M O M S M O N E Y I D
Bugar

17 Makanan Ini Ampuh Menurunkan Kadar Gula Darah, Coba Konsumsi yuk!

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Bisa coba dikonsumsi. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi makanan yang ampuh menurunkan kadar gula darah.

Gula darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti kerusakan pembuluh darah, organ tubuh, hingga gangguan fungsi ginjal.

Oleh karena itu, memilih makanan yang ampuh menurunkan kadar gula darah menjadi langkah yang sangat penting. Bersumber dari laman Healthline, di bawah ini adalah beberapa rekomendasinya:

1. Brokoli dan Kecambah Brokoli

Brokoli mengandung sulforaphane, senyawa alami yang membantu menurunkan kadar gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin.

Kecambah brokoli juga kaya glukosinolat yang dapat membantu penderita diabetes tipe 2. Untuk hasil terbaik, makanlah brokoli mentah, dikukus ringan, atau tambahkan biji mustard ke brokoli yang dimasak untuk mengaktifkan mirosinase, enzim yang meningkatkan manfaat sulforaphane.

Baca Juga: Kolesterol Tinggi? Konsumsi 13 Makanan yang Efektif Menurunkan Kolesterol Ini

2. Makanan Laut

Ikan dan kerang merupakan sumber protein, lemak sehat, dan antioksidan yang baik. Protein dalam makanan laut memperlambat pencernaan dan mencegah lonjakan gula darah setelah makan.

Konsumsi ikan berlemak seperti salmon atau sarden secara teratur juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin.

3. Labu dan Biji Labu

Labu mengandung karbohidrat polisakarida yang membantu menurunkan gula darah. Selain itu, biji labu kaya lemak sehat dan protein yang mendukung manajemen gula darah.

Penelitian menunjukkan konsumsi biji labu dapat mengurangi gula darah hingga 35% setelah makan.

4. Kacang-kacangan dan Selai Kacang

Kacang seperti almond, kacang tanah, dan kacang mete dapat membantu menstabilkan gula darah. Kacang-kacangan ini mengandung protein, serat, dan lemak sehat yang memperlambat penyerapan gula.

Menambahkan kacang-kacangan ke dalam menu harian bisa membantu mengurangi gula darah puasa.

5. Okra

Okra mengandung polisakarida dan flavonoid yang membantu menurunkan kadar gula darah. Komponen seperti rhamnogalacturonan pada okra berperan sebagai senyawa antidiabetes alami.

Meskipun penelitian pada manusia masih diperlukan, konsumsi okra dapat menjadi tambahan sehat untuk diet Anda.

Baca Juga: Apa Saja Makanan untuk Penderita Diabetes agar Tidak Lemas? Ini 10 Pilihannya

6. Biji Rami

Biji rami kaya serat dan lemak sehat, serta membantu menurunkan kadar gula darah. Konsumsi yogurt yang dicampur biji rami telah terbukti menurunkan HbA1c, indikator kontrol gula darah jangka panjang.

7. Kacang dan Lentil

Kacang dan lentil mengandung serat larut yang memperlambat pencernaan dan mengurangi lonjakan gula darah.

Penelitian menunjukkan bahwa menambahkan kacang hitam atau buncis ke dalam makanan dapat menurunkan kadar gula darah setelah makan dibandingkan hanya makan nasi.

8. Kimchi dan Asinan Kubis

Makanan fermentasi seperti kimchi dan asinan kubis mengandung probiotik yang mendukung kesehatan usus dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Penelitian menunjukkan makanan probiotik dapat membantu penderita diabetes yang sulit mengelola gula darah.

9. Biji Chia

Biji chia kaya akan serat dan lemak sehat yang dapat menurunkan gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi biji chia membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan lonjakan gula darah setelah makan.

10. Kale

Kale kaya serat dan antioksidan flavonoid seperti quercetin dan kaempferol. Kedua senyawa ini dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kale bersama makanan tinggi karbohidrat dapat mengurangi lonjakan gula darah setelah makan.

Baca Juga: Pilihan Makanan Berserat Tinggi yang Bagus untuk Kesehatan

11. Buah-Buahan Beri

Buah beri seperti raspberry, stroberi, blueberry, dan blackberry kaya serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Penelitian menemukan bahwa makan raspberry merah dengan makanan tinggi karbohidrat membantu mengurangi gula darah dan insulin setelah makan.

Buah beri juga mendukung sensitivitas insulin dan membantu tubuh mengolah glukosa lebih baik.

12. Alpukat

Alpukat kaya akan lemak sehat, serat, vitamin, dan mineral. Mengonsumsinya dapat membantu mengurangi gula darah dan melindungi tubuh dari sindrom metabolik. Namun, pastikan untuk mengonsumsi alpukat dalam porsi wajar.

13. Oat dan Gandum

Oat mengandung serat larut yang dapat membantu mengontrol gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi oat secara rutin dapat menurunkan kadar HbA1c dan gula darah puasa.

Gandum, bila dikonsumsi sebelum makanan tinggi karbohidrat seperti roti putih, juga dapat membantu menurunkan gula darah setelah makan.

Baca Juga: Sayuran Apa yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Diabetes? Berikut Daftarnya!

14. Buah Jeruk

Jeruk dan jeruk bali adalah buah dengan indeks glikemik rendah hingga sedang, kaya serat, vitamin, dan senyawa tanaman seperti naringenin yang memiliki sifat antidiabetes. Mengonsumsi buah jeruk utuh dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan melindungi tubuh dari diabetes.

15. Kefir dan Yogurt

Kefir dan yogurt adalah produk susu fermentasi yang kaya probiotik. Probiotik membantu mendukung kesehatan usus dan meningkatkan regulasi gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kefir dan yogurt secara rutin dapat menurunkan gula darah puasa dan risiko diabetes tipe 2.

16. Telur

Telur adalah sumber protein dan lemak sehat yang membantu menstabilkan gula darah. Studi menunjukkan bahwa makan satu telur per hari dapat menurunkan gula darah puasa dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Konsumsi telur secara teratur juga dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2 pada pria.

Baca Juga: Apa Saja Makanan untuk Penderita Diabetes agar Tidak Lemas? Ini 10 Pilihannya

17. Apel

Apel kaya serat larut dan senyawa tanaman seperti quercetin, asam klorogenat, dan asam galat, yang membantu mengontrol gula darah. Makan apel sebelum makanan tinggi karbohidrat, seperti nasi, telah terbukti menurunkan gula darah setelah makan.

Itulah beberapa rekomendasi makanan yang ampuh menurunkan kadar gula darah. Semoga bermanfaat, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Guardian Super Hemat 15-28 Oktober 2026, Tambah Rp 1.000 Dapat 2 Lencir

Cek dan manfaatkan promo Guardian Super Hemat periode 15-28 Oktober 2026 untuk belanja produk kecantikan dan kesehatan.

Film Horor The Doll Ghawiah Tayang di Layar IMAX, Begini Sinopsisnya

Film horor Indonesia The Doll Ghawiah siap menyapa penonton di seluruh layar IMAX di Indonesia mulai 29 Oktober 2026.​

Ruang Mahjong Hadirkan Ruang Bermain sekaligus Bersosialisasi

Meningkatnya popularitas permainan mahjong membuka peluang bisnis penyediaan tempat bermain yang menggabungkan hiburan dan interaksi sosial.​

Ingin Kuliah Sambil Bangun Bisnis? Cek Tawaran Beasiswa Sandiaga Uno Ini

​Melalui kerja sama i3L University dan OK OCE, peserta bisa mengembangkan keterampilan bisnis sambil melanjutkan pendidikan tinggi.

Dari Dapur Rumah Jadi Ladang Cuan, Pelaku Usaha Kuliner Perlu Perhatikan Hal Ini

Banyak usaha kuliner berawal dari dapur rumah sehingga pelaku UMK perlu mendapat dukungan untuk mengembangkan usahanya.

Hapus File Duplikat, Memori HP Langsung Lega Tanpa Hapus Aplikasi Utama

File duplikat dan recycle bin terlupakan menjadi biang keladi memori HP penuh. Ikuti panduan lengkap membersihkannya segera.

Katalog Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan Periode 19-25 Oktober 2026

Inilah berbagai merek produk yang termasuk dalam promo Alfamidi Hemat Satu Pekan periode 19-25 Oktober 2026.

IHSG Tertekan, Arus Keluar Asing Capai Rp 111 Triliun

Nett sell asing di pasar saham Indonesia secara year to date di angka Rp 111 triliun, perbesar risiko volatilitas dan menghambat pemulihan pasar.

Cek 13 Promo Hari Ini 19 Oktober 2026, Makan Enak Lebih Hemat di Starbucks hingga McD

Bingung cari menu makan siang atau teman jajan di hari Senin? Manfaatkan promo hari ini untuk menikmati paket hemat dari Starbucks hingga McD.

MR.D.I.Y. dan CIMB Niaga Dorong IKM Kembangkan Bisnis Hijau

Tantangan ini cukup besar mengingat jumlah IKM di Indonesia mencapai 4,52 juta unit usaha atau sekitar 99,7% dari total industri nasional.