M O M S M O N E Y I D
Santai

4 Tips Cara Merawat Hair Extension Biar Rambut Tak Cepat Rusak

Reporter: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Agar tidak mudah lepas, simak tips cara merawat rambut extension berikut ini.

Dengan kemajuan teknologi masa kini, memperoleh tampilan rambut panjang bisa dilakukan dengan mudah melalui hair extension.

Hair extension sendiri merupakan sebuah treatment untuk menambah panjang rambut yang dilakukan dengan beberapa tipe dan cara.

Memiliki rambut sambungan dengan metode ini juga perlu mendapatkan perlakuan ekstra. Berikut ini adalah beberapa tips untuk merawat rambut sambungan atau hair extension.

Baca Juga: Mudah dan Ringkas, Ini 4 Tips Perawatan Wajah Buat Pria

Ganti rambut pasangan secara rutin

Rambut yang digunakan pada hair extension tidak dapat digunakan selamanya. Ada kalanya perlu untuk mengganti rambut pasangan dalam dua hingga tiga bulan setelah dilakukan hair extension.

Pergantian rambut pasangan tersebut dapat disesuaikan dengan seberapa cepatnya rambut asli bertumbuh. Selain itu tampilan rambut pasangan pada hair extension juga bisa berbeda dari tampilan pertama, sehingga ada baiknya untuk diganti dan disesuaikan kembali.

Keramas rutin

Setelah selesai melakukan treatment hair extension, sebaiknya keramas dan cucilah rambut secara rutin. Hindari mencuci rambut terlalu sering karena akan membuat rambut pasangan menjadi mudah rontok.

Laman Pop Sugar menyarankan agar sebaiknya keramas dua kali seminggu dan bantu dengan meningkatkan kelembaban rambut. Hal tersebut disebabkan karena rambut pasangan tidak mendapatkan minyak alami dari kulit kepala.

Sehingga lebih penting untuk memperhatikan kelembapan rambut pasangan tersebut.

Baca Juga: Apa Itu Reverse Hair Washing? Coba Jika Ingin Rambut Jadi Lembut

Hindari menggunakan terlalu banyak produk

Semakin banyak produk perawatan rambut yang digunakan tidak bisa menjamin kondisi rambut pasangan bisa menjadi lebih baik juga. Rambut pasangan memiliki tekstur berbeda dengan rambut alami.

Maka dari itu, laman Allure menjelaskan agar tidak terlalu banyak menggunakan produk perawatan rambut jika tidak dilakukan dengan tepat. Terutama produk styling rambut yang banyak mengandung bahan kimia yang bisa merusak rambut pasangan.

Rawat dengan lembut

Rambut pasangan yang digunakan pada hair extension bisa menjadi mudah rontok dan rusak jika tidak dirawat dengan lembut.

Menggunakan peralatan lembut seperti sisir kayu dan menggunakan sarung bantal sutra bisa menjadi cara untuk merawat hair extension. Selain itu kurangi penggunaan bahan kimia keras dan panas agar rambut pasangan bisa lebih awet.

Itulah tadi beberapa tips dan cara mudah merawat rambut sambungan atau hair extension bagi para perempuan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prediksi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Duel Sengit Dua Tim Serang

Minggu, 21 Juni 2026, dini hari WIB. Pertandingan krusial Belanda vs Swedia akan sajikan duel taktik dan kualitas pemain. Jangan sapai terlewat.

Prediksi Jerman vs Pantai Gading (21/6): Perebutan Puncak Grup E

Pantai Gading punya kecepatan, Jerman punya lini serang mematikan. Siapa yang akan menang di Toronto Stadium? Cek prediksinya!  

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!               

6 Daftar Makanan yang Perlu Dibatasi Setelah Usia 50 Tahun agar Tetap Sehat

Yuk, cek daftar makanan yang perlu dibatasi setelah usia 50 tahun agar tetap sehat berikut ini! Apa sajakah itu?  

Anak Paling Rentan DBD, IDAI Dorong Vaksinasi Dini sebagai Perlindungan Komprehensif

IDAI dorong vaksinasi dini DBD pada anak karena kelompok usia 5–14 tahun catat kematian tertinggi di Indonesia