M O M S M O N E Y I D
Santai

5 Tanda Anda Butuh Dopamine Detox dan Tips Cara Melakukannya

Reporter: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Bagus untuk mengatasi perilaku kecanduan, simak tanda dan tips cara melakukan dopamine detox berikut ini.

Dopamine detox adalah salah satu cara yang dipopulerkan oleh Dr. Cameron Sepah untuk mengatasi beragam jenis perilaku kecanduan.

Cara ini dilakukan dengan mengurangi segala hal yang memicu asupan dopamin berlebih pada otak.

Salah satu penyumbang asupan hormon dopamin berlebih adalah melakukan hal-hal yang disukai secara berlebihan. Seperti bermain ponsel, makan, dan bahkan belanja.

Baca Juga: Viral di Media Sosial, Apa Itu Dopamine Detox? Berikut Penjelasannya

Ada beberapa tanda penting yang menyarankan Anda untuk segera melakukan dopamine detox atau puasa dopamin, menurut laman Very Well Mind, seperti:

1. Screen time tinggi: Anda menghabiskan banyak waktu menggunakan ponsel untuk bermain sosial media, belanja online, dan bahkan bermain game online.

2. Kecanduan: Anda sering melibatkan banyak aktivitas mengecek ponsel dan notifikasi. Membuka ponsel saat bangun pagi dan beberapa waktu lain hingga sebelum tidur.

3. Performa terpengaruh: Waktu untuk melakukan kewajiban seperti kerja, sekolah, mengerjakan tugas, dan produktivitas mulai terganggu karena terlalu sering online.

4. Kesulitan membatasi: Anda sudah berusaha keras untuk membatasi diri namun masih merasa kesulitan untuk membatasi penggunaan ponsel, sosmed, TV, dan game online.

5. Mudah tersinggung: Anda merasa mudah tersinggung, cemas, murung, dan lebih sulit berkonsentrasi saat mencoba membatasi waktu layar.

Baca Juga: 5 Akibat Terlalu Sering Nonton Film Porno, Mulai Kurangin Yuk

Jika sudah mulai merasakan beberapa tanda tersebut, maka ada baiknya Anda mulai menerapkan puasa dopamin atau dopamine detox dalam keseharian Anda.

Ada beberapa tips dan cara yang bisa dilakukan untuk mempraktekkan dopamine detox, dikutip dari laman Psych Central:

1. Membuat batasan

Puasa dopamin melibatkan batasan yang membuat kebiasaan yang tidak diinginkan menjadi sulit untuk dilakukan.

Seperti contohnya menginstal aplikasi pemblokiran, membatasi waktu yang dihabiskan bersama orang lain yang berbagi kebiasaan tersebut, dan meletakkan sesuatu di luar jangkauan yang membuatnya tidak nyaman.

2. Memilih alternatif lain yang bermanfaat

Setelah Anda merasa kesulitan untuk terlibat dalam perilaku yang tidak diinginkan tersebut, maka langkah selanjutnya adalah memilih kegiatan alternatif lain yang meningkatkan kesejahteraan Anda.

Bisa seperti olahraga, bermain bersama hewan peliharaan, membaca buku, melukis, meditasi, dan menghabiskan waktu bersama orang yang dicintai.

Baca Juga: 4 Alasan Dating App Mulai Ditinggalkan Gen Z dan Milenial, Tidak Laku Lagi?

3. Memahami penyebabnya

Bagian dari dopamine detox adalah memahami alasan mengapa Anda melakukan hal-hal yang tidak diinginkan tersebut.

Jika alasannya adalah kebosanan, kenali kapan Anda merasa bosan dan apa yang bisa membantu mencegah melakukan hal impulsif tersebut saat merasa bosan. Menulis jurnal mungkin bermanfaat untuk mengenali perasaan yang dialami sepanjang hari.

4. Mencari bimbingan

Idealnya, dopamine detox harus dilakukan di bawah bimbingan dan pengawasan profesional kesehatan mental.

Sebab mereka dapat membantu pasien memahami proses yang terlibat dan mengembangkan strategi yang lebih komprehensif untuk mengubah perilaku tersebut.

Bekerjasama dengan ahli kesehatan mental dapat membantu memastikan detoks ini dilakukan dengan aman dan efektif.

Nah, itulah tadi beberapa tanda dan tips cara untuk melakukan dopamine detox atau puasa dopamin. Tertarik mencoba?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Makanan yang Lebih Sehat Dimakan Mentah daripada Dimasak

Tahukah bahwa ada beberapa makanan yang lebih sehat dimakan mentah daripada dimasak, lho. Apa sajakah itu?  

6 Mitos tentang Karbohidrat yang Tidak Perlu Dipercaya

Ini dia beberapa mitos tentang karbohidrat yang tidak perlu dipercaya. Apa sajakah itu?             

5 Rekomendasi Minyak Paling Sehat untuk Saus Salad Anda

Yuk, coba beberapa rekomendasi minyak paling sehat untuk saus salad Anda. Ada apa saja?                  

Ruangan Sempit Terasa Sesak? Coba 6 Trik Cat Ini biar Rumah Tampak Lebih Luas

Trik pengecatan sederhana ini bisa membuat ruangan kecil terlihat lebih luas, nyaman, dan estetik tanpa renovasi besar.  

Ini Hal yang Disesali Pemilik Rumah saat Beli Meja Dapur Quartz Sebelum Renovasi

Sebelum memilih meja dapur quartz, yuk pahami dahulu kelebihan, kekurangan, dan pengalaman nyata pasca renovasi.​

Rumah Ramah ADHD Dewasa Makin Dicari, Ini Ide Desain yang Direkomendasikan

Berikut ini inspirasi rumah ramah ADHD yang bantu aktivitas lebih teratur, fokus meningkat, dan rutinitas harian terasa ringan.​

7 Efek Samping Serius Konsumsi Minuman Energi secara Rutin

Ada beberapa efek samping serius konsumsi minuman energi secara rutin, lho. Yuk, intip pembahasan lengkapnya di sini!  

3 Cara Magnesium Menjaga Kesehatan Jantung Anda

Begini cara magnesium menjaga kesehatan jantung Anda. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di sini!       

10 Rekomendasi Kacang Tinggi Serat untuk Dikonsumsi

 Intip beberapa rekomendasi kacang tinggi serat untuk dikonsumsi berikut ini, yuk! Ada apa saja?           

7 Makanan yang Bisa Berinteraksi dengan Obat, Jangan Dikonsumsi Bersamaan!

Ini dia beberapa makanan yang bisa berinteraksi dengan obat yang Anda konsumsi. Cek daftarnya di sini, yuk!