M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

5 Penyebab Burung Peliharaan Mencabuti Bulunya Sendiri

5 Penyebab Burung Peliharaan Mencabuti Bulunya Sendiri
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Apakah Anda pernah melihat burung peliharaan sedang mencabuti bulunya sendiri? Biasanya, burung mencabuti bulunya untuk bersolek dan merawat dirinya sendiri.

Namun, burung dapat mengembangkan kebiasaan perawatan yang terlalu bersemangat yang dapat berubah menjadi pencabutan bulunya sendiri yang tidak terkendali.

Pencabutan bulu adalah gejala dari suatu masalah. Biasanya, kondisi ini banyak terjadi pada burung beo dan kakaktua, tetapi tidak menutup kemungkinan juga dialami oleh burung apa pun. Apa pun alasannya, Anda harus segera mengetahuinya.

Baca Juga: Hati-Hati, Jangan Beri 6 Makanan Ini yang Beracun untuk Burung Peliharaan

Gejala Perilaku Pencabutan Bulu pada Burung

Ada beberapa gejala yang dapat dikenali terkait dengan perilaku mencabuti bulu sendiri oleh burung. Dilansir dari Wag! Walking, berikut beberapa gejalanya:

  • Bulu terlihat tidak rapi, bengkok, dan rusak, sehingga burung terlihat sangat compang-camping.
  • Cedera kulit rusak karena gigitan yang merusak diri sendiri.
  • Infeksi sekunder.
  • Kulit kering terkelupas, karena kurangnya kelembapan atau kesempatan mandi.
  • Sikap tertekan.
  • Infeksi kulit.
  • Perilaku stres.
  • Bulu rusak.

Penyebab Burung Mencabuti Bulunya Sendiri

Ada beberapa penyebab umum yang menyebabkan bulu mencabuti bulunya sendiri. Dilansir dari Petkeen, berikut 5 penyebabnya:

Ganti Kulit

Semua hewan dapat mengalami ganti kulit, termasuk burung yang juga harus melepaskan bulunya. Proses rontoknya bulu-bulu usang ini disebut dengan molting. Biasanya akan terjadi sekali atau dua kali setahun.

Saat burung sedang berganti bulu, mereka akan sering mencabuti bulunya. Selain itu, juga akan lebih agresif dari biasanya, tetapi Anda tidak perlu khawatir.

Proses burung cabut bulu akan selesai dengan cepat dan biasanya hanya membutuhkan beberapa minggu. Namun, saat burung mengalami stres selama molting, Anda disarankan untuk memeriksakan burung ke dokter hewan, untuk mengetahui apakah burung Anda mengalami masalah lain.

Baca Juga: 4 Tips Memandikan Burung Peliharaan dengan Cara yang Menyenangkannya

Pola Makan Tidak Benar

Menurut Ron Hines, seorang dokter hewan unggas, pola makan yang tidak tepat dapat menyebabkan malnutrisi, sehingga bulu menjadi rontok.

Biasanya terjadi ketika burung peliharaan hanya memamakan biji saja. Memakan biji tanpa diimbangi dengan nutrisi lain, akan membuat molting menjadi sulit, meningkatkan stres dan perawatan yang dapat merusak bulu.

Parasit

Parasit adalah masalah serius bagi burung, tetapi kondisi ini cukup langka pada burung yang dipelihara. Kendati demikian, tungau dan kutu dapat masuk ke dalam rumah dan menyebabkan masalah bagi burung. Parasit tersebut akan menyebabkan gatal, sehingga burung mencoba mengatasinya dengan mencabuti bulunya.

Lingkungan

Faktor lingkungan dapat menyebabkan stres pada burung peliharaan. Misalnya, seperti suara televisi yang keras, anak-anak, anjing peliharaan yang jahil, dan sumber lainnya yang dapat mengejutkan atau menakuti burung peliharaan Anda.

Selain itu, kondisi kandang yang tidak bersih, kurangnya sinar matahari, dan udara segar juga merupakan faktor lingkungan yang membuat burung stres.

Kebosanan

Beberapa spesies burung membutuhkan teman untuk hidup bersama, bermain, saling merawat, dan sebagainya. Bila burung merasa kesepian, mereka akan mudah mengalami kebosanan.

Saat bosan, burung mungkin akan mencoba beberapa taktik untuk menghabiskan waktunya atau untuk menarik perhatian Anda, termasuk mencabuti bulunya sendiri.

Masalah kebosanan burung harus segera diatasi sebelum burung mengalami depresi yang parah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Syailendra Capital: IHSG Bisa Pulih, Asalkan 3 Syarat Ini Terpenuhi

Ketidakpastian regulasi dan situasi eksternal picu gejolak. Simak tiga prasyarat utama agar pasar saham Indonesia bisa kembali bangkit.

Ingat Bawa Payung, Begini Prakiraan Cuaca Besok (20/5) dan Lusa di Banten

​BMKG memperkirakan cuaca besok di seluruh wilayah Banten akan diguyur hujan ringan, sementara lusa akan berawan di beberapa wilayah.

Waspadai Udara Kabur, Begini Prakiraan Cuaca Besok (20/5) dan Lusa di DKI Jakarta

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah DKI Jakarta akan didominasi hujan ringan dan waspadai udara kabur di daerah Jakarta Utara.​

Ini 5 Kripto Top Gainers saat Pasar Menguji Naik, Token ONDO Jawara!

Di pasar yang menguji, sejumlah aset kripto tampil perkasa dan menempati puncak kripto top gainers. Cek daftarnya di sini! 

Tantang Dominasi ERP Global, Haluancorp Luncurkan Sistem ERP Robustapp

Platform lokal ini menawarkan kapabilitas setara sistem kelas enterprise global pada titik investasi yang lebih terjangkau.

Promo Indomaret Harga Spesial 19 Mei-1 Juni 2026, Cimory-Oatside Diskon hingga 50%

Promo Indomaret Harga Spesial Periode 19 Mei-1 Juni 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja hemat dengan Diskon hingga 50%.

Pendanaan Riset 2026, Indofood Beri Dana dan Mentoring Riset Mahasiswa

Sudah 20 tahun, Indofood konsisten danai riset mahasiswa. Program IRN tawarkan pendampingan ahli. Segera daftar riset pangan fungsional Anda!

Promo Alfamart Serba Gratis 16-31 Mei 2026, Beli 1 Gratis 1 Koko Krunch-Bebelac UHT

Manfaatkan Promo Alfamart Serba Gratis Periode 16-31 Mei 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Rabu (20/5), Waspada Cuaca Kabur

BMKG memprakirakan udara berawan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Jawa Timur besok, Rabu (20/5).

Harga Emas Hari Ini Turun ke dekat US$ 4.540, Menggerus Kenaikan Kemarin

Harga emas di pasar global bergerak turun di tengah pasar memantau perkembangan gencatan senjata perang AS-Iran.