MOMSMONEY.ID - Rumah terasa penuh dan sumpek? Yuk cek, 4 jenis dekorasi yang sering bikin ruangan tampak berantakan menurut pakar desain.
Memiliki rumah yang nyaman tidak selalu berarti harus dipenuhi banyak dekorasi. Justru, semakin dewasa selera seseorang, semakin terlihat bahwa rumah yang rapi dan fungsional terasa jauh lebih menenangkan.
Banyak orang tidak sadar bahwa dekorasi kecil yang terlihat cantik di toko bisa berubah menjadi sumber kekacauan saat menumpuk di rumah.
Berdasarkan pengalaman para penata ruang profesional, kesan berantakan sering muncul bukan karena ukuran rumah, melainkan karena pemilihan dekorasi yang berlebihan.
Melansir dari Real Simple, para ahli desain interior sepakat bahwa menyaring dekorasi adalah kunci rumah yang enak dipandang dan nyaman ditinggali.
“Terlalu banyak aksen dekoratif justru membuat fungsi ruangan hilang dan menciptakan kekacauan visual,” ujar penata organisasi profesional Meera Sharma.
Baca Juga: Tren Desain Americana 2026 Banyak Peminat? Ini Alasan Klasik Rumah Tampil Mahal
Lilin kecil yang sering menumpuk
Lilin termasuk dekorasi yang paling sering menimbulkan masalah tanpa disadari. Ukurannya kecil, harganya relatif terjangkau, dan kerap dibeli secara impulsif atau diterima sebagai hadiah. Akibatnya, lilin setengah terpakai tersebar di berbagai sudut rumah dan jarang benar-benar digunakan.
Selain itu, lilin mudah berdebu dan sulit dibersihkan, terutama yang berwarna terang. Jika jumlahnya terlalu banyak dalam satu ruangan, lilin tidak lagi terlihat estetik, melainkan menciptakan kesan kotor dan tidak teratur.
Pakar desain menyarankan cukup satu atau dua lilin saja per ruangan agar tetap berfungsi sebagai aksen, bukan sumber kekacauan.
Dekorasi personal yang sulit dilepas
Dekorasi dengan nama atau inisial memang terasa spesial dan personal. Namun, justru karena sifatnya itu, banyak orang merasa sungkan untuk menyingkirkannya meski sudah tidak terpakai. Dekorasi seperti ini sering bertahan di rumah selama bertahun-tahun tanpa fungsi yang jelas.
Para ahli organisasi menilai bahwa barang di rumah seharusnya memiliki siklus hidup yang sehat. Ketika tidak lagi berguna, sebaiknya barang tersebut dilepas atau dialihkan.
Dekorasi personal sering memutus siklus ini dan membuat rumah menyimpan barang yang sebenarnya sudah tidak relevan dengan kebutuhan saat ini.
Bantal berlebih yang mengganggu fungsi
Bantal dekoratif memang mampu mempercantik sofa dan tempat tidur dalam sekejap. Namun, jumlah yang berlebihan justru membuat ruangan terasa penuh dan tidak nyaman. Banyak kasus di mana sofa besar nyaris tidak bisa digunakan karena tertutup bantal.
Solusi yang disarankan para desainer adalah membatasi jumlah bantal tambahan. Satu atau dua bantal sudah cukup untuk memberi aksen tanpa mengorbankan kenyamanan.
Jika ingin suasana baru, mengganti sarung bantal secara berkala jauh lebih efektif dibanding terus menambah jumlah bantal.
Baca Juga: 5 Renovasi Dapur Ini Dihindari Jika Ingin Rumah Cepat Laku saat Dijual
Tulisan dekoratif yang membuat ruangan terasa ramai
Dekorasi berupa tulisan motivasi pernah menjadi tren besar dan masih banyak digunakan hingga sekarang. Sayangnya, terlalu banyak tulisan di dinding justru menciptakan kebisingan visual. Otak manusia tetap memproses kata-kata tersebut meski tidak disadari.
Alih-alih menenangkan, tumpukan pesan bisa terasa seperti tekanan mental yang terus-menerus. Pakar menyarankan memilih satu tulisan yang benar-benar bermakna secara personal, lalu menyingkirkan sisanya agar ruangan terasa lebih lapang dan fokus.
Tips memilih dekorasi agar rumah tetap rapi
Agar rumah tidak terasa penuh, penting untuk menerapkan prinsip selektif dalam memilih dekorasi. Prioritaskan dekorasi yang memiliki fungsi, mudah dirawat, dan sesuai dengan kebutuhan ruang.
Melakukan evaluasi rutin terhadap barang-barang di rumah juga membantu mencegah penumpukan yang tidak perlu.
Pendekatan ini terbukti efektif menurut para penata rumah profesional, terutama bagi hunian dengan luas terbatas. Rumah yang rapi bukan soal sedikitnya barang, melainkan ketepatan memilih apa yang benar-benar memberi nilai.
Baca Juga: 3 Dekorasi Alami Ini Membangkitkan Gairah di Awal 2026, Cocok untuk Hunian Modern
Dekorasi seharusnya membuat rumah terasa nyaman, bukan menambah beban visual dan mental. Mengurangi dekorasi yang berpotensi menimbulkan kesan berantakan, seperti lilin berlebih, bantal terlalu banyak, dekorasi personal, dan tulisan dinding, suasana rumah bisa berubah drastis.
Rumah yang tertata baik akan terasa lebih luas, fungsional, dan menenangkan bagi siapa pun yang tinggal di dalamnya.
Selanjutnya: 13 Buah Penurun Berat Badan Alami yang Layak Dicoba
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News