M O M S M O N E Y I D
Bugar

4 Tanda Kekurangan Konsumsi Serat pada Tubuh, Cek di Sini yuk!

4 Tanda Kekurangan Konsumsi Serat pada Tubuh, Cek di Sini yuk!
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa tanda kekurangan konsumsi serat pada tubuh. Apa sajakah itu? Mari intip di sini!

Serat sering dianggap sepele karena tidak memberikan energi seperti karbohidrat atau protein. Padahal, perannya sangat besar dalam menjaga keseimbangan fungsi tubuh, terutama sistem pencernaan.

Pola makan modern yang minim sayur, buah, dan biji-bijian membuat asupan serat harian sering kali jauh dari kebutuhan ideal. Akibatnya, tubuh mulai menunjukkan tanda-tanda tertentu yang kerap tidak disadari.

Kekurangan serat tidak selalu langsung terasa parah. Gejalanya muncul perlahan dan sering dianggap masalah ringan. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berdampak pada kesehatan jangka panjang.

Baca Juga: 13 Rekomendasi Makanan Tinggi Serat untuk Mencukupi Kebutuhan Serat Harian

Melansir dari laman Verywell Health, berikut ini beberapa tanda kekurangan konsumsi serat pada tubuh:

1. Sering Mengalami Sembelit

Serat terbagi menjadi dua jenis, yaitu serat larut dan serat tidak larut. Keduanya penting untuk pencernaan, tetapi serat tidak larut berperan besar dalam melancarkan buang air besar dan mencegah sembelit. Serat ini bisa ditemukan pada biji-bijian utuh, dedak gandum, dan sayuran.

Jika asupan serat kurang, sembelit bisa muncul sesekali. Saat ingin meningkatkan konsumsi serat, sebaiknya dilakukan secara bertahap agar pencernaan tidak kaget dan menimbulkan keluhan lain. Selain itu, pastikan juga minum air yang cukup karena cairan membantu serat bekerja lebih efektif dalam melancarkan pencernaan.

2. Pola Makan Didominasi Makanan Olahan

Sebagian besar pola makan modern dipenuhi oleh makanan olahan, padahal jenis makanan ini umumnya rendah serat. Buah dan sayuran utuh justru menjadi pilihan yang lebih baik karena mudah dikonsumsi dan kaya serat.

Serat pada buah dan sayur paling banyak terdapat di bagian kulitnya. Sayangnya, bagian ini sering hilang saat makanan diproses. Contohnya, kentang panggang dengan kulit mengandung serat lebih tinggi dibandingkan keripik kentang. Begitu juga apel utuh yang jauh lebih kaya serat dibandingkan saus apel kemasan.

Baca Juga: 8 Makanan yang Mengandung Banyak Serat untuk Stabilkan Gula Darah

3. Kadar Gula Darah dan Kolesterol Tinggi

Serat memiliki peran penting dalam membantu mengontrol gula darah dan menurunkan risiko diabetes. Makanan tinggi serat dicerna lebih lambat, sehingga gula tidak langsung masuk ke aliran darah dalam jumlah besar. Hal ini membantu mencegah lonjakan gula darah setelah makan.

Serat larut yang terdapat dalam kacang-kacangan, polong-polongan, serta beberapa jenis buah dan sayur juga membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL. Serat ini bekerja dengan cara mengikat kolesterol di saluran pencernaan dan membuangnya sebelum diserap oleh tubuh.

4. Mudah Kembung Saat Makan Makanan Berserat

Orang yang jarang mengonsumsi serat biasanya akan merasa kembung, bergas, atau mengalami kram perut saat mulai makan makanan berserat tinggi. Ini terjadi karena sistem pencernaan belum terbiasa mengolah serat dalam jumlah cukup.

Agar lebih nyaman, tambahkan serat secara perlahan, misalnya sekitar 5 g per hari, hingga mencapai kebutuhan harian. Seiring waktu, tubuh akan beradaptasi dan keluhan pencernaan tersebut biasanya akan berkurang atau hilang dengan sendirinya.

Baca Juga: 7 Pilihan Buah Tinggi Serat ​untuk Pasien Asam Urat

Itulah beberapa tanda kekurangan konsumsi serat pada tubuh. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Makanan yang Lebih Sehat Dimakan Mentah daripada Dimasak

Tahukah bahwa ada beberapa makanan yang lebih sehat dimakan mentah daripada dimasak, lho. Apa sajakah itu?  

6 Mitos tentang Karbohidrat yang Tidak Perlu Dipercaya

Ini dia beberapa mitos tentang karbohidrat yang tidak perlu dipercaya. Apa sajakah itu?             

5 Rekomendasi Minyak Paling Sehat untuk Saus Salad Anda

Yuk, coba beberapa rekomendasi minyak paling sehat untuk saus salad Anda. Ada apa saja?                  

Ruangan Sempit Terasa Sesak? Coba 6 Trik Cat Ini biar Rumah Tampak Lebih Luas

Trik pengecatan sederhana ini bisa membuat ruangan kecil terlihat lebih luas, nyaman, dan estetik tanpa renovasi besar.  

Ini Hal yang Disesali Pemilik Rumah saat Beli Meja Dapur Quartz Sebelum Renovasi

Sebelum memilih meja dapur quartz, yuk pahami dahulu kelebihan, kekurangan, dan pengalaman nyata pasca renovasi.​

Rumah Ramah ADHD Dewasa Makin Dicari, Ini Ide Desain yang Direkomendasikan

Berikut ini inspirasi rumah ramah ADHD yang bantu aktivitas lebih teratur, fokus meningkat, dan rutinitas harian terasa ringan.​

7 Efek Samping Serius Konsumsi Minuman Energi secara Rutin

Ada beberapa efek samping serius konsumsi minuman energi secara rutin, lho. Yuk, intip pembahasan lengkapnya di sini!  

3 Cara Magnesium Menjaga Kesehatan Jantung Anda

Begini cara magnesium menjaga kesehatan jantung Anda. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di sini!       

10 Rekomendasi Kacang Tinggi Serat untuk Dikonsumsi

 Intip beberapa rekomendasi kacang tinggi serat untuk dikonsumsi berikut ini, yuk! Ada apa saja?           

7 Makanan yang Bisa Berinteraksi dengan Obat, Jangan Dikonsumsi Bersamaan!

Ini dia beberapa makanan yang bisa berinteraksi dengan obat yang Anda konsumsi. Cek daftarnya di sini, yuk!