M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Syailendra Capital: IHSG Bisa Pulih, Asalkan 3 Syarat Ini Terpenuhi

Syailendra Capital: IHSG Bisa Pulih, Asalkan 3 Syarat Ini Terpenuhi
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Kinerja pasar saham domestik digencet dari internal dan global. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tahun ini sudah ambles 24%  ke level 6.370 per Selasa (19/5). Ini menjadikan IHSG sebagai salah satu indeks dengan kinerja terburuk di dunia sepanjang tahun ini.

Bahkan, jika dibandingkan level rekor all time high 9.134 yang ditorehkan pada 20 Januari 2026, indeks acuan kinerja saham-saham di BEI ini sudah terpangkas 29%.   

Syanne Gracetinne, Investment Specialist Syailendra Capital, mencatat, pelemahan bersifat broad-based di hampir seluruh sektor. Namun, yang menjadi sorotan hari ini (19/5) adalah tekanan signifikan di sektor mineral dan batubara.

Di saat yang bersamaan, rupiah masih tertekan di kisaran Rp 17.600-Rp 17.655 per dollar AS. Sejak April lalu, USD/IDR berulang kali menyentuh rekor terlemah sepanjang sejarah.

Dari global, tekanan terhadap pasar saham domestik datang dari yield obligasi AS tenor 10 tahun kini berada di 4,60%-4,63%, menembus ambang psikologis 4,5%. Kondisi ini mendorong rotasi modal keluar dari seluruh pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

Pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Xi Jin Ping di Beijing pada 14-15 Mei 2026, belum menghasilkan keputusan yang jelas dan tidak ada pengurangan tarif konkret. Trump secara eksplisit menyatakan isu tarif tidak dibahas. Rata-rata tarif AS atas barang Tiongkok tetap di 47,5%. Hal ini membuat risiko global masih tinggi. 

Baca Juga: Asing Catatkan Net Sell Rp 460 Miliar, Saham Apa Paling Banyak Dijual?

Sedangkan, peluang pemangkasan suku bunga The Fed pada tahun ini kini nol. Bahkan, ada probabilitas 40% kenaikan 25 bps sebelum akhir tahun, yang semakin memperberat kondisi pasar berkembang.

Tekanan bertambah berat, karena situasi di domestik. Syailendra Capital menyebut, MSCI Rebalancing salah satu faktor negatif. MSCI menghapus enam saham Indonesia dari indeks Global Standard (AMMN, BREN, TPIA, DSSA, CUAN, AMRT) dan 13 saham dari Small Cap Index (termasuk ANTM, TAPG, DSNG, AALI, BSDE, dan lainnya).

Efeknya, estimasi ada outflow dana fund pasif sekitar US$ 1 miliar-US$ 2 miliar. Implementasi efektif rebalancing pada 29 Mei 2026. "Setiap US$ 1 miliar outflow berpotensi melemahkan IDR sebesar 1%-1,5%," tulis Syanne dalam Update Pasar, Selasa (19/5).

Di samping itu, ada ketidakpastian kebijakan komoditas. Rencana kenaikan royalti dan bea ekspor untuk batubara, nikel, CPO, tembaga, dan emas, telah ditunda oleh Menteri ESDM, dengan dalih masih dibutuhkan formulasi kebijakan yang lebih berimbang. Namun, kebijakan yang berubah-ubah ini malah menciptakan ketidakpastian yang terus menekan valuasi saham-saham komoditas.

Apalagi, ada rumor pembentukan badan regulasi baru yang akan mengatur ekspor-impor komoditas Indonesia (CPO, batubara, dan lain-lain). Jika terealisasi, ini berpotensi menambah lapisan ketidakpastian kebijakan bagi sektor tambang dan perkebunan yang saat ini sudah sangat rentan terhadap sentimen regulasi.

Baca Juga: Rupiah Keok, Alarm Pasar Menguji Kredibilitas Kebijakan Fiskal dan Moneter

Menurut Syanne, pemulihan IHSG yang berkelanjutan akan sangat bergantung pada tiga hal yang saat ini masih belum terselesaikan.

Pertama, kejelasan regulasi komoditas. Kepastian arah kebijakan royalti, bea ekspor, dan wacana badan pengatur baru, adalah prasyarat utama agar kepercayaan investor dapat pulih kembali.

Kedua, stabilisasi nilai tukar rupiah yang memerlukan sinyal tegas dari Bank Indonesia, meredanya outflow MSCI pasca-29 Mei, dan normalisasi aliran dividen musiman.

Ketiga, kondusivitas global. Perlu penurunan atau stabilisasi yield UST di bawah 4,5%, serta resolusi ketegangan geopolitik yang menjadi akar dari tekanan energing market secara keseluruhan

"Selama ketidakpastian di ketiga area ini belum mereda, volatilitas akan tetap tinggi," tukas Syanne.

Saat ini, Syailendra memilih mempertahankan posisi yang selektif dan defensif, sambil terus memantau setiap perkembangan dan siap merespons apabila kondisi berubah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rekomendasi 7 Film Live Action Disney Ini Wajib Ditonton Bareng Keluarga

Ingin tahu live action Disney mana yang paling pas ditonton bersama keluarga? Rekomendasi ini hadirkan film berkualitas untuk semua usia.  

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (20/5), Hujan Sangat Lebat Terjadi di Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Rabu 20 Mei 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Hujan Lebat Turun di Mana? Ini Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (20/5) di Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca besok Rabu (20/5) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat di daerah berikut ini.

Syailendra Capital: IHSG Bisa Pulih, Asalkan 3 Syarat Ini Terpenuhi

Ketidakpastian regulasi dan situasi eksternal picu gejolak. Simak tiga prasyarat utama agar pasar saham Indonesia bisa kembali bangkit.

Ingat Bawa Payung, Begini Prakiraan Cuaca Besok (20/5) dan Lusa di Banten

​BMKG memperkirakan cuaca besok di seluruh wilayah Banten akan diguyur hujan ringan, sementara lusa akan berawan di beberapa wilayah.

Waspadai Udara Kabur, Begini Prakiraan Cuaca Besok (20/5) dan Lusa di DKI Jakarta

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah DKI Jakarta akan didominasi hujan ringan dan waspadai udara kabur di daerah Jakarta Utara.​

Ini 5 Kripto Top Gainers saat Pasar Menguji Naik, Token ONDO Jawara!

Di pasar yang menguji, sejumlah aset kripto tampil perkasa dan menempati puncak kripto top gainers. Cek daftarnya di sini! 

Tantang Dominasi ERP Global, Haluancorp Luncurkan Sistem ERP Robustapp

Platform lokal ini menawarkan kapabilitas setara sistem kelas enterprise global pada titik investasi yang lebih terjangkau.

Promo Indomaret Harga Spesial 19 Mei-1 Juni 2026, Cimory-Oatside Diskon hingga 50%

Promo Indomaret Harga Spesial Periode 19 Mei-1 Juni 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja hemat dengan Diskon hingga 50%.

Pendanaan Riset 2026, Indofood Beri Dana dan Mentoring Riset Mahasiswa

Sudah 20 tahun, Indofood konsisten danai riset mahasiswa. Program IRN tawarkan pendampingan ahli. Segera daftar riset pangan fungsional Anda!