MOMSMONEY.ID - Ini ciri uang palsu dengan cara sederhana tanpa alat khusus. Simak langkah cepat mengenali uang palsu agar terhindar dari kerugian yang besar.
Peredaran uang palsu masih jadi masalah serius yang bikin banyak orang rugi tanpa sempat menyadarinya. Ada yang baru sadar setelah uangnya ditolak saat transaksi berikutnya, ada juga yang panik karena khawatir terlibat persoalan hukum.
Tidak sedikit yang akhirnya menyesal karena kurang teliti di awal. Melansir dari OCBC, kehati-hatian saat menerima uang fisik jadi langkah penting supaya kita tidak ikut terjebak dalam peredaran uang palsu.
Satu detik lengah saat menerima uang bisa berubah jadi kerugian besar ujar pakar tersebut. Berikut cara yang bisa Anda lakukan segera.
Baca Juga: Strategi Keuangan Anti Boncos untuk Gen Z dan Cara Bangun Masa Depan Finansial
Kenapa penting memeriksa uang yang kamu terima?
Menerima uang palsu bukan cuma bikin dompet jebol tetapi juga berpotensi membawa masalah hukum jika tanpa sengaja menyebarkannya lagi.
Banyak orang masih menganggap proses cek uang itu ribet padahal kenyataannya bisa dilakukan super cepat hanya dengan panca indera.
Raba permukaan uang
Sentuhan pertama bisa langsung memberi petunjuk penting. Uang asli dicetak dengan teknik khusus yang membuat beberapa bagian terasa timbul dan agak kasar. Biasanya terasa jelas di area angka nominal gambar pahlawan dan tulisan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kalau permukaan terasa terlalu halus, rata dan tidak ada tekstur timbul patut curiga uang tersebut tidak asli.
Lihat watermark dan gambar tersembunyi
Coba terawang uang ke arah cahaya. Pada uang asli akan muncul wajah pahlawan atau pola tertentu dengan garis tegas dan detail jelas. Di samping itu ada electrotype berupa angka kecil yang terlihat menyatu dengan kertas.
Sedangkan pada uang palsu watermark biasanya terlihat blur atau seperti ditempel dari luar tanpa integrasi sempurna.
Periksa benang pengaman
Benang pengaman yang asli tertanam di dalam kertas dan tampak utuh jika diterawang dari ujung ke ujung. Beberapa pecahan juga punya efek perubahan warna saat digerakkan.
Kalau benang terlihat seperti garis tipis yang hanya dicetak di permukaan dan terasa datar saat disentuh, besar kemungkinan itu tiruan.
Cek tinta OVI yang berubah warna
Optical Variable Ink OVI adalah tinta khusus yang warnanya bisa berubah saat uang dimiringkan, misalnya dari hijau ke biru. Teknologi ini sulit ditiru sehingga pada uang palsu warna akan tetap sama meski dilihat dari sudut mana pun.
Baca Juga: Beberapa Cara Bijak Ambil Dana Pensiun saat Lagi Mendesak, agar Masa Depan Cerah
Gunakan cahaya untuk melihat rectoverso
Rectoverso adalah gambar dari sisi depan dan belakang yang akan menyatu membentuk pola utuh bila diterawang. Kalau tidak pas bergeser atau tampak ganda itu tanda kuat bahwa uang tersebut tidak asli.
Tetap waspada saat transaksi tunai
Walaupun sudah tahu cara mengeceknya jangan terburu buru saat menerima uang terutama dalam kondisi ramai atau transaksi cepat. Situasi seperti pasar tradisional jual beli samping jalan atau pembayaran langsung adalah momen paling rawan.
Transaksi digital bisa jadi pilihan yang lebih aman karena menghilangkan risiko peredaran uang palsu dan mempermudah pengelolaan keuangan harian.
Mengecek uang palsu ternyata tidak serumit yang dibayangkan. Hanya perlu teliti sedikit dan menggunakan panca indera kita bisa menghindari kerugian besar.
Semakin banyak orang peduli semakin kecil ruang pelaku untuk mengedarkan uang palsu di masyarakat.
Selanjutnya: 7 Prompt Gemini AI untuk Edit Momen Honeymoon Impian di Asia Tenggara
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News