M O M S M O N E Y I D
Bugar

3 Resep Olahan Alpukat untuk Menurunkan Kolesterol, Mau Coba?

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Alpukat disebut mampu turunkan kolesterol. Ayo coba resep olahan alpukat untuk menurunkan kolesterol berikut ini.

Melansir dari Medical News Today, alpukat kaya akan asam lemak tak jenuh, suatu jenis lemak yang mendukung kesehatan.

Berbeda dengan lemak jenuh yang berpotensi meningkatkan kadar kolesterol dan risiko penyakit kardiovaskular, lemak tak jenuh tunggal ini berkontribusi pada kesehatan jantung.

Sebuah meta-analisis pada tahun 2015 yang melibatkan 10 studi berbeda mengeksplorasi kaitan antara konsumsi alpukat dan kolesterol.

Hasilnya menunjukkan penurunan signifikan dalam kadar kolesterol LDL dan trigliserida sebesar 18,80 mg/dl ketika alpukat dikonsumsi sebagai pengganti lemak hewani.

Baca Juga: Apakah Cumi Mengandung Kolesterol? Cek Faktanya, yuk

Dengan begitu, memasukkan alpukat dalam menu diet Anda adalah pilihan tepat untuk menurunkan kolesterol. Di bawah ini adalah beberapa resep olahan alpukat untuk menurunkan kolesterol yang bisa Anda coba.

1. Smoothie alpukat dan bayam

Smoothie alpukat dan bayam merupakan pilihan sarapan yang sempurna bagi Anda yang ingin menurunkan kolesterol. Kombinasi alpukat, bayam, dan yogurt rendah lemak dalam smoothie ini tidak hanya memberikan rasa yang menyegarkan tetapi juga nutrisi yang kaya untuk memulai hari Anda.

Bahan-bahan:

  • 1 buah alpukat, kupas dan buang bijinya
  • 2 genggam bayam segar
  • 1 gelas yogurt rendah lemak
  • 1 sdm madu (opsional)
  • Es batu secukupnya

Cara membuat:

  • Masukkan alpukat, bayam, yogurt, dan madu ke dalam blender.
  • Tambahkan es batu sesuai dengan keinginan Anda.
  • Blender semua bahan hingga halus dan tercampur rata.
  • Tuang smoothie ke dalam gelas dan siap disajikan.

Baca Juga: Dikenal Tidak Bergejala, Mencegah Kolesterol Tinggi dengan Cara Ini

2. Salad alpukat dengan dressing lemon

Salad alpukat ini tidak hanya segar tetapi juga kaya akan lemak sehat yang baik untuk menurunkan kolesterol. Penambahan dressing lemon tidak hanya menambah cita rasa tetapi juga vitamin C yang membantu penyerapan nutrisi lebih efektif.

Bahan-bahan:

  • 2 buah alpukat, potong dadu
  • 1 buah tomat, potong dadu
  • ½ bawang merah, cincang halus
  • 2 sdm jus lemon
  • 1 sdt madu
  • Garam dan merica secukupnya
  • Daun selada secukupnya sebagai dasar salad

Cara membuat:

  • Dalam sebuah mangkuk, campurkan alpukat, tomat, dan bawang merah.
  • Dalam mangkuk kecil, kocok jus lemon, madu, garam, dan merica hingga tercampur rata.
  • Tuangkan dressing lemon ke atas campuran alpukat dan aduk rata.
  • Letakkan campuran salad di atas daun selada yang telah disiapkan.
  • Salad alpukat siap dinikmati sebagai makan siang atau makan malam yang menyehatkan.

Baca Juga: 5 Sayuran Penurun Kolesterol dan Asam Urat yang Wajib Dicoba

3. Guacamole sederhana

Guacamole adalah saus alpukat Meksiko yang populer, yang bisa menjadi camilan sehat untuk menurunkan kolesterol. Resep guacamole sederhana ini hanya membutuhkan beberapa bahan dan bisa disajikan dengan sayuran segar atau keripik tortilla yang dibakar.

Bahan-bahan:

  • 3 buah alpukat matang, kupas dan buang bijinya
  • 1 buah tomat, buang bijinya dan potong dadu kecil
  • ¼ cangkir bawang merah, cincang halus
  • 2 sdm jus lemon
  • Garam dan merica secukupnya
  • Cabe rawit (opsional)

Cara membuat:

  • Hancurkan alpukat dalam mangkuk besar dengan menggunakan garpu.
  • Tambahkan tomat, bawang merah, jus lemon, garam, merica, dan cabe rawit. Aduk rata.
  • Cicipi dan sesuaikan bumbu sesuai selera.
  • Sajikan guacamole dengan sayuran segar atau keripik tortilla yang dibakar untuk camilan sore yang sehat.

Mengonsumsi olahan alpukat seperti resep di atas tidak hanya membantu Anda menikmati makanan yang lezat tetapi juga berkontribusi pada kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Alpukat adalah buah serbaguna yang bisa diolah menjadi berbagai hidangan, mulai dari smoothie hingga saus, yang semua bisa menjadi bagian dari diet sehat untuk menurunkan kolesterol. Selamat mencoba!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Inovasi Cokelat Rasa Rendang Supaya Bisa Langsung Nendang ke Pasar Global

Upaya Terve Chocolate bisa menembus pasar global dengan menampilkan rasa cokelat yang punya cita rasa Nusantara.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/10), Hujan Lebat Masih Turun di 4 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 22 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 38°C.

Melepas Penat di Pulau Dewata, Dari Mendaki Gunung Batur Hingga Melukat di Ubud

Data Airbnb yang menunjukkan, nature dan outdoor menjadi kategori Experience paling populer di Bali.  

Cerah di Semua Wilayah, Cek Cuaca Yogyakarta Besok (22/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah DIY cerah pada Kamis (22/10). Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Yogyakarta.  

Ebola Bundibugyo Menyebar di 5 Negara, Afrika dalam Tingkat Kesiapsiagaan Tinggi

Nigeria menjadi negara kelima yang mendeteksi Ebola Bundibugyo sejak wabah penyakit ini dinyatakan terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Hujan Ringan Akan Turun di Wilayah Ini, Cek Cuaca Jawa Tengah Besok (22/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 36°C.  

Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/10) Didominasi Udara Kabur, Suhu Mencapai 37°C

Cuaca Sumatera Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu di sejumlah daerah berpotensi mencapai 37°C. Simak prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan Petir Wilayah Ini, Cek Cuaca Sumatera Barat Besok (22/10)

BMKG memprakirakan hujan petir di Pasaman Barat pada Kamis (22/10). Sejumlah daerah lain berpotensi hujan ringan dan udara kabur.

Menekan Limbah Tekstil, Setali Indonesia Dorong Pengolahan dan Daur Ulang Pakaian

CEO Setali Indonesia, Gema Minang mengungkapkan bahwa meningkatnya daya beli masyarakat turut mendorong konsumsi pakaian.