M O M S M O N E Y I D
Bugar

12 Sayuran yang Bagus untuk Diet Turunkan Berat Badan Menurut Ahli Gizi

12 Sayuran yang Bagus untuk Diet Turunkan Berat Badan Menurut Ahli Gizi
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Mari intip daftar sayuran yang bagus untuk diet turunkan berat badan menurut ahli gizi di sini!

Menurunkan berat badan sering kali terasa menantang, terutama ketika harus menyeimbangkan antara kebutuhan nutrisi dan pengendalian kalori.

Namun, langkah paling efektif dan alami untuk membantu proses diet adalah dengan memperbanyak konsumsi sayuran. Selain rendah kalori, sayuran kaya serat, air, serta mikronutrien penting yang dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama tanpa khawatir berat badan naik.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Teh Hijau untuk Diet Bantu Turunkan Berat Badan

Dengan porsi yang tepat, Anda bisa menjadikan sayuran sebagai bagian utama dari pola makan harian yang mendukung penurunan berat badan secara bertahap dan berkelanjutan. Melansir dari laman Eating Well, berikut ini daftar sayuran yang bagus untuk diet turunkan berat badan menurut ahli gizi:

1. Kembang Kol

Kembang kol sering digunakan sebagai pengganti makanan tinggi karbohidrat. Satu porsi kembang kol cincang hanya mengandung 27 kalori, 2 gram serat, dan 2 gram protein.

Ahli gizi Elysia Cartlidge, M.A.N., RD dari Haute & Healthy Living mengatakan bahwa kembang kol adalah sayuran yang mengenyangkan dan mudah diolah. Ia merekomendasikan memanggangnya dengan sedikit minyak zaitun, bawang putih bubuk, dan ragi nutrisi agar rasanya gurih dan renyah. Cara ini juga cocok bagi Anda yang tidak terlalu suka sayur karena aroma kembang kol panggang lebih lezat.

Sementara itu, ahli gizi Moushumi Mukherjee, MS, RDN menyarankan agar kembang kol diolah menjadi nasi kembang kol dengan memprosesnya menggunakan food processor. Hasilnya bisa digunakan untuk membuat smoothie, sup, kari, atau nasi goreng sehat. Karena rasanya lembut, kembang kol mudah dicampurkan ke berbagai hidangan tanpa mengubah rasa aslinya.

2. Labu Spageti

Menurut Cheryl Mussatto, M.S., RD, LD, penulis The Nourished Brain, labu spageti merupakan alternatif rendah kalori yang cocok menggantikan pasta biasa. Satu porsi labu spageti yang dimasak hanya memiliki sekitar 42 kalori, rendah lemak, dan kaya serat yang membantu rasa kenyang bertahan lebih lama.

Labu spageti juga cocok untuk penderita diabetes karena tidak menyebabkan lonjakan gula darah seperti pasta tepung. Anda bisa mengganti sebagian atau seluruh pasta dengan labu spageti dan menambahkannya dengan sayuran berwarna serta sumber protein untuk menciptakan hidangan seimbang.

3. Alpukat

Meskipun secara teknis termasuk buah, alpukat sering dianggap sayur karena penggunaannya dalam makanan gurih. Alpukat tinggi lemak sehat tak jenuh tunggal yang dicerna perlahan sehingga membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Setengah alpukat mengandung sekitar 5 gram serat, yang cukup untuk memenuhi separuh kebutuhan serat per makan.

Ahli gizi menyarankan menambahkan seperempat hingga setengah buah alpukat ke dalam smoothie, salad, atau membuat guacamole sebagai camilan. Namun, perhatikan porsinya karena satu buah alpukat sedang memiliki sekitar 240 kalori.

4. Kubis

Ahli gizi Jinan Banna, Ph.D., RD menjelaskan bahwa kubis termasuk sayuran rendah kalori dan tinggi serat yang baik untuk menurunkan berat badan. Serat membantu rasa kenyang bertahan lebih lama, sementara kalorinya tetap rendah. Kubis juga termasuk dalam kelompok sayur silangan seperti brokoli dan kale yang mengandung senyawa pelindung tubuh dari kanker serta peradangan.

Anda bisa mengolahnya menjadi salad, coleslaw, atau bahkan kimchi, yang dapat mendukung kesehatan pencernaan.

Baca Juga: 10 Pilihan Makanan untuk Diet Pemula yang Murah dan Sehat

5. Zucchini

Menurut Anya Rosen, M.S., RD, LD, CPT, zucchini merupakan sayur rendah kalori yang kaya serat dan mudah diolah. Satu porsi irisan zucchini hanya mengandung sekitar 18 kalori. Rasanya netral, sehingga bisa digunakan untuk berbagai hidangan manis maupun gurih.

Zucchini bisa ditambahkan ke oatmeal, smoothie, atau dijadikan zoodle (mie dari zucchini) sebagai pengganti pasta. Anda juga bisa memanggangnya untuk tambahan lauk sehat.

6. Selada Romaine

Selada romaine termasuk sayuran berkalori sangat rendah, hanya sekitar 8 kalori per porsi. Meski seratnya tidak terlalu tinggi, sayuran ini kaya folat dan mudah dipadukan dengan bahan lain.

Ahli diet Jennifer Fiske, M.S., RDN, LD menyebut romaine sebagai sayuran serbaguna yang bisa dijadikan bungkus selada, pelengkap sandwich, atau bahan salad. Ia juga menyarankan membeli selada utuh agar lebih tahan lama dibandingkan yang sudah dipotong.

7. Kacang Hijau

Kacang hijau atau kacang polong mengandung lebih banyak karbohidrat dibandingkan sayuran lain, tetapi juga tinggi serat dan protein. Satu porsi kacang polong mengandung sekitar 8 gram serat dan 8 gram protein.

Menurut penelitian dalam Journal of Obesity & Metabolic Syndrome tahun 2020, makanan tinggi protein membantu pembakaran kalori lebih efektif. Kacang polong bisa dinikmati sebagai lauk, campuran sup, atau tambahan pada nasi goreng.

8. Kale

Kale dikenal sebagai superfood rendah kalori dengan kandungan serat dan vitamin yang tinggi. Lisa Andrews, M.Ed., RD, LD menjelaskan bahwa tekstur kale yang agak keras membuat proses mengunyah lebih lama, membantu Anda makan lebih perlahan dan merasa kenyang lebih cepat.

Untuk mengurangi rasa pahitnya, pijat daun kale dengan sedikit minyak zaitun dan air lemon sebelum dicampur ke salad, atau olah menjadi keripik kale panggang yang renyah.

Baca Juga: 9 Cara Diet Sehat Tanpa Olahraga untuk Turunkan Berat Badan

9. Bayam

Bayam memiliki rasa lebih lembut daripada kale dan bisa diolah ke berbagai menu. Setiap porsi bayam hanya mengandung 7 kalori, namun tetap kaya zat besi dan serat.

Bayam bisa ditambahkan ke smoothie, sup, atau tumisan. Jika mulai layu, Anda tetap bisa menyimpannya di freezer untuk digunakan kemudian.

10. Wortel

Wortel merupakan sumber serat dan antioksidan yang baik. Satu porsi wortel mengandung sekitar 3,5 gram serat dan hanya 52 kalori.

Ahli gizi Lisa Young, Ph.D., RDN, penulis Finally Full, Finally Slim, mengatakan bahwa wortel bisa diolah dengan berbagai cara. Anda bisa menikmatinya mentah sebagai camilan, dipanggang dengan rempah, atau dijadikan salad. Selain lezat, wortel juga membantu Anda merasa kenyang lebih lama.

11. Paprika

Menurut Christie Gagnon, RD, paprika mengandung lebih banyak vitamin C daripada jeruk. Penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin C yang rendah berkaitan dengan peningkatan lemak tubuh. Satu porsi paprika hanya memiliki 24 kalori dan 2 gram serat, menjadikannya pilihan tepat untuk diet.

Paprika merah, kuning, dan oranye memiliki rasa manis alami dan bisa disantap mentah, dicelup ke saus sehat seperti hummus, atau ditumis bersama sayuran lain.

12. Brokoli

Brokoli termasuk sayuran silangan yang memiliki senyawa aktif seperti sulforaphane dan indole-3-carbinol yang membantu melawan peradangan dan menjaga tekanan darah.

Satu porsi brokoli matang mengandung sekitar 5 gram serat dan 3,7 gram protein, serta terdiri dari 90 persen air yang membantu rasa kenyang lebih lama. Ahli gizi menyarankan memanggang brokoli dengan sedikit minyak zaitun agar teksturnya renyah dan aromanya keluar maksimal.

Baca Juga: Minum Kopi Hitam saat Diet Bagus atau Tidak untuk Menurunkan Berat Badan?

Itulah daftar sayuran yang bagus untuk diet turunkan berat badan menurut ahli gizi. Menambahkan sayuran ini ke dalam menu harian Anda bukan hanya membantu menurunkan berat badan, tetapi juga memperbaiki kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

6 Cara Mengatasi Nafsu Belanja Yang Bisa Gerogoti Dompet Hingga Mental

Mengenali dampak doom spending alias nafsu belanja bagi kesehatan finansial termasuk juga jiwa seseorang.

22 Provinsi Ini Diguyur Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (26/10)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok 26 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di banyak provinsi ini.

Prakiraan Cuaca Besok Senin (26/10) di Jakarta Hujan Ringan Turun di 5 Wilayah Ini

Prakiraan cuaca besok Senin (26/10) di Jakarta berdasarkan ramalan BMKG, beberapa daerah turun hujan pada pagi dan sore hari.

Ramalan Zodiak Besok Senin 26 Oktober 2026, Waktunya Evaluasi Diri Secara Total

Simak ramalan 12 zodiak besok Senin 26 Oktober 2026 tentang asmara, karier, keuangan, dan kesehatan, lengkap dengan saran untukmu.  

Ramalan Shio Besok Senin 26 Oktober 2026, Naga Berpeluang Paling Hoki

Simak ramalan shio besok Senin 26 Oktober 2026, mulai dari karier, keuangan, cinta, hingga kesehatan untuk 12 shio lengkap di sini.

Fenomena Hunter’s Moon 26 Oktober 2026, Ini Waktu Terbaik Menyaksikannya

Ada fenomena Bulan Pemburu alias Hunter’s Moon yang akan berlangsung pada Senin malam, 26 Oktober 2026. Catat waktu terbaik menyaksikannya.

Promo Bakmi GM Khusus Pakai Mandiri, Bakmi Special Cuma Rp 15.000 Hari Ini

Dapatkan menu Bakmi Special GM hanya Rp 15.000 dari promo Bakmi GM setiap hari Sabtu dan Minggu khusus pengguna QRIS Movin by Mandiri Taspen.

4 Ciri-Ciri Stres Berat pada Wanita, Salah Satunya Haid Tidak Teratur

Stres berat pada wanita bisa memengaruhi sistem endokrin. Wajib tahu, ini 4 ciri-ciri stres berat pada wanita.

Pendapatan Kreator Spotify Melonjak 90% Lewat Fitur Membership Terbaru

Kreator kini bisa meraup 90% pendapatan dari langganan. Simak syarat lengkap dan cara kerjanya sebelum terlambat!,

Ada Brokoli, Ini 4 Sayuran yang Sebaiknya Tidak Dimasak Terlalu Matang

Beberapa jenis sayuran sangat sensitif terhadap suhu panas tinggi. Berikut 4 sayuran yang sebaiknya tidak dimasak terlalu matang ya.