M O M S M O N E Y I D
AturUang

12 Kesalahan Keuangan yang Harus Dihindari saat Menghadapi Bencana Alam

Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Berikut ini kesalahan keuangan yang harus dihindari saat menghadapi bencana alam yang perlu Anda tahu.

Bencana alam bisa datang tiba-tiba dan membawa dampak besar bagi kehidupan, termasuk dalam aspek keuangan. 

Sebagai Moms yang bertanggungjawab atas finansial keluarga, penting untuk mengetahui langkah-langkah yang harus dilaksanakan agar tidak terperosok lebih dalam secara ekonomi. 

Keputusan yang keliru bisa membuat proses pemulihan pascabencana semakin sulit. 

Oleh karena itu, berikut adalah 12 kesalahan keuangan umum, menurut Forbes, yang sering terjadi setelah bencana alam dan bagaimana Moms dapat menghindarinya:

Baca Juga: Tips dan Trik Membuat Keputusan Finansial di Tahun 2025

1. Mengambil Keputusan Finansial Secara Tiba-tiba

Saat bencana melanda, tekanan emosional sering kali membuat Moms terburu-buru membuat keputusan tanpa pertimbangan matang. 

Misalnya, meminjam uang dengan bunga tinggi atau menjual aset dengan harga rendah. Usahakan untuk menenangkan diri sebelum mengambil langkah besar dalam keuangan keluarga.

2. Tidak Memahami Cakupan Asuransi

Banyak orang baru memahami ketidaktahuan mereka mengenai polis asuransi saat bencana terjadi. 

Pastikan Moms memahami dengan mendetail perlindungan yang diberikan oleh asuransi rumah, kesehatan, atau kendaraan. 

Jika perlu, konsultasikan dengan agen asuransi atau ahli keuangan.

3. Tidak Berkomunikasi dengan Penyedia Asuransi

Setelah bencana, perusahaan asuransi biasanya menerima banyak klaim secara bersamaan. 

Jangan menunggu mereka menghubungi, tetapi segera ajukan klaim dan aktif berkomunikasi untuk memastikan proses berjalan dengan baik.

Baca Juga: Ini Cara Mendapatkan Voucher hingga Rp 150.000 dengan Reward BCA

4. Mengabaikan Pemberi Pinjaman dan Penyedia Layanan

Jika Moms kesulitan membayar cicilan rumah, listrik, atau tagihan lainnya, segera hubungi penyedia layanan tersebut. 

Banyak institusi yang memberikan relaksasi atau penundaan pembayaran bagi korban bencana.

5. Tidak Mendokumentasikan Kerusakan dan Daftar Barang

Moms mungkin akan kesulitan mendapatkan klaim asuransi jika tidak memiliki bukti yang jelas. 

Foto dan video barang yang rusak, serta catatan daftar aset sebelum bencana, sangat membantu dalam proses klaim.

6. Meremehkan Waktu dan Biaya Pemulihan

Pemulihan dari bencana bisa memakan waktu lebih lama dan biaya lebih besar dari yang diharapkan. 

Moms sebaiknya membuat anggaran yang realistis dan memiliki dana darurat agar tidak kewalahan selama proses pemulihan.

7. Terjebak dalam Penipuan atau Kontraktor Curang

Banyak oknum memanfaatkan situasi darurat untuk menipu korban bencana. 

Jangan langsung percaya pada bantuan atau kontraktor tanpa melakukan riset terlebih dahulu. 

Pastikan kredibilitas mereka sebelum menyerahkan uang atau informasi pribadi.

Baca Juga: Investasi Emas di Tahun 2025, Simak Plus dan Minusnya!

8. Tidak Mencari Nasihat dari Profesional

Jangan ragu untuk meminta bantuan profesional dalam mengelola keuangan setelah bencana. 

Jika memiliki akses ke penasihat keuangan atau layanan hukum dari tempat kerja, manfaatkan fasilitas tersebut.

9. Mengandalkan Nasihat yang Keliru

Moms mungkin mendapatkan berbagai saran dari keluarga atau teman mengenai cara mengatasi krisis keuangan. 

Namun, pastikan nasihat tersebut berasal dari orang yang benar-benar paham mengenai situasi finansial dan bukan sekadar berdasarkan pengalaman pribadi yang mungkin tidak relevan.

10. Tidak Memanfaatkan Bantuan yang Tersedia

Ada banyak program bantuan dari pemerintah maupun organisasi sosial untuk korban bencana. 

Jangan ragu untuk mencari dan mengajukan permohonan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga Moms.

Baca Juga: Cara Efektif Meningkatkan Literasi Keuangan di Era Digital

11. Menggunakan Dana Asuransi untuk Hal yang Tidak Mendesak

Jika Moms menerima klaim asuransi, gunakan dana tersebut sesuai peruntukannya, seperti perbaikan rumah atau biaya hidup.

Jangan tergoda untuk menggunakannya untuk belanja yang kurang penting agar keuangan tetap terjaga.

12. Memilih Kontraktor yang Tidak Dapat Dipercaya

Ketika memperbaiki rumah yang rusak, pastikan Ibu memilih kontraktor yang memiliki reputasi baik. 

Periksa ulasan pelanggan, minta referensi, dan hindari memberikan uang muka yang terlalu besar sebelum pekerjaan dimulai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kelelahan Finansial Bisa Menguras Energi, Ini Cara Mudah Mengatasinya

Kelelahan finansial dapat memicu stres dan mengganggu hubungan. Kenali penyebab serta cara mengatasinya dengan lebih seimbang.

Jangan Salah Pilih Tanaman, 5 Jenis Ini Bisa Bikin Nyamuk Datang ke Rumah

Tanaman tertentu di halaman rumah bisa menciptakan tempat nyaman bagi nyamuk. Kenali jenisnya dan cara menjaga taman tetap aman.  

Cuma Rp5.000 Sehari, Metode Micro-Sinking Funds Bantu Jaga Keuangan

Cukup sisihkan Rp5.000 per hari, micro-sinking funds bisa membantu memenuhi kebutuhan tanpa bikin keuangan bulanan kewalahan.  

Ide Dekorasi Rumah Vas Badai Era 2000-an yang Banyak Dilirik Desainer

Vas badai kembali populer sebagai dekorasi rumah 2026. Simak inspirasi menatanya agar hunian terasa hangat, modern, dan estetik.  

Kelelawar Masuk Loteng Rumah? Kenali Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Kelelawar masuk loteng rumah bisa jadi masalah. Kenali penyebab, tanda, cara mengatasi, dan langkah pencegahan agar tidak kembali.

4 Ciri-Ciri Rambut Rusak dan Penyebabnya, Hindari Handuk yang Kasar!

Sebelum terlambat, ketahui 4 ciri-ciri rambut rusak dan penyebabnya agar Anda bisa menemukan perawatan yang tepat.  

Cara Orang Tua Siapkan Masa Depan Anak Berkebutuhan Khusus Sejak Dini

Simak cara menyusun keuangan anak berkebutuhan khusus agar masa depannya lebih aman tanpa mengabaikan kondisi finansial keluarga.

Hasil China Open 2026: Tambah 3, Ada 7 Wakil Indonesia ke Babak 16 Besar

Hasil China Open 2026 babak 32 besar hari kedua Rabu (22/7), tiga wakil Indonesia melenggang ke 16 besar. 

Ada Beasiswa dari Lotte, Mahasiswa di Kampus Ini Berpeluang Dapat Bantuan Pendidikan

Lotte Foundation kembali menghadirkan program beasiswa bagi mahasiswa S1 dan D4 yang berprestasi di 10 universitas mitra  

Disebut Silent Killer, Ini 7 Gejala Kanker Ovarium yang Sering Dianggap Kembung Biasa

Gejala kanker ovarium kerap diabaikan karena mirip masalah pencernaan. Waspadai tanda seperti perut kembung terus-menerus hingga nyeri panggul.