M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

5 Bahan Alami yang Bisa Dijadikan Pestisida Tanaman di Rumah

5 Bahan Alami yang Bisa Dijadikan Pestisida Tanaman di Rumah
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Kini menciptakan pertanian organik dalam skala rumah tangga semakin mudah dilakukan. Meski hasilnya tidak sebaik pertanian di luar sana, setidaknya Anda telah mengurangi dampak buruk bagi lingkungan sekitar karena aman digunakan dalam jangka panjang.

Selain itu, bila Anda merawat tanaman konsumsi ini jauh lebih sehat. Pertanian organik artinya menggunakan bahan-bahan alami dalam perawatan tanaman. Mulai dari pupuk hingga pestisida.

Pestisida dari bahan alami dapat disebut sebagai pestisida nabati, yakni sebuah pestisida berbahan alam yang berasal dari tanaman dan mengandung racun bagi organisme pengganggu tanaman (OPT), yakni penyakit jamur dan hama serangga.

Baca Juga: 8 Bahan Media Tanam Anorganik Ini Bisa Membantu Menyuburkan Tanaman

Pestisida nabati ini bisa Anda buat sendiri dengan bahan-bahan yang ada di sekitar rumah. Dilansir dari kalsel.litbang.go.id, berikut beberapa bahan alami pengganti pestisida yang ramah lingkungan:

Bawang Putih

Bawang putih mengandung flavoniod, yakni senyawa yang memiliki aktivitas antijamur. Flavonoid yang berada di dalam sel jamur akan mengendapkan protein yang dapat menyebabkan kematian pada sel jamur.

Cara membuatnya, campurkan bawang putih dengan minyak sayur. Biarkan selama 24 jam. Kemudian tambahkan air dan sabun deterjen, aduk hingga rata. Simpanlah di dalam botol paling lama 3 hari.

Sebelum digunakan, campurkan larutan dengan air dengan perbandingan 50 ml larutan ditambah 950 ml air. Semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang OPT pada pagi hari.

Lengkuas

Rimpang lengkuas mengandung 1% minyak essensial yang terdiri dari metil-sinamat 48%, sineol 20-30%, eugenol, kamfer 1%, flavonoid, dan senyawa lainnya. Senyawa dalam lengkuas dapat mematikan ulat grayak kedelai.

Cara membuatnya lengkuas ditumbuk atau diparut, kemudian diperas dan diambil sarinya. Setelah itu, campurkan dengan air secukupnya. Penggunaannya cukup disemprotkan pada area tanaman yang terserang.

Daun Pepaya

Daun pepaya mengandung bahan aktif papain yang cukup efektif untuk mengendalikan ulat dan hama penghisap tanaman. Selain ulat, pestisida dari daun pepaya juga dapat mencegah hama seperti rayap, aphis, dan serangga lainnya.

Cara membuatnya, daun pepaya dipotong-potong, kemudian direndam dalam 10 liter air. Tambahkan 30 gram deterjen, lalu diamkan selama 24 jam. Sebelum digunakan saring ampas dan semprotkan pada seluruh bagian tanaman.

Baca Juga: 7 Tanaman Sayur yang Tumbuh Subur Selama Musim Hujan

Daun Sirsak

Selain daun pepaya, daun sirsak juga dapat menjadi pestisida alami. Daun sirsak dapat mengatasi hama kutu daun dan juga thrips.

Cara membuatnya, remas atau tumbuk 50-100 daun sirsak, lalu tambahkan 1,5 liter air. Rebus daun hingga air tersisa 1 liter. Lalu, campurkan 15 gram deterjen dan aduk rata. Penggunaan larutan ini untuk satu liter larutan ditambahkan dengan 10-15 liter air. Penyemprotan dapat dilakukan dua kali dalam seminggu. Ekstrak daun sirsak dapat disimpan selama 12 bulan.

Garam

Garam ternyata juga efektif untuk dijadikan sebagai pestida alami. Garam dapat mengatasi hama tungau laba-laba dan ulat kubis.

Cara membuatnya, campurkan 2 sendok makan garam ke dalam 1 galon air hangat. Aduk hingga larut dan biarkan dingin hingga suhu kamar. Anda dapat menggunakan alat penyemprot untuk mengaplikasikannya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Bakmi GM x DBS: Rayakan Anniversary ke-67, Makan Berdua Cuma Rp 67.000

Bakmi GM rayakan ulang tahun ke-67 dengan diskon spesial. Dapatkan paket makan berdua hanya Rp 67.000. Cek syarat kartu DBS sekarang!

IHSG Berpeluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Rabu (11/2)

IHSG berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (11/2/2026).​ Cek rekomendasi saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas​ untuk hari ini.

IHSG Lanjut Menguat, Dibuka Naik 0,6% pada Rabu Pagi (11/2)

Pada perdagangan Rabu, 11 Februari 2026, pukul 9:10 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,68% ke level 8.186,79. 

8 Film Horor Romantis Siap Bikin Baper dan Merinding Barengan Malam Ini

Dari Frankenstein hingga zombie jatuh cinta, genre horor romantis ini siap menghantui. Pilih tontonan favoritmu sekarang!

Rekomendasi Film Romcom Terbaru, Dijamin Bikin Baper dan Terhibur

Cari tontonan ringan yang bikin senyum-senyum sendiri? Enam film romantis komedi terbaru ini punya cerita manis dan menghibur.

Promo Tiket DAMRI Ramadhan 2026: Hemat ke Kampung Halaman Mulai Rp 124 Ribuan

Ingin mudik awal Ramadhan tanpa boros? DAMRI tawarkan promo spesial rute AKAP mulai Rp124.000-an saja. Amankan tiket Anda sebelum 9 Maret 2026!

8 Film Komedi Dewasa Ini Penuh Adegan Berani dan Panas, Wajib Tonton Semua

Siap-siap terkejut! 8 film komedi dewasa ini menyajikan plot unik dan adegan yang berani, dijamin bikin penasaran.

Single's Inferno 5 Baru Tamat, 7 Acara Kencan Netflix Ini Siap Bikin Candu

Baru tamat Single's Inferno 5? Jangan lewatkan 7 reality show kencan Netflix yang dijamin bikin Anda tidak kesepian.

Merosot! Cek Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Rabu 11 Februari 2026

Harga emas Antam hari ini ukuran 1 gram dibanderol Rp 2.947.000 Rabu (11/2/2026), turun Rp 7.000 dibanding harga Selasa (10/2/2026).

Rekomendasi Bedak Tahan Lama Terbaik Wajib Coba: Wajah Bebas Kilap Seharian!

Bedak tahan lama tak hanya kunci riasan, tapi juga kontrol minyak. Temukan rekomendasi bedak yang awet hingga 12 jam, cocok buat semua kulit!