M O M S M O N E Y I D
Bugar

3 Resep Olahan Putih Telur untuk Diet, Menurunkan Berat Badan dengan Cepat

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Putih telur, sebagai sumber protein yang rendah kalori namun tinggi nutrisi, sering dijadikan pilihan bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan dengan cepat dan sehat. Konsumsi olahan putih telur untuk diet jadi strategi jitu turunkan berat badan Anda.

Mengutip dari laman Eat This, Natalie Kravat, seorang ahli diet, menyatakan bahwa putih telur adalah sumber protein yang sangat baik dan memiliki kandungan kalori yang sangat rendah.

Baca Juga: 3 Olahan Tempe untuk Diet Ini, Turunkan Berat Badan dengan Mudah

"Sebuah putih telur hanya memiliki sekitar 15 kalori dan bebas dari lemak serta karbohidrat," ujarnya. Kravat menambahkan, "Protein memainkan peran penting dalam penurunan berat badan karena kemampuannya untuk membuat kita merasa kenyang lebih lama. Ini lebih efektif dalam menekan rasa lapar dibandingkan dengan karbohidrat atau lemak."

Untuk itu, yuk coba tiga resep olahan putih telur untuk diet yang bercitarasa lezat dan gampang dibuat berikut ini:

1. Omelet putih telur sayuran

Bahan-bahan:

  • 4 putih telur
  • ½ cangkir bayam cincang
  • ¼ cangkir paprika merah cincang
  • ¼ cangkir bawang merah cincang
  • Garam dan merica secukupnya
  • 1 sendok teh minyak zaitun

Cara membuat:

  • Panaskan minyak zaitun di atas wajan anti lengket dengan api sedang.
  • Tumis bawang merah, paprika, dan bayam hingga layu.
  • Kocok putih telur dalam mangkuk, tambahkan garam dan merica.
  • Tuang campuran putih telur ke dalam wajan. Masak hingga bagian bawahnya mengeras, kemudian lipat dan masak hingga matang sempurna.
  • Sajikan selagi hangat.

Omelet putih telur sayuran ini tidak hanya rendah kalori tapi juga kaya akan serat dan vitamin yang mendukung pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Baca Juga: Dapatkan Berat Badan Ideal, Konsumsi 5 Olahan Kentang untuk Diet Ini

2. Pancake putih telur

Bahan-bahan:

  • 6 putih telur
  • ½ cangkir oatmeal
  • 1 buah pisang matang
  • 1 sendok teh ekstrak vanila
  • Garam secukupnya
  • Madu atau sirup maple untuk topping

Cara membuat:

  • Campurkan putih telur, oatmeal, pisang yang telah dihancurkan, ekstrak vanila, dan sedikit garam dalam blender. Proses hingga halus.
  • Panaskan wajan anti lengket dengan sedikit minyak atau semprotan memasak.
  • Tuang adonan ke dalam wajan, buat bulatan kecil untuk pancake. Masak hingga muncul gelembung di permukaan, balik dan masak hingga matang.
  • Sajikan pancake dengan madu atau sirup maple.

Pancake putih telur ini merupakan alternatif sarapan yang sempurna, memberikan energi tanpa beban kalori berlebih.

Baca Juga: Makan Roti untuk Diet Turun Berat Badan, Intip Cara Pilih dan Konsumsinya!

3. Salad putih telur dengan alpukat

Bahan-bahan:

  • 4 putih telur, rebus dan cincang kasar
  • 1 alpukat matang, potong dadu
  • ½ cangkir tomat ceri, belah dua
  • ¼ cangkir bawang merah cincang
  • 2 sendok makan jus lemon
  • Garam dan merica secukupnya
  • Daun ketumbar untuk garnish

Cara membuat:

  • Dalam mangkuk besar, campurkan putih telur, alpukat, tomat ceri, dan bawang merah.
  • Tambahkan jus lemon, garam, dan merica. Aduk rata.
  • Sajikan salad dengan taburan daun ketumbar di atasnya.

Salad ini tidak hanya lezat tapi juga menyediakan asupan protein dan lemak sehat yang bisa membuat Anda merasa kenyang lebih lama, membantu mengurangi keinginan untuk ngemil.

Baca Juga: Jarang Orang Tahu, Ini Tips Diet Tanpa Olahraga Rahasia Capai BB Ideal

Nah, itulah resep olahan putih telur untuk diet yang bisa Anda coba. Ketiga resep di atas menunjukkan bahwa putih telur merupakan bahan makanan yang fleksibel dan dapat diolah menjadi berbagai hidangan lezat yang mendukung upaya penurunan berat badan.

Dengan menggabungkan putih telur ke dalam menu diet sehari-hari, Anda bisa mendapatkan asupan protein yang cukup untuk membangun otot sambil menjaga asupan kalori tetap rendah. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Waktu Terburuk untuk Olahraga, Ketahui Efek Sampingnya bagi Tubuh!

Olahraga pada waktu yang tidak tepat justru dapat berbalik merusak tubuh. Inilah 4 waktu terburuk untuk olahraga yang wajib Anda hindari.

Kenapa Payudara Besar Sebelah? Ini 4 Penyebabnya yang Harus Anda Tahu

Payudara besar sebelah umumnya dipengaruhi oleh fluktuasi hormon. Selengkapnya, berikut 4 penyebab payudara besar sebelah yang harus wanita tahu.

Ramalan Zodiak Hari Ini Minggu 18 Oktober 2026, Pesan untuk Asmara dan Karier

Ramalan zodiak hari ini Minggu 18 Oktober 2026 membahas asmara, karier, keuangan, dan kesehatan. Simak prediksi lengkapnya di sini.

Akun WhatsApp Bebas Peretas jika 6 Fitur Keamanan Ini Diaktifkan

Panggilan WhatsApp ternyata dapat mengekspos lokasi dan alamat IP Anda. Pelajari cara mengalihkan koneksi lewat server resmi.

Ramalan Shio Hari Ini Minggu 18 Oktober 2026, Tikus hingga Ayam Hoki

Simak ramalan shio hari ini Minggu 18 Oktober 2026, mulai dari karier, keuangan, asmara, hingga kesehatan untuk 12 shio lengkap.

Ikuti 3 Langkah Mudah Mengukur Ukuran Bra biar Hasilnya Akurat

Agar tidak salah lagi, mulai perhatikan dan ikuti cara mengukur bra dengan tepat bagi perempuan berikut ini.  

Daftar Buah Tinggi Kandungan Air Cocok Dikonsumsi saat Cuaca Panas

Ini daftar buah tinggi kandungan air yang sebaiknya dikonsumsi saat cuaca panas ekstrem seperti saat ini agar terhindar dari dehidrasi.  

Roti Sourdough Aman Bagi Penderita Diabetes? Bantu Jaga Gula Darah Stabil

Kandungan asam organik roti sourdough terbukti memperlambat penyerapan glukosa usus. Cek cara memilih varietas gandum utuh demi kesehatan usus.

Mau Berat Badan Cepat Turun? Ini 4 Olahraga yang Paling Banyak Membakar Kalori

Dalam proses menurunkan berat badan, mengatur pola makan saja tidak cukup. Berikut adalah 4 olahraga yang paling banyak membakar kalori.

Jangan Abai! Ini 5 Penyebab Kencing Berbusa dari Dehidrasi hingga Masalah Ginjal

Penyebab kencing berbusa bervariasi, mulai dari efek konsumsi obat tertentu, ejakulasi retrograde, hingga kerusakan penyaring pada organ ginjal.