M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Makanan Ultra Olahan yang Masih Aman Dikonsumsi untuk Kesehatan Tubuh

5 Makanan Ultra Olahan yang Masih Aman Dikonsumsi untuk Kesehatan Tubuh
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ternyata ini, lo, beberapa makanan ultra olahan yang masih aman dikonsumsi untuk kesehatan tubuh.

Makanan ultra olahan sering kali mendapat stigma negatif karena dianggap sebagai penyebab berbagai masalah kesehatan. Padahal, tidak semua makanan ultra olahan harus dihindari sepenuhnya.

Beberapa jenis makanan ultra olahan justru masih bisa dikonsumsi dengan aman, selama dipilih dengan bijak dan dikonsumsi dalam porsi yang wajar.

Baca Juga: 5 Teh Alami yang Ampuh Turunkan Kolesterol Tinggi Anda, Mau Coba?

Melansir dari laman Health, berikut beberapa makanan ultra olahan yang masih aman dikonsumsi untuk kesehatan tubuh:

1. Roti gandum utuh

Hampir semua roti yang dikonsumsi sehari hari, termasuk roti gandum organik atau alami, telah melalui proses pengolahan. Meski begitu, proses ini tidak menghilangkan manfaat kesehatan dari gandum utuh.

Gandum utuh tetap mempertahankan kandungan serat, vitamin B, dan nutrisi penting lainnya yang berperan dalam menjaga pencernaan serta menurunkan risiko penyakit jantung.

Untuk memilih roti yang lebih sehat, perhatikan daftar bahan. Pastikan gandum utuh seperti gandum, oat, atau jelai tercantum sebagai bahan pertama.

Roti dengan proses minimal biasanya memiliki komposisi sederhana dan mudah dikenali. Roti yang menggunakan minyak zaitun juga lebih baik dibandingkan minyak nabati lain karena kandungan lemaknya lebih sehat.

2. Daging olahan dari hewan makan rumput

Daging olahan dari hewan yang diberi pakan rumput dinilai lebih baik dibandingkan daging dari hewan yang diberi pakan biji bijian. Penelitian menunjukkan bahwa daging sapi yang dipelihara di padang rumput mengandung asam lemak omega 3 dan asam alfa linoleat yang lebih tinggi.

Jika Anda memilih daging olahan seperti irisan daging atau bacon, memilih produk dari hewan makan rumput dapat membantu meningkatkan kualitas gizinya dibandingkan produk sejenis lainnya.

Baca Juga: 13 Rekomendasi Makanan Tinggi Serat untuk Mencukupi Kebutuhan Serat Harian

3. Hummus

Hummus kemasan terkadang mengandung tambahan pengawet, perasa, atau natrium yang tinggi sehingga masuk kategori ultra olahan. Namun, hummus berbahan dasar buncis dengan komposisi sederhana tetap menjadi pilihan yang baik karena mengandung serat dan protein nabati.

Hummus yang dibuat menggunakan minyak zaitun lebih disarankan karena mengandung asam oleat atau lemak omega 9 yang memiliki sifat anti peradangan dan berpotensi mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

4. Yogurt

Yogurt termasuk makanan olahan, tetapi kualitasnya sangat bergantung pada jenis yang dipilih. Beberapa yogurt mengandung gula tinggi dan tambahan manis lainnya sehingga menyerupai makanan penutup. Meski demikian, yogurt tetap menjadi sumber probiotik, kalsium, dan protein yang baik bagi tubuh.

Konsumsi yogurt secara rutin dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah serta kesehatan tubuh yang lebih baik secara umum. Untuk pilihan paling sehat, pilih yogurt polos tanpa pemanis, terutama yogurt Yunani yang kandungan proteinnya lebih tinggi. Rasa manis dapat ditambahkan sendiri menggunakan buah segar atau sedikit madu.

Baca Juga: 7 Manfaat Konsumsi Cokelat Hitam bagi Kesehatan Tubuh yang Luar Biasa

5. Kacang kalengan

Kacang kalengan sering dianggap kurang sehat karena proses pengolahannya. Padahal, kacang tetap merupakan salah satu sumber protein nabati, serat, zat besi, dan magnesium yang sangat baik. Selain bergizi, kacang kalengan juga praktis dan mudah digunakan dalam berbagai hidangan.

Agar lebih sehat, pilih kacang kalengan rendah natrium dengan komposisi sederhana. Sebelum dikonsumsi, bilas dan tiriskan kacang untuk membantu mengurangi kadar natrium hingga sekitar 40%, sehingga lebih aman bagi kesehatan jantung.

Itulah beberapa makanan ultra olahan yang masih aman dikonsumsi untuk kesehatan tubuh. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kamera 50MP Vivo Y29: Zoom Digital 2x & Potret Bokeh Menakjubkan!

Kamera 50MP Vivo Y29 dengan zoom digital 2x dan mode Super Night. Hasil foto potret dan video stabil? Lihat sampel dan ulasan lengkapnya sekarang!

Makan Hemat Pakai Promo HokBen, Nikmati 3 Tokyo Bowl & Ocha Cuma Rp 19.000-an/Orang

Ingin makan enak tapi hemat? HokBen punya promo Tokyo Bowl yang bikin dompet aman. Cek detailnya sebelum kehabisan!

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 31 Maret 2026, Sunlight 600ml Mulai Rp 8.900

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat hadir lagi. Potongan harga spesial untuk aneka produk berlaku 24-31 Maret 2026.

Promo PSM Alfamart Periode 31 Maret 2026, Diskon Daia hingga Indomilk Kental Manis

Manfaatkan promo PSM Alfamart periode 24-31 Maret 2026 untuk belanja lebih untung. Ada Beli 2 Gratis 1.

Jangan Sembarangan! Begini Cara Membuang Celana Dalam yang Tepat Menurut Ahli

Membuang celana dalam tidak boleh asal. Selain privasi, ada bahaya limbah tekstil. Pelajari langkah tepat agar tidak mencemari lingkungan.

Katalog Promo Superindo Weekday Diskon hingga 45% Periode 30 Maret-2 April 2026

Cek promo Superindo Weekday hari ini periode 30 Maret-2 April 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat awal pekan ini.

Redmi A7 Pro: Baterai Monster 6.000 mAh & Fitur Hyper Island Ala Dynamic Island!

Redmi A7 Pro hadir dengan baterai 6.000 mAh, diklaim tahan 2 hari pemakaian. Cari tahu detail performa & fitur lainnya sebelum memutuskan membeli!  

Waspada Kuota Habis: Ini Cara Jitu Menghemat Data WhatsApp Sekarang!

Kuota internet sekarat karena WhatsApp? Jangan panik! Ada 5 strategi cerdas yang bisa langsung Anda terapkan untuk menghemat data seluler.   

Rekomendasi Sunscreen SPF 30 untuk Semua Jenis Kulit: Jaga Kulit Tetap Muda!

Kulit mudah terbakar matahari? Paparan sinar UV bisa memicu penuaan dini. Cek 5 sunscreen SPF 30+ yang efektif menjaga kesehatan kulitmu sekarang!  

Penyakit Asam Urat Kronis Sebabkan Tofi, Ini Gejala & Pengobatannya

Jika asam urat tak terkontrol, tofi bisa muncul, menyebabkan sendi kaku dan nyeri tak tertahankan. Kenali tanda awal dan pilihan pengobatan tepat.