MOMSMONEY.ID - Empat film pendek hasil kolaborasi sineas Indonesia dan Asia Tenggara siap melenggang ke panggung internasional Cannes Film Festival melalui program Next Step Studio.
Karya-karya ini akan tampil di 65th Edition of La Semaine de la Critique Cannes Film Festival di Prancis.
Program Next Step Studio sendiri merupakan inisiatif yang telah berjalan selama satu dekade dan untuk pertama kalinya hadir di Indonesia.
Produser Yulia Evina Bhara mengungkapkan, dibutuhkan waktu lebih dari dua tahun untuk meyakinkan penyelenggara agar membawa program tersebut ke Indonesia.
Baca Juga: Idul Adha Sudah Dekat: Ini Panduan Lengkap 5 Tips Memilih Hewan Kurban Berkualitas
“Ada banyak talent di Indonesia, ada banyak cerita, dan Asia Tenggara adalah tempat filmmaker itu selalu berkolaborasi. Nah, setelah 2 tahun akhirnya terwujud, mau mampir ke Indonesia,” ujarnya saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/5).
Dalam program ini, delapan sutradara terpilih, empat dari Indonesia dan empat dari Asia Tenggara berkolaborasi mengembangkan empat film pendek dengan pendekatan kreatif yang beragam.
- Annisa yang disutradarai Reza Rahadian bersama Sam Manacsa
- Holy Crowd yang disutradarai Reza Fahriyansyah bersama Ananth Subramaniam
- Original Wound yang disutradarai Shelby Kho bersama Sein Lyan Tun
- Mothers Are Mothering yang disutradarai Khozy Rizal bersama Lam Li Shuen
Yulia menjelaskan, pemilihan sutradara didasarkan pada rekam jejak artistik, baik dari film pendek maupun panjang yang pernah mereka garap.
Baca Juga: Mood Langsung Naik! Ketahui 3 Waktu Tepat Santap Camilan Manis Tanpa Khawatir
Program ini ditujukan bagi sutradara yang baru menyutradarai film panjang pertama atau maksimal kedua. Namun, menurut Yulia, aspek terpenting bukan hanya talenta, melainkan kemampuan untuk berkolaborasi.
“Yang paling penting adalah mereka mau bekerja sama, meninggalkan ego pribadi, dan membangun ide sejak awal secara bersama,” katanya.
Seluruh proses produksi dilakukan secara kolektif, mulai dari pengembangan ide, penulisan cerita, pemilihan pemain, hingga proses syuting yang dilaksanakan di Jakarta melalui program Filming in Jakarta yang difasilitasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Sejumlah aktor Indonesia juga turut terlibat dalam proyek ini. Film Holy Crowd dibintangi oleh Prilly Latuconsina, Yusuf Mahardika, dan Arswendy Bening Swara.
Sementara film Original Wound dibintangi Omara Esteghlal dan Agnes Naomi. Film Annisa dibintangi oleh Nazira C. Noer dan Choirunnisa Fernanda. Adapun film Mothers Are Mothering dibintangi Happy Salma dan Asmara Abigail.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News