MOMSMONEY.ID - Vitamin D memegang peranan yang sangat vital dalam menjaga kesehatan tubuh wanita secara menyeluruh mulai dari kepadatan tulang, regulasi hormon, hingga sistem kekebalan tubuh.
Sayangnya, akibat gaya hidup modern yang mengharuskan untuk lebih banyak berada di dalam ruangan, tidak sedikit wanita mengalami defisiensi atau kekurangan vitamin D tanpa menyadarinya.
Kekurangan vitamin D pada wanita sering kali menunjukkan gejala yang terselubung namun berdampak signifikan pada stamina, metabolisme, hingga kesehatan mental.
Baca Juga: Desain Rumah 7 x 10 Meter dengan Courtyard, Solusi Hunian Tropis yang Lega
Melansir Harvard T.H. Chan School of Public Health, Cleveland Clinic, dan Endocrine Society, berikut adalah 4 tanda kekurangan vitamin D pada wanita yang wajib Anda kenali dan waspadai sejak dini.
1. Nyeri Tulang dan Sendi
Salah satu fungsi utama vitamin D adalah membantu usus menyerap kalsium secara optimal demi menjaga kekuatan struktur tulang dan gigi.
Ketika tubuh wanita kekurangan vitamin D, penyerapan kalsium menjadi terganggu sehingga tubuh terpaksa mengambil cadangan kalsium dari tulang. Hal ini menyebabkan rasa nyeri tumpul pada tulang belakang, pinggul, dan persendian, serta rasa pegal atau lemah pada otot.
Jika dibiarkan dalam jangka panjang, kondisi ini meningkatkan risiko pengeroposan tulang dini atau osteoporosis yang sangat rentan dialami wanita, terutama saat memasuki masa menopause.
2. Rambut Rontok Parah dan Sulit Tumbuh Kembali
Kerontokan rambut pada wanita tidak hanya dipicu oleh stres atau ketidakcocokan produk perawatan rambut, tetapi juga bisa menjadi sinyal utama defisiensi nutrisi.
Vitamin D berperan aktif dalam merangsang folikel rambut baru dan menstimulasi siklus pertumbuhan rambut yang sehat. Ketika kadar vitamin D dalam darah sangat rendah, folikel rambut menjadi tidak aktif. Akibatnya, rambut menjadi jauh lebih tipis, mudah patah, dan mengalami kerontokan hebat.
Bahkan, riset medis mengaitkan tingkat vitamin D yang sangat rendah dengan kondisi alopecia areata. Ini adalah penyakit autoimun yang menyebabkan kerontokan rambut parah hingga kebotakan berpola.
Baca Juga: Cara Atur Keuangan Saat Punya Cicilan Motor atau Mobil biar Gaji Tak Cepat Habis
3. Mudah Lelah dan Sering Mood Swing
Rasa lelah kronis dan ketidakstabilan emosi sering kali dianggap sebagai dampak kesibukan harian biasa, padahal kondisi ini bisa jadi disebabkan oleh kurangnya asupan vitamin D.
Vitamin D memiliki reseptor di area otak yang memproduksi hormon serotonin, yaitu zat kimia otak yang bertanggung jawab mengatur suasana hati dan rasa bahagia. Rendahnya kadar vitamin D dapat mengganggu produksi serotonin, memicu rasa cemas, depresi musiman, hingga kelelahan ekstrem meskipun Anda sudah cukup tidur.
Pada wanita, kondisi ini sering kali memperparah gejala Premenstrual Syndrome (PMS) atau gangguan kecemasan.
4. Sering Sakit dan Masa Pemulihan Luka Lambat
Vitamin D berinteraksi langsung dengan sel-sel yang bertugas melawan infeksi di dalam sistem kekebalan tubuh.
Jika Anda merasa sering tertular flu, batuk, demam, atau infeksi saluran pernapasan, itu bisa menjadi petunjuk bahwa daya tahan tubuh Anda sedang menurun akibat defisiensi vitamin D.
Selain itu, vitamin D juga mengontrol pembentukan jaringan baru dan meredakan peradangan dalam proses penyembuhan jaringan kulit. Kekurangan mikro-nutrisi ini akan membuat proses penyembuhan luka bekas jerawat, luka gores, atau sayatan menjadi jauh lebih lambat dari biasanya.
Itulah 4 tanda kekurangan vitamin D pada wanita. Mengenali berbagai gejala kekurangan vitamin D sejak dini merupakan langkah awal yang sangat penting untuk mencegah gangguan kesehatan yang lebih serius di kemudian hari.
Jika Anda merasakan tanda-tanda di atas, Anda dapat mencukupi kebutuhan vitamin D harian dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi secara rutin, mengonsumsi makanan kaya vitamin D, atau melakukan konsultasi medis untuk mendapatkan suplemen yang tepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News