M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Daftar Makanan yang Harus Dihindari Ketika Mengonsumsi Obat Tekanan Darah

 5 Daftar Makanan yang Harus Dihindari Ketika Mengonsumsi Obat Tekanan Darah
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Yuk, cek daftar makanan yang harus dihindari ketika mengonsumsi obat tekanan darah berikut ini.

Mengelola tekanan darah tinggi tidak hanya bergantung pada obat yang diresepkan dokter, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh pola makan sehari-hari.

Banyak orang tidak menyadari bahwa beberapa jenis makanan dapat berinteraksi dengan obat tekanan darah, sehingga mengurangi efektivitasnya atau bahkan menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk lebih selektif dalam memilih makanan saat sedang menjalani pengobatan hipertensi. Dengan menghindari makanan tertentu, Anda dapat membantu obat bekerja lebih optimal sekaligus menjaga kondisi tubuh tetap stabil.

Baca Juga: 3 Cara Ampuh Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Anda

Bersumber dari laman Health, di bawah ini daftar makanan yang harus dihindari ketika mengonsumsi obat tekanan darah:

1. Grapefruit (jeruk bali)

Grapefruit dapat memengaruhi cara kerja obat di dalam tubuh. Buah ini menghambat enzim bernama CYP3A4, yang berfungsi memecah banyak jenis obat. Jika enzim ini terhambat, obat akan bertahan lebih lama di dalam darah sehingga efeknya bisa menjadi terlalu kuat dan meningkatkan risiko efek samping.

Di sisi lain, jus grapefruit juga dapat mengurangi penyerapan beberapa obat, sehingga obat menjadi kurang efektif.

Grapefruit diketahui dapat meningkatkan efek obat golongan calcium channel blocker. Selain itu, jus grapefruit juga dapat menurunkan penyerapan beta blocker, sehingga manfaat obat tersebut berkurang.

Menurut para ahli, jus grapefruit dan beberapa jenis jus jeruk dapat membuat beta blocker menjadi kurang efektif karena penyerapannya menurun.

2. Keju tua

Keju yang sudah lama matang (aged cheese) mengandung zat bernama tyramine. Zat ini bisa menyebabkan tekanan darah naik secara tiba-tiba jika dikonsumsi bersama obat antidepresan jenis MAOI (monoamine oxidase inhibitor).

MAOI bekerja dengan menghambat enzim yang memecah tyramine. Jika tyramine menumpuk di dalam tubuh, tekanan darah bisa melonjak secara mendadak. Namun, hal ini hanya berlaku bagi orang yang mengonsumsi MAOI, bukan semua pengguna obat tekanan darah.

Selain keju tua, makanan tinggi tyramine lainnya termasuk sayuran fermentasi (seperti asinan kubis), daging olahan (bacon, salami, ham), dan beberapa minuman beralkohol.

Para ahli menjelaskan bahwa keju tua tidak menjadi masalah bagi orang yang hanya mengonsumsi obat tekanan darah biasa, kecuali mereka juga memakai obat antidepresan jenis MAOI.

Baca Juga: 9 Rekomendasi Sayur Penurun Tekanan Darah Tinggi Alami yang Layak Dicoba

3. Makanan tinggi natrium

Mengurangi asupan natrium terbukti membantu menurunkan tekanan darah. American Heart Association merekomendasikan agar konsumsi natrium dibatasi hingga sekitar 1.500 miligram per hari.

Jika Anda mengonsumsi terlalu banyak garam, efek obat tekanan darah bisa berkurang. Garam membuat tubuh menahan lebih banyak cairan, sehingga volume darah meningkat dan tekanan darah pun naik.

Makanan tinggi natrium biasanya berasal dari makanan olahan seperti fast food, makanan beku, camilan asin, makanan kaleng, dan berbagai saus atau bumbu kemasan.

Para ahli menjelaskan bahwa konsumsi garam berlebihan dapat mengurangi efektivitas obat seperti diuretik dan beta blocker. Garam membuat ginjal menahan cairan lebih banyak, yang bisa meningkatkan tekanan darah. Disarankan juga untuk tidak mengonsumsi garam dalam jumlah besar sekaligus, tetapi menyebarkannya sepanjang hari.

4. Makanan tinggi kalium

Kalium sebenarnya penting bagi tubuh dan sering dianjurkan untuk penderita tekanan darah tinggi. Namun, beberapa jenis obat tekanan darah justru dapat meningkatkan kadar kalium dalam darah.

Obat seperti diuretik hemat kalium (misalnya spironolactone) dan ACE inhibitor (seperti lisinopril, enalapril, captopril) dapat menyebabkan kadar kalium menjadi terlalu tinggi. Jika ditambah dengan konsumsi makanan tinggi kalium seperti pisang, alpukat, jeruk, kentang, dan bayam, risiko kelebihan kalium (hiperkalemia) meningkat.

Kadar kalium yang terlalu tinggi dapat menyebabkan gangguan irama jantung dan berbahaya, terutama bagi penderita penyakit ginjal.

Namun, penting untuk tidak sembarangan mengurangi kalium tanpa berkonsultasi dengan dokter. Beberapa obat tekanan darah justru dapat menyebabkan kadar kalium menjadi terlalu rendah. Karena itu, konsultasi medis sangat penting untuk menyesuaikan pola makan dengan jenis obat yang digunakan.

Baca Juga: 5 Jenis Roti Paling Sehat yang Aman untuk Tekanan Darah

5. Licorice

Licorice adalah akar tanaman yang rasanya manis dan sering digunakan dalam permen maupun obat herbal. Meski alami, licorice dapat memengaruhi tekanan darah.

Licorice dapat membuat tubuh menahan lebih banyak natrium dan air, sekaligus meningkatkan kehilangan kalium. Hal ini dapat mengurangi efektivitas obat seperti diuretik dan ACE inhibitor.

Akibatnya, tekanan darah bisa meningkat dan bahkan memicu gangguan irama jantung. Dalam kasus yang berat, konsumsi licorice berlebihan dapat menyebabkan masalah jantung yang serius.

Nah, itulah daftar makanan yang harus dihindari ketika mengonsumsi obat tekanan darah. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.