M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Cara Membantu Anak Remaja Menyeimbangkan Emosinya

Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Anak remaja identik dengan perubahan suasana hati dan emosi yang kuat. Hal tersebut dapat terjadi karena beberapa alasan yang berbeda.

Pertama, anak remaja menavigasi jalan yang sulit dari masa kanak-kanak hingga dewasa. Kedua, lonjakan hormon umum terjadi pada anak remaja baik laki-laki maupun perempuan yang sedang mengalami pubertas.

Selain kerap diwarnai dengan perubahan suasana hati dan emosi yang kuat, frustasi pun rentan menyerang anak remaja akibat kurangnya kemampuan mereka dalam berbagai hal seperti mengelola keuangan, hidup sendiri, dan membuat aturan sendiri. Keadaan ini dapat diperparah dengan adanya drama dalam dunia pertemanan anak remaja.

Baca Juga: Orang Tua Harus Tahu, Ini Dia 5 Cara Mencegah Stunting pada Anak

Dengan segala lika-liku yang ada di dalam kehidupan anak remaja, para orang tua sangat dianjurkan untuk membantu anak remajanya belajar menyeimbangkan emosi. Patut Anda simak, berikut 5 cara sederhana untuk membantu anak remaja menyeimbangkan emosinya dengan baik, dilansir dari Paradigm Treatment.

1. Bantu anak untuk tidur dengan cukup

Sebagian besar anak remaja biasanya kurang tidur. Padahal, kurang tidur dapat menyebabkan mereka kesulitan dalam mengendalikan emosinya.

Jika kondisi kurang tidur pada anak remaja sudah mencapai tahap kronis sementara mereka harus bangun pagi-pagi untuk sekolah, itu akan berdampak besar tidak hanya bagi fisik melainkan juga emosi mereka.

Apabila Anda ingin anak remaja mampu menyeimbangkan emosinya dengan baik, doronglah mereka untuk tidur selama 9 jam per malam. Untuk mewujudkannya, arahkan anak untuk tidur lebih awal dari biasanya supaya mereka bisa memenuhi kebutuhan tidur 9 jam per malam.

2. Dorong anak untuk makan makanan sehat

Makanan tinggi karbohidrat, gula, atau lemak rentan mendatangkan grogi, lelah, dan lamban. Pada saat yang sama, tidak cukup makan bisa menimbulkan rasa lapar. Adapun kedua kesalahan nutrisi ini dapat menyebabkan emosi anak remaja meluap-luap.

Guna mencegah ledakan emosi yang tidak terkendali, mintalah anak remaja untuk memerhatikan dengan baik apa yang mereka makan dan mencoba meminimalkan konsumsi junk food.

Dorong anak Anda untuk memaksimalkan makanan seperti buah-buahan, sayuran, protein, susu tanpa lemak, dan biji-bijian. Jika perlu, bawakan mereka bekal yang sehat untuk mencegah anak makan atau jajan sembarangan di sekolah.

3. Arahkan anak untuk rutin berolahraga

Olahraga sangat bagus untuk kesehatan jantung dan paru-paru. Selain itu, kebiasaan yang sehat ini juga bisa menurunkan risiko kanker, diabetes, dan masalah kesehatan serius lainnya.

Di sisi lain, olahraga secara teratur juga bagus untuk menunjang kesehatan mental yang baik. Rutin berolahraga berpotensi mencegah stres, kecemasan, dan depresi yang merupakan penyebab dari perubahan suasana hati yang parah, lekas marah, sedih, dan masalah emosional lainnya.

Jadi, arahkan anak remaja Anda untuk rutin berolahraga setiap hari guna membantu mereka menyeimbangkan emosinya. Pilihan olahraga yang bagus untuk membantu anak menyeimbangkan atau mengendalikan emosinya di antaranya berjalan kaki selama 30 menit setiap hari. Jika anak remaja kurang termotivasi untuk mulai berolahraga, alangkah baiknya Anda tidak hanya meminta mereka untuk berolahraga melainkan Anda juga turut serta untuk berolahraga bersama mereka.

4. Ajarkan teknik relaksasi kepada anak

Teknik relaksasi dapat membantu anak remaja Anda untuk menjadi tenang sekaligus mengendalikan emosinya dengan baik. Kendati teknik relaksasi yang diajarkan sekadar bernapas dalam-dalam sembari menghitung sampai 10, namun teknik ini tetap menjadi metode yang bagus untuk menurunkan tekanan darah dan detak jantung.

Saat mempraktikkan teknik relaksasi, perubahan pada fisik akan memberi tahu otak anak untuk menenangkan diri yang pada gilirannya akan sekaligus menenangkan emosi mereka. Teknik relaksasi lainnya yang tidak kalah bagus untuk diajarkan kepada anak remaja Anda adalah grounding, meditasi, dan yoga.

5. Dorong anak untuk membuat jurnal

Menuliskan kekhawatiran, kekecewaan, dan bahkan peristiwa bahagia dapat membantu anak remaja menyalurkan perasaannya yang kuat menjadi sesuatu yang produktif. Saat anak menuliskan perasaan marah atau kesedihan mereka ke dalam sebuah jurnal khusus, mereka mungkin akan merasa lebih baik setelahnya.

Selain jurnal emosi, Anda juga bisa mengajarkan anak remaja untuk membuat jurnal rasa syukur. Ini bisa berupa daftar atau paragraf deskriptif tentang hal-hal yang membuat mereka bersyukur. Melalui jurnal rasa syukur, anak remaja akan terbantu untuk tetap bertahan dalam kerangka berpikir yang lebih positif.

Nah, Moms, itulah 5 cara sederhana untuk membantu anak remaja menyeimbangkan emosinya dengan baik. Jika membutuhkan bantuan eksternal, jangan ragu untuk mengubungi konselor atau dokter yang berkaitan guna mendapatkan tips terbaik untuk membantu anak remaja Anda menjalani masa transisi dari masa kanak-kanak menuju ke masa dewasa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Kebiasaan Sederhana agar Tubuh Berenergi Selain Menjaga Pola Makan

Ternyata ada beberapa kebiasaan sederhana agar tubuh berenergi selain menjaga pola makan, lho. Yuk, cari tahu di sini!  

Ramalan Keuangan dan Karier Zodiak Besok Rabu 8 April 2026, Scorpio Lebih Unggul

Simak ramalan 12 zodiak besok Rabu 8 April 2026, cek segera peruntungan keuangan dan karier kamu besok ini.​  

Yuk Bergerak, AIA Vitality Women's 10K 2026 Digelar di Taman Mini Indonesia Indah

AIA Vitality Women’s 10K 2026 kembali hadir. Tahun ini peserta diajak lari di Taman Mini Indonesia Indah​   

4 Rekomendasi Minuman Tinggi Protein Alami yang Bagus untuk Kesehatan

Intip beberapa rekomendasi minuman tinggi protein alami yang bagus untuk kesehatan berikut ini, yuk!​  

MR.DIY Kembali Gelar Lomba Art 2026, Ini Syarat Ikutnya

​MR.DIY kembali membuka lomba seni 2026 untuk masyarakat Indonesia. Pendaftaran dibuka hingga akhir Juni, simak syarat ikutnya.

Awas Penyakit Pasca-Lebaran, Ini Tips Menjaganya

​Allianz mencatat hipertensi hingga gangguan pencernaan meningkat usai Lebaran. Perubahan pola makan jadi pemicu, ini tips menjaga kesehatan.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (8/3), Status Provinsi Ini Siaga Hujan Sangat Lebat

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Rabu 8 April 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.

Hujan Sangat Lebat di Sini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (8/4) Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca besok Rabu (8/4) di Jabodetabek dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di wilayah berikut ini.

Marshall Hadirkan Monitor III ANC Cream, Ini Spesifikasi dan Harganya

​Marshall menghadirkan Monitor III ANC Cream di Indonesia dengan fitur ANC, desain klasik, dan daya tahan baterai hingga 100 jam.

Serial Luka, Makan, Cinta Tayang di Netflix Ceritakan Perjalanan Koki Ambisius

Mawar Eva de Jongh dan Sha Ine Febriyanti selami hubungan ibu-anak di serial orisinal di Netflix berjudul Luka, Makan, Cinta.