M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Alasan Harus Re-apply Sunscreen, Bukan Hanya Tren!

4 Alasan Harus Re-apply Sunscreen, Bukan Hanya Tren!
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Kali ini MomsMoney akan membagikan 4 alasan harus re-apply sunscreen. Tidak boleh Anda lewatkan, berikut informasinya.

Berada di bawah sinar matahari terlalu lama tanpa perlindungan bisa membuat kulit terbakar, kusam, dan cepat menua. Inilah sebabnya banyak dokter kulit yang menekankan pentingnya re-apply sunscreen.

Re-apply sunscreen adalah mengoleskan ulang sunscreen setiap atau setelah 2 jam pemakaian awal.

Baca Juga: 6 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari Saat Skin Barrier Rusak

Sayangnya, masih banyak orang yang mengira bahwa memakai sunscreen cukup sekali saja dalam sehari. Padahal, ada beberapa alasan kuat mengapa re-apply sunscreen wajib dilakukan.

Lebih dari sekadar tren, berikut 4 alasan harus re-apply sunscreen yang tidak boleh Anda lewatkan sebagaimana dilansir dari Wardah.

1. Kekuatan sunscreen berkurang seiring terkena sinar matahari

Alasan harus re-apply sunscreen yang pertama yaitu kekuatan sunscreen berkurang seiring terkena sinar matahari.

Sunscreen diformulasikan dengan Sun Protection Factor (SPF). Fungsinya untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV matahari, terutama sinar UVB yang berisiko menyebabkan sunburn.

SPF menjadi indikator untuk mengukur tingkat perlindungan sunscreen terhadap kulit. Semakin besar angka SPF-nya, semakin tinggi pula proteksi yang bisa diberikan. 

Tingkat kekuatan SPF akan menurun seiring dengan paparan sinar matahari yang mengenai kulit. Ini bisa terjadi karena bahan aktif dalam sunscreen perlahan terurai saat terkena paparan sinar UV matahari. Untuk mengembalikan tingkat perlindungan tersebut, maka Anda harus re-apply sunscreen.

2. Mencegah sunburn dan penuaan dini

Alasan harus re-apply sunscreen yang kedua yaitu mencegah sunburn dan penuaan dini.

Seperti yang sudah disebutkan, paparan sinar UV matahari bisa berdampak buruk bagi kulit, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Beberapa dampak jangka pendek dari paparan sinar UV matahari antara lain sunburn (kulit terbakar), hiperpigmentasi, kulit kering, serta peradangan jerawat.

Dalam jangka panjang, paparan sinar UV bisa memunculkan tanda-tanda penuaan dini seperti garis halus dan kerutan. Pada kasus yang lebih serius, risikonya adalah kanker kulit.

Kendati demikian, Anda tidak perlu panik karena dampak tersebut bisa hindari dengan melindungi kulit menggunakan sunscreen sekaligus rutin re-apply.

Baca Juga: 5 Perbedaan Sunscreen dan Sunblock, Mana yang Benar-Benar Anda Butuhkan

3. Efek sunscreen bisa memudar karena keringat

Alasan harus re-apply sunscreen yang ketiga yaitu efek sunscreen bisa memudar karena keringat.

Keringat bisa menyebabkan efek sunscreen memudar, apalagi jika Anda menggunakan physical sunscreen.

Ketika Anda mengaplikasikan physical sunscreen, formulanya hanya akan bertahan pada bagian atas kulit guna menghalangi sinar UVA dan UVB agar tidak masuk ke lapisan dalam. Karena formula tersebut tidak terserap hingga lapisan dalam kulit, efek physical sunscreen pun menjadi lebih mudah pudar, termasuk oleh keringat.

Sementara itu, chemical sunscreen bisa menyerap ke lapisan kulit yang lebih dalam. Sunscreen jenis ini bekerja dengan cara menetralisir sinar UV dan mencegah kerusakan. Namun, produksi keringat tetap dapat memudarkan formula sunscreen yang terserap kulit, sehingga manfaatnya juga ikut berkurang.

4. Sunscreen bisa terhapus secara tidak sengaja

Alasan harus re-apply sunscreen yang keempat yaitu sunscreen bisa terhapus secara tidak sengaja.

Beberapa jam setelah pemakaian, biasanya foundation mulai memudar karena menempel pada tisu atau masker. Nah, hal yang sama juga bisa terjadi pada sunscreen.

Mungkin Anda tidak terlalu sering menyentuh wajah, tapi sunscreen tetap bisa terhapus secara tidak sengaja. Misal, ketika Anda berenang, wudhu, atau mengelap wajah menggunakan tisu.

Saat sunscreen terhapus, otomatis perlindungan kulit terhadap sinar UV pun ikut menghilang. Itulah kenapa Anda perlu re-apply sunscreen.

Demikian 4 alasan harus re-apply sunscreen yang tidak boleh Anda lewatkan. Mulai sekarang, jangan malas re-apply sunscreen lagi ya, Moms!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

7 Kebiasaan yang Menyebabkan Gula Darah Naik di Malam Hari

Ada beberapa kebiasaan yang menyebabkan gula darah naik di malam hari, lo. Yuk, intip pembahasannya di sini!

Hasil Thailand Open 2026: Ada Thalita, Enam Wakil Indonesia Melangkah ke 16 Besar

Hasil Thailand Open 2026 Babak 32 Besar hari kedua, Rabu (13/5), enam wakil Indonesia melangkah ke 16 besar dari 10 wakil yang berlaga.

6 Rahasia Tersembunyi Manfaat Mewarnai bagi Kesehatan Orang Dewasa

Bukan cuma anak-anak, mewarnai terbukti tingkatkan mindfulness dan atasi stres pada orang dewasa. Cari tahu manfaat lengkapnya!

Foto Makin Estetik, Ini Tips Foto dengan Kamera Vintage ala Shopee

Shopee memberi tips foto dengan kamera vintage supaya hasil foto semakin estetik.                    

Bitcoin Bertahan di US$ 80.000 saat Pasar Saham AS Terimbas Data Inflasi

Bitcoin tidak bergerak mengekor indeks saham di Wall Street, melainkan lebih searah dengan yield US Treasury.

Kebiasaan Mental Warren Buffett yang Bikin Finansial Anda Lebih Stabil

Cara berpikir Warren Buffett soal disiplin, uang, dan kesabaran kini makin relevan untuk masyarakat Indonesia di era ekonomi serba cepat.​

Tren Kaca Patri Kembali Populer, Ini Cara Buat Rumah Terlihat Artistik dan Modern

Kaca patri kembali jadi tren rumah 2026 karena membuat hunian terasa hangat, estetik, artistik, dan penuh karakter.​

Kenapa Orang yang Rajin Bekerja Tetap Sulit Kaya? Ini 10 Penyebab Jarang Disadari

Banyak orang bekerja keras tiap hari, tetapi kondisi finansial tetap stagnan. Ini penyebab sering tidak disadari. Catat ulasan berikut ini, ya.​  

12 Cara Menyelamatkan Keuangan saat Ancaman Resesi Mulai Terasa

Ancaman resesi dan biaya hidup naik bikin banyak orang cemas. Ini 12 cara menjaga keuangan tetap aman di tengah kondisi ekonomi sulit.​

Tren Dapur Kuning Mentega Bikin Rumah Terlihat Hangat, Estetik, dan Fungsional

Tren dapur kuning mentega 2026 bikin rumah terasa hangat, estetik, nyaman, dan tampil lebih fungsional untuk keluarga modern.​