MOMSMONEY.ID - Pada periode libur panjang Imlek 2026 berlangsung sejak 13 sampai 17 Februari 2026, PT Kereta Api Indonesia atay KAI melayani 1.024.881 pelanggan dari total 825.075 tempat duduk yang disediakan.
Dengan jumlah tersebut, secara kumulatif, tingkat okupansi mencapai 124,2% di berbagai relasi perjalanan jarak jauh dan menengah. Rata-rata tingkat okupansi harian selama lima hari libur panjang berada di atas 100%.
Kondisi ini dipengaruhi pola perjalanan dinamis, yaitu pelanggan yang naik dan turun di stasiun antara sebelum mencapai tujuan akhir, sehingga satu tempat duduk dapat dimanfaatkan lebih dari satu pelanggan dalam satu rangkaian perjalanan.
“KAI menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi selama libur panjang Imlek,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis, Rabu (18/2).
Baca Juga: Libur Imlek 2026: Jutaan Tiket KAI Ludes, Okupansi Pecah Rekor
Selama periode libur panjang tersebut, KAI juga menghadirkan nuansa khas Imlek di sejumlah stasiun melalui ornamen dekoratif bertema Tahun Baru Imlek, seperti lampion dan dekorasi bernuansa merah, serta penampilan barongsai di beberapa titik layanan.
Kehadiran elemen budaya tersebut menambah semarak suasana perjalanan dan memberikan pengalaman yang lebih hangat bagi pelanggan.
Adapun, rincian pelanggan per tanggal keberangkatan selama periode libur panjang Imlek 2026:
- 13 Februari: 202.105 pelanggan dari 164.196 kapasitas
- 14 Februari: 216.863 pelanggan dari 163.974 kapasitas
- 15 Februari: 203.821 pelanggan dari 165.392 kapasitas
- 16 Februari: 190.373 pelanggan dari 166.104 kapasitas
- 17 Februari: 211.719 pelanggan dari 165.409 kapasitas
Baca Juga: Mudik Gratis Lebaran 2026: KAI Beri 480 Tiket Gratis, Cek Rute & Jadwal
Tingginya mobilitas masyarakat juga tercermin dari sepuluh relasi favorit selama periode tersebut.
- Yogyakarta–Gambir 12.883 pelanggan
- Gambir–Yogyakarta 11.345 pelanggan.
- Gambir–Semarang Tawang 9.832 pelanggan
- Semarang Tawang–Gambir 9.196 pelanggan
- Gambir–Bandung 8.067 pelanggan
- Bandung–Gambir 8.004 pelanggan
- Yogyakarta–Surabaya Gubeng 7.710 pelanggan
- Lempuyangan–Pasarsenen 7.404 pelanggan
- Surabaya Gubeng–Yogyakarta 6.921 pelanggan
- Pasarsenen–Lempuyangan 6.472 pelanggan
Selanjutnya: Utang Luar Negeri Indonesia Meningkat pada Kuartal IV 2025, Ini Faktor Pendorongnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News