Ajak Anak Muda Pakai Batik Lewat Festival Batik Nusantara

Shopee melalui Shopee Pilih Lokal menghadirkan Festival Batik Nusantara mulai 25 September hingga 2 Oktober 2026.​

Duolingo Mencatat Minat Masyarakat Indonesia Belajar Bahasa Asing Melonjak

Indonesia merupakan salah satu dari lima pasar Duolingo dengan pertumbuhan pengguna aktif harian tercepat di dunia dari tahun ke tahun.​

Film Agensi Rumah Tangga Raih 1 Juta Penonton

Film Agensi Rumah Tangga yang diproduksi oleh Starvision dan disutradarai berhasil meraih 1.003.835 penonton​.