M O M S M O N E Y I D
AturUang

5 Langkah Financial Wellness untuk Menyongsong 2026 yang Lebih Terencana

5 Langkah Financial Wellness untuk Menyongsong 2026 yang Lebih Terencana
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Memasuki 2026, masyarakat Indonesia akan terus mengalami tantangan ekonomi, termasuk fluktuasi biaya hidup. 

INDEF mencatat, ekonomi Indonesia pada kuartal III 2025 melambat dibanding periode sebelumnya, dengan pertumbuhan pengeluaran konsumsi rumah tangga yang stagnan dalam beberapa tahun terakhir, menunjukkan daya beli masyarakat masih tertekan.  

Sementara indeks literasi keuangan mencapai  66,46% dan inklusi keuangan sekitar 80,51%, menunjukkan masih ada sebagian masyarakat yang belum sepenuhnya siap secara finansial, terutama terkait proteksi, perencanaan, dan pengelolaan risiko. 

Di tengah kondisi ekonomi yang berfluktuasi, kebutuhan akan financial wellness menjadi semakin krusial.

Fabiola Noralita, Direktur Bisnis Individu IFG Life, mengatakan, mengelola keuangan bukan hanya soal menabung atau menekan pengeluaran, tetapi bagaimana kita membangun financial wellness yang utuh. 

"Mulai dari proteksi, pengelolaan risiko, hingga kebiasaan finansial yang sehat dan berkelanjutan,” kata Fabiola dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (16/12). 

Baca Juga: Kehabisan Gaji Pasca PHK? Ini Solusi Finansial tanpa Stres dan Tetap Stabil

Untuk mulai membangun kebiasaan dan perencanaan keuangan yang lebih sehat, berikut lima langkah financial wellness yang dapat kamu coba:

1. Evaluasi kondisi keuangan selama 2025

Sebelum melangkah ke 2026, sangat penting untuk melihat ke belakang kondisi dan aktivitas keuangan mu selama 2025. Periksa dengan jujur pengeluaran, pendapatan, utang, tabungan, dan pola konsumsi.

Salah satu caranya adalah dengan membuat tabel sederhana: catat rata-rata pengeluaran per bulan, dikelompokkan menurut kategori seperti kebutuhan pokok, tempat tinggal, keuangan & proteksi, komunikasi & hiburan, dana sosial, dan kebutuhan lainnya, lalu bandingkan dengan pendapatan dan aset yang dimiliki.

Dari tabel sederhana seperti ini, kamu dapat memahami pengeluaran yang mana yang bisa ditekan atau pola pengeluaran kamu. Evaluasi rutin seperti ini memudahkan kamu menyeimbangkan penghasilan dan pengeluaran, menemukan ruang untuk menabung atau berinvestasi, serta memastikan alokasi untuk kebutuhan penting sudah ideal.

2. Buat skala prioritas dan target untuk 2026

Setelah memahami posisi keuangan saat ini, langkah berikutnya adalah menetapkan target finansial yang jelas dan realistis sesuai kebutuhan dan rencana hidup kamu di 2026.

Coba proyeksikan apa saja milestone atau hal yang kemungkinan membutuhkan biaya besar tahun depan. Misalnya, anak akan masuk sekolah, ada rencana renovasi rumah, ingin mulai membangun dana darurat, atau sudah menargetkan liburan panjang yang selama ini tertunda.

Semua rencana ini perlu dimasukkan ke dalam perencanaan agar anggaranmu lebih terarah dan tidak membebani keuangan di tengah jalan.

Dengan target yang spesifik, lebih mudah untuk membuat anggaran bulanan dan melihat prioritas pengeluaran. Penetapan goal seperti ini membuat kamu bisa merencanakan langkah konkret dan bukan hanya “menabung saja,” tetapi memiliki tujuan dan arah keuangan, sehingga lebih termotivasi dan terukur. 

Baca Juga: Cara Orang Sukses Menyusun Investasi Jangka Panjang untuk Amankan Finansial

3. Pahami dan kenali potensi risiko tahun depan

Memasuki 2026, selain menetapkan prioritas dan target, penting untuk memahami risiko yang dapat memengaruhi rencana keuangan kamu. Kejadian tak terduga selalu mungkin terjadi, baik bersifat eksternal seperti inflasi dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, maupun internal seperti perubahan penghasilan atau kebutuhan mendadak dalam keluarga.

Kamu dapat mempersiapkan strategi mitigasi yang tepat menjadi salah satu bagian penting untuk mencapai financial wellness. Misalnya menyiapkan cadangan dana darurat, menyesuaikan rencana pengeluaran, atau meninjau ulang alokasi investasi.

Memahami risiko membantu kamu lebih realistis dalam membuat keputusan keuangan dan menjaga rencana jangka panjang tetap aman.

4. Lengkapi dengan proteksi yang tepat

Ketika situasi ekonomi dan biaya hidup fluktuatif, risiko tak terduga relatif tinggi. Sakit, kecelakaan, kehilangan pekerjaan, hingga kebutuhan mendadak menjadi semakin fatal. Dalam kondisi seperti ini, memiliki proteksi asuransi menjadi bagian krusial dari financial wellness.

Bahkan, proteksi harus dijadikan prioritas sebelum mulai mengejar investasi agresif, karena asuransi memberikan “sabuk pengaman” agar risiko besar tidak menjebol perencanaan keuangan kamu.

Dalam konteks ini, IFG Life sebagai pemimpin industri asuransi jiwa dan kesehatan, menekankan pentingnya setiap keluarga memiliki proteksi yang memadai, mulai dari asuransi jiwa hingga penyakit kritis yang fleksibel dan komprehensif.

Produk seperti LifeCOVER menawarkan manfaat dan premi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan keluarga.

“Kami percaya semua keluarga berhak mendapatkan perlindungan yang layak. IFG Life berkomitmen menghadirkan perlindungan yang komprehensif dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, agar setiap keluarga bisa mengakses proteksi dengan mudah,” ujar Fabiola.

Baca Juga: Rekomendasi Investasi untuk Gen Z Bisa Punya Rumah Pertama dari Gaji UMR

5. Bangun kebiasaan mencatat keuangan di tahun 2026 yang konsisten 

Konsistensi sering menjadi tantangan terbesar dalam perencanaan keuangan, sehingga membangun kebiasaan rutin lebih penting daripada sekadar membuat rencana.

Mulailah dengan langkah praktis, seperti mencatat pengeluaran harian menggunakan aplikasi atau buku catatan, serta membuat kalender keuangan untuk mengingat tanggal penting seperti tagihan bulanan atau jatuh tempo premi. 

Luangkan waktu sekali seminggu untuk merekap pengeluaran, dengan cara yang paling nyaman bagi kamu, baik melalui aplikasi maupun buku catatan. Yang terpenting adalah menjadikan kebiasaan ini sebagai rutinitas. Dengan melakukannya secara konsisten, alokasi dana untuk proteksi, tabungan, dan kebutuhan penting bisa tetap terjaga.

Dengan langkah yang terencana dan kebiasaan yang konsisten, ketahanan finansial bukan hanya sekadar resolusi awal tahun, melainkan investasi jangka panjang bagi keamanan hidup.

Tahun baru adalah momentum ideal untuk memulai perubahan kecil yang berdampak besar, mulai dari mengevaluasi kondisi keuangan, menetapkan prioritas dan target, mengenal risiko, melengkapi proteksi, hingga membangun kebiasaan mencatat keuangan secara rutin.

Semakin cepat kita membangun fondasi finansial yang kuat, semakin siap kita menghadapi berbagai peluang dan tantangan di tahun yang akan datang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (31/3), Hujan Ringan Turun di Daerah Ini

Prakiraan cuaca besok Jawa Timur hujan ringan diprakirakan mengguyur sejumlah wilayah pada 31 Maret—1 April 2025.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (31/3) dan Lusa, Didominasi Hujan Ringan

Hujan ringan mendominasi prakiraan cuaca di seluruh wilayah Jawa Tengah pada 31 Maret dan 1 April 2026.

Pola Makan Lebih Sehat Meningkat, Polytron Hadirkan Rice Cooker Low Carbo

Polytron Kitchenmate Rice Cooker Low Carbo Digital memungkinkan masyarakat mengonsumsi nasi dengan kandungan karbohidrat lebih rendah.

Pantau Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (31/3) dan Lusa, Diprediksi Hujan Ringan

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Selasa (31/3) dan lusa (1/4) di wilayah Banten akan didominasi hujan ringan.

Tinggal Klik! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria Final FIFA Series 2026

Tautan link live streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria tinggal klik di sini, simak head to head dan prediksi skor final FIFA Series 2026.​

Prakiraan Cuaca Banten Besok (31/3) dan Lusa, Hujan Ringan Guyur Daerah Ini

​BMKG memperkirakan cuaca besok dan lusa di wilayah Banten akan didominasi oleh hujan ringan. Simak selengkapnya dari BMKG di sini!

Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa Raih Lebih dari 1 Juta Penonton

Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa persembahan Soraya Intercine Films berhasil meraih 1 juta penonton.

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok (31/3), Didominasi Hujan Ringan

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Selasa (31/3) di wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan ringan di sejumlah daerah

Apa itu Hexylresorcinol? Pahami 4 Manfaat Hexylresorcinol untuk Wajah

Ingin kulit cerah tanpa iritasi? Hexylresorcinol terbukti empat kali lebih efektif. Temukan manfaat lengkapnya di sini!

Ini 6 Penyebab Umum Tingginya Kadar Kolesterol pada Wanita

Apa saja penyebab umum tingginya kadar kolesterol pada wanita, ya? Cari tahu di sini, yuk!