MOMSMONEY.ID - Awal tahun terasa hambar? Yuk cek 3 dekorasi alami ini yang bisa langsung mencerahkan rumah Anda tanpa renovasi besar.
Awal tahun sering menjadi fase transisi yang terasa sunyi, terutama setelah dekorasi liburan disimpan dan aktivitas kembali normal.
Banyak rumah mendadak terasa kosong, kurang warna, dan minim sentuhan emosional yang menyegarkan suasana. Padahal, solusi untuk mengatasi kondisi ini tidak selalu harus mahal atau rumit.
Melansir dari Southern Living, penggunaan elemen alami seperti bunga dan buah musiman mampu menghadirkan efek visual sekaligus psikologis yang positif bagi penghuni rumah.
Pendekatan dekorasi ringan ini relevan untuk masyarakat Indonesia yang menginginkan rumah nyaman, estetik, dan fungsional di awal tahun.
“Sentuhan dekorasi berbasis alam membantu rumah terasa lebih hidup dan memberi energi baru setelah musim liburan berakhir,” ujar Cameron Beall dari Southern Living.
Baca Juga: Tren Desain Interior 2026: Rumah Hangat yang Fokus Pada Kenyamanan
Karangan jeruk sebagai simbol kesegaran dan energi baru
Jeruk dikenal sebagai buah dengan warna cerah yang secara visual mampu membangkitkan semangat. Menggunakannya sebagai karangan dekorasi adalah cara sederhana untuk memberi aksen segar di dalam rumah.
Karangan jeruk cocok ditempatkan di jendela, pintu, atau dinding area makan karena mampu menarik cahaya dan perhatian secara alami.
Dari sisi pengalaman praktis, penggunaan jeruk berukuran kecil membuat dekorasi tetap seimbang dan tidak membebani rangka.
Selain tampil menarik, aroma alami jeruk juga memberi kesan bersih dan menyenangkan. Pendekatan ini banyak digunakan oleh penata interior yang mengedepankan kesederhanaan dan fungsi emosional dalam desain rumah.
Amaryllis mekar ulang untuk dekorasi berkelanjutan
Banyak orang belum menyadari bahwa amaryllis bisa berbunga kembali jika dirawat dengan benar. Tanaman ini tidak hanya indah secara visual, tetapi juga merepresentasikan awal baru yang selaras dengan semangat tahun yang baru dimulai.
Dengan perawatan dasar, amaryllis dapat menjadi dekorasi elegan tanpa harus membeli tanaman baru.
Menempatkan amaryllis dalam wadah dekoratif seperti pot klasik atau vas bergaya vintage mampu meningkatkan nilai estetika ruangan.
Dari sudut pandang keberlanjutan, memanfaatkan kembali tanaman yang sudah ada juga mencerminkan kesadaran lingkungan.
Praktik ini didukung oleh pengalaman para praktisi desain rumah yang menekankan dekorasi jangka panjang dan minim limbah.
Bunga kamelia mengapung untuk kesan tenang dan elegan
Bunga kamelia menawarkan keindahan yang lembut namun berkelas. Teknik menampilkan kamelia secara mengapung di mangkuk kaca berisi air dangkal menciptakan tampilan yang bersih dan menenangkan.
Dekorasi ini sangat cocok untuk meja ruang tamu atau area makan yang ingin tampil rapi tanpa kesan berlebihan.
Keunggulan metode ini adalah fleksibilitasnya. Anda dapat memadukan berbagai warna bunga, kuncup, atau dedaunan untuk menambah tekstur visual.
Baca Juga: Tren Interior di 2026 yang Lebih Hangat, Berkarakter, dan Nyaman untuk Tinggal
Selain itu, teknik ini juga efektif memanfaatkan bunga dengan batang pendek, sehingga lebih efisien dan fungsional. Banyak desainer interior merekomendasikan gaya ini karena mudah diterapkan namun tetap memberi kesan mewah.
Dekorasi rumah di awal tahun tidak harus identik dengan perubahan besar atau biaya tinggi. Dengan memanfaatkan elemen alami seperti jeruk, amaryllis, dan kamelia, suasana rumah bisa kembali hidup dan menyenangkan.
Pendekatan ini tidak hanya estetis, tetapi juga berdampak positif pada kenyamanan emosional penghuni. Jika diterapkan secara konsisten, dekorasi sederhana justru mampu menjadi solusi efektif untuk menghadapi suasana awal tahun yang sering terasa datar. Rumah pun kembali menjadi tempat yang hangat dan penuh energi positif.
Selanjutnya: Promo Superindo Hari Ini 9-11 Januari 2026, Ada Beli 1 Gratis 1 dan Diskon 60%
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News