M O M S M O N E Y I D
Bugar

3 Rempah-Rempah yang Bisa Menurunkan Gula Darah Penderita Diabetes, Apa Saja?

Reporter: Rizka Noveliana  |  Editor: Rizka Noveliana


MOMSMONEY.ID - Ternyata, ada sejumlah rempah-rempah yang bisa menurunkan gula darah penderita diabetes. Tentu, sudah pada tahu bahwa rempah-rempah memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Ketika Anda meminum jamu, ada banyak sekali rempah-rempah yang digunakan untuk membuat jamu. Sehingga, jamu dikenal dengan minuman sehat untuk tubuh. 

Selain obat-obatan, penderita diabetes bisa memanfaatkan rempah-rempah (bahan herbal) untuk menurunkan gula darah yang cukup mudah didapatkan.

Untuk lebih jelasnya, simak tiga rempah-rempah yang bisa menurunkan gula darah penderita diabetes berdasarkan penelitian, yaitu: 

1. Biji Ketumbar

Rempah pertama untuk menurunkan gula darah adalah biji ketumbar. Biji ketumbar adalah rempah yang biasa dipakai untuk bumbu masakan Asia. Bumbu dapur ini juga efektif menurunkan gula darah penderita diabetes. 

Mengutip Organic Facts, bau biji ketumbar berasal dari antioksidan dan minyak atsirinya, yang meliputi asam linoleat, asam oleat, linalool, alpha-pinene, dan terpene. 

Biji ketumbar adalah rempah kaya nutrisi yang mengandung serat, antioksidan, vitamin B, vitamin C, kalium, tembaga, magnesium, mangan, seng, zat besi, dan kalsium. 

Melansir Healthline, gula darah tinggi merupakan faktor risiko diabetes tipe 2. Manfaat biji ketumbar baik dalam bentuk ekstrak dan minyak semuanya bisa membantu menurunkan gula darah.   

Faktanya, orang yang memiliki gula darah rendah atau sedang mengonsumsi obat diabetes berhati-hati dengan ketumbar karena sangat efektif dalam menurunkan gula darah.   

Penelitian pada hewan menunjukkan, biji ketumbar mengurangi gula darah dengan meningkatkan aktivitas enzim yang membantu menghilangkan gula dari darah.   

Sebuah studi pada tikus dengan obesitas dan gula darah tinggi menemukan bahwa dosis tunggal (9,1 mg per pon berat badan atau 20 mg per kg) ekstrak biji ketumbar menurunkan gula darah sebesar 4 mmol/L dalam 6 jam.   

Manfaat biji ketumbar itu mirip dengan efek obat gula darah (glibenclamide). Sebuah studi serupa menemukan, dosis yang sama dari ekstrak biji ketumbar menurunkan gula darah.   Selain itu, meningkatkan pelepasan insulin pada tikus penderita diabetes dibandingkan dengan hewan kontrol. 

Sementara sebuah penelitian yang terbit di The British Journal of Nutrition menunjukkan, ekstrak biji ketumbar bersifat anti-hiperglikemik, pelepasan insulin, serta gerakan seperti insulin yang bisa membantu menjaga kadar glukosa dalam darah tetap stabil. 

 Beberapa penelitian berbasis hewan menemukan, biji ketumbar memiliki efek penurunan gula darah pada tubuh manusia. Biji ketumbar bisa membantu mengelola diabetes secara alami dengan merangsang sekresi insulin. 

Baca Juga: Inilah Bahan Aktif Skincare yang Cocok untuk Jenis dan Masalah Kulit Anda!

2. Kayu Manis

Berikutnya, rempah-rempah untuk menurunkan gula darah adalah kayu manis. Bumbu dapur ini dipercaya bisa menjadi obat bagi penderita diabetes.

Faktanya, bersumber dari Healthline, satu kelompok ilmuwan membandingkan kandungan antioksidan dari 26 bumbu dan rempah yang berbeda.

Mereka menyimpulkan, kayu manis memiliki jumlah antioksidan tertinggi kedua setelah cengkeh. Antioksidan penting lantaran membantu tubuh mengurangi stres oksidatif, sejenis kerusakan sel, yang disebabkan oleh radikal bebas. 

Satu studi menunjukkan, mengonsumsi 500 mg ekstrak kayu manis setiap hari selama 12 minggu menurunkan penanda stres oksidatif sebesar 14% pada orang dewasa dengan pradiabetes. 

Ini penting, karena stres oksidatif telah terlibat dalam perkembangan hampir setiap penyakit kronis, termasuk diabetes tipe 2. 

Pada penderita diabetes, pankreas tidak bisa memproduksi cukup insulin atau sel tidak merespon insulin dengan baik, yang menyebabkan kadar gula darah tinggi. 

Kayu manis dapat membantu menurunkan gula darah dan melawan diabetes dengan meniru efek insulin serta meningkatkan transportasi glukosa ke dalam sel.

Selain itu, kayu manis juga dapat membantu menurunkan gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin, membuat insulin lebih efisien dalam memindahkan glukosa ke dalam sel. 

Satu penelitian terhadap tujuh pria menunjukkan, mengonsumsi kayu manis meningkatkan sensitivitas insulin segera setelah dikonsumsi, dengan efek yang bertahan setidaknya 12 jam. 

Lalu, penelitian atas 543 orang dengan diabetes tipe 2 menemukan, mengonsumsi kayu manis dikaitkan dengan penurunan gula darah rata-rata lebih dari 24 mg/dL. 

Satu studi lain menemukan, mengonsumsi 1,2 sendok teh (6 gram) kayu manis dengan satu porsi puding beras menyebabkan pengosongan perut lebih lambat dan menurunkan peningkatan gula darah dibanding makan puding beras tanpa itu. 

Sementara studi lain menunjukkan, kayu manis bisa menurunkan gula darah setelah makan dengan memblokir enzim pencernaan yang memecah karbohidrat di usus kecil. 

Baca Juga: Resep Bola-bola Cokelat Meses, Camilan Manis Favorit Keluarga yang Mudah Dibuat

3. Kunyit

Kunyit juga termasuk rempah-rempah yang bisa menurunkan gula darah bagi penderita diabetes. Menurut NDTV, Kunyit memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-bakteri yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh serta baik untuk kesehatan kulit.   

Para peneliti menyelidiki peran kunyit dalam mengelola diabetes. Hasilnya, kunyit bisa mengelola kadar gula darah.

Penelitian yang terbit di jurnal Evidance based Complementaru and Alternative Medicine mengungkapkan, senyawa aktif dalam kunyit yang disebut kurkumin bisa menurunkan kadar glukosa dalam darah.   

Selain itu, kurkumin juga bermanfaat untuk mengurangi risiko komplikasi terkait diabetes. Untuk mendapatkan manfaatnya, Anda bisa mengonsumsi kunyit yang dicampur dengan susu. 

Ketiga rempah-rempah di atas ternyata bisa menurunkan gula darah penderita diabetes berdasarkan penelitian. Anda bisa mengonsumsi rebusan rempah-rempah tersebut atau membeli obat-obatan herbal yang mengandung ketiga rempah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (10/4) di Jabodetabek Hujan Lebat di Wilayah Ini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Sabtu (10/4) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat di wilayah berikut ini.​

Campak Jadi Kasus Penyakit Tertinggi Kedua di Dunia, Berikut Pencegahannya

Campak menjadi ancaman untuk lintas generasi mulai anak-anak sampai dewasa. Berikut cara pencegahannya.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Sabtu (11/4), Hujan Petir di Daerah Ini

Hujan ringan dan hujan petir akan mendominasi cuaca Jawa Tengah pada Sabtu, 11 April 2026 di semua kota.

Hasil BAC 2026: Jonatan Gagal Adang Anak Asuh Coach Irwansyah

Hasil BAC 2026, Jonatan kalah dalam dua set langsung pada pertandingan melawan atlet tunggal putra India Ayush Shetty. 

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Sabtu (11/4), Hujan Ringan di Sejumlah Kota

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Sabtu, 11 April 2026, kecuali Jombang yang mengalami hujan sedang.

Suvei: Kebutuhan Kesehatan & Keuangan Pribadi Mayoritas Wanita Indonesia Terabaikan

Peran perempuan dalam hal pengasuhan membebankan “triple penalty” di ranah keamanan finansial, karier dan perawatan diri.

Akses Kredit Masih Timpang, Amar Bank Percepat Pembiayaan Digital UMKM

Melalui layanan Amar Bank Bisnis, pelaku UMKM didorong untuk membangun sistem administrasi dan pengelolaan keuangan yang lebih rapi.

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Sabtu 11 April 2026, Saatnya Fokus

Simak ramalan zodiak keuangan dan karier besok 11 April 2026. Ini prediksi lengkap untuk langkah profesional makin terarah dan stabil.​

Asei Rilis Asuransi Ritel, Premi Mulai Rp10.000

​Asei meluncurkan produk asuransi ritel dengan premi mulai Rp10.000, dari perlindungan diri hingga kendaraan yang lebih mudah diakses masyarakat.

Pantau 5 Kripto Top Gainers saat Pasar Menguat, SIREN Naik Tajam

Di pasar yang sedang memantul naik, kripto SIREN naik tajam dan menempati puncak kripto top gainers.