M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Penyakit yang Bisa Diobati dengan Cuka Apel Secara Alami

4 Penyakit yang Bisa Diobati dengan Cuka Apel Secara Alami
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Punya banyak manfaat, ada 4 penyakit yang bisa diobati dengan cuka apel secara alami. Cari tahu informasinya di sini.

Cuka apel, cairan fermentasi yang terbuat dari buah apel, sering digunakan dalam makanan seperti saus salad.

Di sisi lain, cuka apel kerap diandalkan untuk banyak pengobatan rumahan, seperti mengobati infeksi dan sakit maag. Manfaat kesehatan ini cukup beralasan, sebagian berkat sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang terkandung dalam cuka apel.

Baca Juga: 4 Manfaat Minum Cuka Apel Sebelum Tidur, Bagus untuk Gula Darah

Penelitian menunjukkan bahwa cuka apel juga dapat membantu meringankan gejala kondisi kesehatan atau penyakit tertentu, lho.

Melansir laman Health, ada 4 penyakit yang bisa diobati dengan cuka apel secara alami. Apa saja? Berikut daftarnya.

1. Diabetes

Penyakit yang bisa diobati dengan cuka apel pertama adalah diabetes.

Cuka apel dapat menurunkan kadar gula darah dengan memperlambat pengosongan lambung (laju pengosongan lambung). Serta, mencegah tubuh memecah karbohidrat dan mengubahnya menjadi gula.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi cuka apel memiliki kadar glukosa darah puasa (kadar glukosa setelah tidak makan) dan hemoglobin A1c (HbA1c) yang lebih rendah. Adapun kedua penanda ini dapat membantu mendiagnosis diabetes.

Sebuah studi serupa, yang difokuskan pada orang dewasa dengan diabetes tipe 2, menemukan bahwa konsumsi harian 2 sendok makan (30 mililiter) cuka apel efektif dalam menurunkan glukosa darah puasa dan HbA1c.

2. Hipertensi

Penyakit yang bisa diobati dengan cuka apel kedua adalah hipertensi.

Sebuah studi terhadap orang dewasa dengan diabetes tipe 2 menemukan bahwa cuka apel dapat menurunkan tekanan darah sistolik setelah 8 minggu.

Partisipan yang mengonsumsi cuka apel juga mengalami penurunan berat badan dan ukuran tubuh, yang mungkin menjelaskan perubahan tekanan darah sistolik.

Baca Juga: Ini Dia 5 Zodiak yang Gampang Bosan lo, Ada Aries!

3. Eksim

Penyakit yang bisa diobati dengan cuka apel ketiga adalah eksim.

Cuka apel dapat membantu mengatasi kondisi seperti dermatitis atopik (eksim), yang menyebabkan kulit gatal, bersisik, dan kemerahan. Ini karena cuka apel mampu menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus, bakteri kulit umum yang dapat memicu kambuhnya eksim.

Namun, penelitian menemukan bahwa cuka apel tampaknya tidak memperbaiki skin barrier dan bahkan dapat menyebabkan iritasi kulit pada beberapa pasien.

4. Kolesterol tinggi

Penyakit yang bisa diobati dengan cuka apel keempat adalah kolesterol tinggi.

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi cuka apel selama 12 minggu mampu meningkatkan HDL (kolesterol baik), menurunkan kadar trigliserida, dan tidak memiliki efek besar pada LDL (kolesterol jahat).

“Kolesterol total" mencakup HDL, LDL, dan trigliserida. Meskipun HDL baik untuk kesehatan jantung, namun kolesterol total yang tinggi dapat menyebabkan penyakit jantung.

Kabar baiknya, orang dengan riwayat diabetes tipe 2 merasakan perbaikan paling besar pada kadar lemak darah dan kolesterol saat mengonsumsi cuka apel.

Demikian 4 penyakit yang bisa diobati dengan cuka apel secara alami. Meskipun tidak ada rekomendasi dosis khusus, penelitian menunjukkan bahwa cuka apel aman dikonsumsi hingga 12 minggu. Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, cuka apel dapat menyebabkan hipokalemia (kadar kalium rendah) dan osteoporosis.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.