M O M S M O N E Y I D
Keluarga,

4 Kandungan Skincare yang Tidak Boleh Dicampur dengan Kojic Acid

4 Kandungan Skincare yang Tidak Boleh Dicampur dengan Kojic Acid
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Kojic acid (asam kojat) telah lama dikenal sebagai salah satu bahan aktif paling ampuh untuk mencerahkan kulit, menyamarkan noda hitam, dan mengatasi masalah hiperpigmentasi.

Zat alami yang berasal dari hasil fermentasi jamur ini bekerja secara efektif dengan cara menghambat produksi enzim tirosinase yang memicu pembentukan melanin.

Namun, karena sifat kimianya yang cenderung tidak stabil dan memiliki potensi iritasi yang cukup tinggi, penggunaan kojic acid memerlukan ketelitian ekstra, terutama saat Anda ingin menggabungkannya dengan produk skincare lain.

Baca Juga: Perawatan Tulang Kini Lebih Optimal, Bisa Tanpa Operasi dan Pulih Cepat

Mencampur kojic acid dengan senyawa yang salah dapat merusak skin barrier, memicu inflamasi hebat, hingga menetralkan fungsi satu sama lain.

Untuk menjaga kesehatan kulit wajah, ada beberapa kombinasi yang harus dihindari secara mutlak. Berikut adalah 4 kandungan skincare yang tidak boleh dicampur dengan kojic acid sebagaimana dilansir dari Harvard Health Publishing dan Mayo Clinic.

1. Retinol dan Turunan Vitamin A (Retinoid)

Retinol merupakan bahan aktif anti-aging terbaik yang bekerja dengan cara mempercepat perputaran sel kulit baru. Sementara itu, kojic acid fokus pada pengelupasan pigmen gelap di permukaan.

Meskipun keduanya terdengar seperti kombinasi yang sempurna untuk mengatasi penuaan dan kekusaman, namun menggunakannya secara bersamaan dalam satu waktu adalah kesalahan besar.

Kedua bahan ini sama-sama memiliki efek samping yang kuat, yaitu mengeringkan kulit dan memicu eksfoliasi. Jika diaplikasikan secara bertumpuk, kombinasi ini akan mengikis skin barrier secara agresif. Akibatnya, kulit wajah akan mengalami dehidrasi parah, kemerahan, sensasi terbakar, hingga dermatitis kontak.

2. AHA dan BHA

Kandungan eksfoliasi kimia seperti AHA dan BHA berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori yang tersumbat.

Kojic acid sendiri sudah memiliki sifat asam yang dapat mengelupas lapisan kulit secara halus. Jika Anda menumpuk kojic acid dengan AHA atau BHA, itu akan menyebabkan over-exfoliation (eksfoliasi berlebihan).

Kulit wajah yang terlalu sering terkikis akan kehilangan kelembapan alaminya, menjadi sangat sensitif, mudah mengelupas, dan justru memicu produksi minyak berlebih sebagai mekanisme pertahanan tubuh yang berujung pada timbulnya jerawat baru.

Baca Juga: Atasi Cemas Urus Visa dengan Platform SPUN

3. Vitamin C

Secara teori, kojic acid maupun vitamin C adalah agen pencerah kulit yang sangat baik karena sama-sama bertindak sebagai antioksidan. Namun, melapisinya secara langsung dalam satu rutinitas perawatan sangat tidak disarankan, terutama jika vitamin C yang digunakan memiliki konsentrasi tinggi.

Kojic acid dan vitamin C memiliki tingkat keasaman (pH) yang sangat rendah agar dapat bekerja optimal. Ketika dua zat asam ini digabungkan, tingkat keasaman pada permukaan wajah akan melonjak drastis dan menyebabkan iritasi instan.

Selain itu, sifat kimia kojic acid dan vitamin C yang sama-sama tidak stabil justru berisiko saling mengoksidasi. Sehingga, membuat efisiensi keduanya hilang dan tidak memberikan hasil apapun pada kulit.

4. Benzoyl Peroxide

Benzoyl peroxide adalah kandungan andalan yang sangat efektif untuk membunuh bakteri penyebab jerawat dan mengeringkan jerawat aktif. Namun, bahan ini bersifat sangat mengeringkan dan dapat memicu pengelupasan pada kulit.

Jika Anda menggunakannya bersamaan dengan kojic acid, kombinasi ini akan menjadi terlalu keras bagi kulit wajah. Sifat asam dari kojic acid yang bertemu dengan sifat oksidator kuat dari benzoyl peroxide tidak hanya memicu kekeringan ekstrem dan kulit mengelupas, tetapi juga dapat memicu reaksi inflamasi (peradangan) baru.

Alih-alih menyembuhkan jerawat dan mencerahkan wajah, menumpuk kedua bahan ini justru berisiko meninggalkan noda kemerahan atau kecokelatan yang jauh lebih sulit dihilangkan akibat iritasi hebat.

Itulah 4 kandungan skincare yang tidak boleh dicampur dengan kojic acid. Untuk mendapatkan manfaat optimal dari kojic acid tanpa merusak kulit, terapkanlah teknik skin cycling.

Anda bisa menggunakan produk yang mengandung kojic acid di pagi hari (wajib diikuti dengan penggunaan sunscreen minimal SPF 30). Lalu, menggunakan retinol, AHA/BHA, atau benzoyl peroxide di malam hari pada hari yang berbeda.

Selalu lengkapi rutinitas Anda dengan moisturizer yang kaya akan kandungan menenangkan seperti ceramide atau hyaluronic acid untuk menjaga benteng pertahanan kulit tetap kokoh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

8 Biji-bijian Utuh yang Dapat Menurunkan Kolesterol Tinggi

Ternyata ini, lho, beberapa biji-bijian utuh yang dapat menurunkan kolesterol tinggi. Apa sajakah itu?    

6 Manfaat Jalan Kaki di Pagi Hari Secara Rutin, Risiko Alzheimer Turun Drastis!

Ada 6 manfaat jalan kaki di pagi hari yang sayang untuk dilewatkan. Apa saja? Simak sampai akhir ya, Moms.  

10 Cara Berpikir Charlie Munger yang Masih Cocok Diterapkan, Ayo Cobain

Ini 10 prinsip Charlie Munger yang membantu membentuk pola pikir cerdas Anda agar terhindar dari keputusan keliru di era digital.

5 Cara Mudah Konsumsi Lebih Banyak Serat, Yuk Terapkan!

Begini, lho, cara mudah konsumsi lebih banyak serat. Yuk, coba terapkan mulai sekarang!               

7 Cara Bikin Kamar Tetap Sejuk Saat Cuaca Panas, Bikin Cepat Tidur lo

Cuaca panas bikin susah tidur? Coba 7 cara sederhana menjaga kamar tetap sejuk agar istirahat nyaman. Pakai berikut ini biar cepat tidur, ya.​

6 Kebiasaan Pagi yang Memperparah Sembelit, Perhatikan ya!

Ini, lho, beberapa kebiasaan pagi yang memperparah sembelit. Kira-kira apa saja, ya?                      

7 Kebiasaan Sederhana di Malam Hari yang Baik untuk Kesehatan Usus

Tahukah bahwa ada beberapa kebiasaan sederhana di malam hari yang baik untuk kesehatan usus, lho. Yuk, cari tahu di sini!  

7 Rekomendasi Makanan untuk Meringkankan Gejala Perimenopause

Ada beberapa rekomendasi makanan untuk meringankan gejala perimenopause, lho. Intip selengkapnya di sini, yuk!

7 Rekomendasi Makanan untuk Meringkankan Gejala Perimenopause

Ada beberapa rekomendasi makanan untuk meringankan gejala perimenopause, lho. Intip selengkapnya di sini, yuk!

7 Rekomendasi Makanan untuk Meringkankan Gejala Perimenopause

Ada beberapa rekomendasi makanan untuk meringankan gejala perimenopause, lho. Intip selengkapnya di sini, yuk!