MOMSMONEY.ID - Ini 5 kesalahan penyimpanan rumah yang sering dianggap sepele, tapi diam diam memicu stres dan bikin rumah terasa tidak nyaman.
Rumah seharusnya menjadi tempat paling nyaman untuk melepas lelah, bukan justru sumber stres baru. Namun tanpa disadari, cara menyimpan barang yang keliru bisa membuat suasana rumah terasa penuh, sesak, dan melelahkan secara mental.
Banyak orang merasa sudah rapi, padahal sistem penyimpanannya tidak benar benar mendukung kehidupan sehari hari.
Melansir dari Real Simple, para penata ruang profesional menilai bahwa penyimpanan yang tidak sesuai kebiasaan penghuni sering menjadi pemicu stres tersembunyi di rumah modern.
Masalahnya bukan pada jumlah barang, melainkan pada keputusan penyimpanan yang kurang tepat sejak awal.
“Penyimpanan ideal itu bukan yang terlihat sempurna, tetapi yang memudahkan hidup penghuninya,” ujar Regina Lark, PhD, penata ruang profesional bersertifikasi.
Baca Juga: Beban Utang Hilang: Ini 5 Langkah Mudah Capai Ketenangan Finansial
Membeli solusi penyimpanan sebelum rumah benar benar dirapikan
Kesalahan yang paling sering terjadi adalah membeli kotak, keranjang, atau rak tambahan sebelum memilah barang. Banyak orang berharap wadah baru bisa langsung menyelesaikan masalah, padahal isinya belum tentu layak disimpan.
Akibatnya, rumah memang terlihat rapi sesaat, tetapi kekacauan sebenarnya hanya berpindah tempat.
Pendekatan yang lebih efektif adalah merapikan dan menyortir barang terlebih dahulu. Setelah itu, barulah memilih solusi penyimpanan yang sesuai dengan jenis barang dan kebiasaan penggunaan. Cara ini, penyimpanan berfungsi sebagai pendukung, bukan penutup masalah.
Membuat sistem penyimpanan yang terlalu ideal dan tidak realistis
Inspirasi dari media sosial sering menampilkan rumah yang tampak sempurna setiap saat. Sayangnya, sistem seperti ini sering tidak cocok dengan ritme hidup kebanyakan orang.
Ketika sistem menuntut disiplin tinggi, seperti melipat sempurna atau menyusun ulang setiap hari, kegagalan kecil bisa terasa seperti kesalahan besar.
Sistem yang sehat justru dirancang untuk hari hari paling sibuk dan melelahkan. Jika Anda cenderung menaruh barang dengan cepat, gunakan wadah terbuka.
Jika jarang melipat pakaian, lebih banyak gantungan bisa menjadi solusi. Penyimpanan yang baik bekerja mengikuti kebiasaan, bukan memaksanya berubah drastis.
Mengabaikan label yang sebenarnya sangat membantu
Tanpa label, sistem penyimpanan mudah kehilangan arah. Orang akan lupa di mana barang seharusnya diletakkan dan mulai membuka satu per satu wadah. Lama kelamaan, isi penyimpanan kembali berantakan dan menimbulkan rasa kesal.
Label tidak harus rumit atau mahal. Tulisan sederhana sudah cukup untuk menjaga konsistensi. Dengan adanya label, seluruh anggota rumah bisa memahami fungsi setiap ruang penyimpanan dan ikut menjaga keteraturan.
Baca Juga: 5 Kebiasaan Finansial Kelas Menengah yang Bisa Menghambat Kemajuan Hidup
Menyimpan barang tanpa batasan yang jelas
Rak dan laci yang diisi tanpa pembagian membuat barang mudah berpindah dan menumpuk. Kondisi ini sering membuat rumah terasa penuh meski jumlah barang tidak bertambah. Kekacauan visual seperti ini juga berdampak pada suasana hati.
Gunakan keranjang, kotak, atau pembatas laci untuk mengelompokkan barang sejenis. Setiap barang perlu memiliki tempat yang jelas agar mudah dikembalikan setelah digunakan. Kebiasaan sederhana ini membantu rumah tetap terasa lega dan terkendali.
Menggunakan penyimpanan sebagai cara menunda keputusan
Banyak orang menyimpan barang sentimental atau rencana yang belum jelas tanpa batas waktu. Secara fisik mungkin tidak terlihat berantakan, tetapi secara mental tetap membebani. Keputusan yang tertunda sering muncul kembali sebagai rasa cemas atau kewalahan.
Penyimpanan sebaiknya diperlakukan sebagai tempat sementara. Tentukan batas jumlah wadah atau waktu untuk meninjau ulang isinya. Dengan begitu, keputusan bisa diambil secara bertahap tanpa menumpuk beban emosional.
Rumah yang nyaman bukan ditentukan oleh seberapa estetik tampilannya, tetapi seberapa mudah ia mendukung kehidupan penghuninya.
Kesalahan penyimpanan sering terjadi karena niat baik yang tidak dibarengi strategi tepat. Sistem yang realistis, sederhana, dan selaras dengan kebiasaan, rumah bisa kembali menjadi ruang yang menenangkan. Saat penyimpanan bekerja untuk Anda, bukan sebaliknya, kualitas hidup pun ikut meningkat.
Selanjutnya: Jangkau 180 Kota, Indodana Finance Tambah Kanal Layanan WhatsApp
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News