MOMSMONEY.ID - Dunia kecantikan terus berkembang dengan berbagai tahapan perawatan wajah yang terkadang membingungkan, terutama ketika harus membedakan antara toner dan essence.
Kendati memiliki tekstur yang serupa, namun fungsi toner dan essence dalam rutinitas skincare sangatlah berbeda.
Perbedaan utama antara toner dan essence terletak pada tujuan akhir penggunaannya. Toner lebih fokus pada penyeimbangan dan pembersihan, sementara essence berfokus pada hidrasi dan nutrisi mendalam.
Baca Juga: Tren Seserahan Fungsional Agar Rumah Tangga Langsung Beres
Memahami urutan dan fungsi masing-masing produk adalah kunci untuk mendapatkan kulit yang sehat dan bercahaya.
Cari tahu lebih lanjut, inilah 5 perbedaan toner dan essence sebagaimana dilansir dari Healthline dan Byrdie.
1. Fungsi Utama
Toner dirancang sebagai langkah terakhir dari proses pembersihan wajah. Fungsinya adalah untuk mengangkat sisa kotoran atau sabun yang mungkin masih tertinggal. Juga, mengembalikan pH alami kulit yang terganggu setelah mencuci muka.
Sementara itu, essence dianggap sebagai langkah pertama dalam proses perawatan atau pemberian nutrisi pada kulit.
Essence berfungsi untuk menghidrasi kulit pada tingkat sel dan membantu produk berikutnya, seperti serum dan pelembab, meresap lebih maksimal ke dalam lapisan dermis.
2. Tekstur dan Konsistensi Cairan
Jika diperhatikan secara saksama, kedua produk ini memiliki konsistensi yang berbeda saat menyentuh kulit.
Toner biasanya memiliki tekstur yang sangat cair dan ringan seperti air, sehingga cepat meresap dan memberikan sensasi segar yang instan.
Di sisi lain, essence memiliki tekstur yang sedikit lebih kental atau cenderung licin dibandingkan toner. Meskipun tetap berbasis air, konsistensi essence yang lebih padat ini bertujuan agar kandungan aktifnya dapat menempel lebih lama di permukaan kulit sebelum meresap ke dalam, yang memberikan efek plumpy atau kenyal secara langsung.
3. Kandungan Bahan Aktif dan Konsentrasinya
Toner sering kali mengandung bahan-bahan seperti witch hazel, salicylic acid, atau rose water yang bersifat menyegarkan dan mengontrol minyak. Beberapa toner juga bersifat eksfoliasi ringan untuk mengangkat sel kulit mati.
Sebaliknya, essence diperkaya dengan konsentrasi bahan aktif yang lebih tinggi seperti hyaluronic acid, glycerin, atau hasil fermentasi ragi yang kaya akan antioksidan.
Fokus utama essence adalah memberikan kelembaban ekstra dan nutrisi yang bertujuan untuk memperbaiki tekstur serta mencerahkan warna kulit dari dalam.
Baca Juga: 5 Bahaya Begadang, Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Kronis
4. Cara Pengaplikasian pada Wajah
Karena toner bertujuan untuk memastikan kebersihan wajah, maka produk ini paling baik digunakan dengan bantuan kapas. Kapas akan membantu mengangkat sisa residu kotoran secara fisik dari permukaan kulit.
Sementara itu, essence sebaiknya diaplikasikan langsung menggunakan telapak tangan yang bersih. Caranya adalah dengan menepuk-nepukkan produk secara lembut ke seluruh wajah agar suhu hangat dari tangan membantu penyerapan nutrisi ke dalam pori-pori tanpa ada produk yang terbuang.
5. Urutan Penggunaan
Untuk mendapatkan hasil maksimal, urutan penggunaan tidak boleh tertukar. Toner digunakan segera setelah Anda mengeringkan wajah usai mencuci muka dengan sabun. Setelah kulit terasa segar dan pH-nya seimbang, barulah essence diaplikasikan.
Penggunaan toner sebelum essence sangat penting karena kulit yang lembab dan seimbang setelah memakai toner akan bertindak seperti spons yang siap menyerap seluruh nutrisi dari essence dengan jauh lebih efektif. Jadi, ingatlah rumusnya: cuci muka, toner, kemudian essence.
Itulah 5 perbedaan toner dan essence yang wajib Anda tahu. Jika Anda memiliki kulit yang sangat sensitif atau kering, pilihlah toner yang bebas alkohol untuk menghindari iritasi.
Bagi Anda yang ingin mendapatkan efek kulit glowing ala Korea, teknik "7 Skin Method" yang melibatkan penggunaan beberapa lapis toner atau essence bisa menjadi pilihan untuk meningkatkan hidrasi secara drastis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News