M O M S M O N E Y I D
Bugar

11 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Bisa Bikin Tekanan Darah Naik

11 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Bisa Bikin Tekanan Darah Naik
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang diam-diam bisa bikin tekanan darah naik, lho. Kira-kira apa saja?

Tekanan darah tinggi sering dikaitkan dengan makanan asin atau faktor keturunan. Namun, kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari juga bisa memberi pengaruh besar tanpa disadari. Bahkan rutinitas yang terlihat sepele dapat membuat tekanan darah perlahan meningkat dari waktu ke waktu.

Tekanan darah tidak hanya dipengaruhi oleh apa yang Anda makan, tetapi juga pola tidur, tingkat stres, aktivitas fisik, hingga cara menjalani keseharian. Karena itu, memperbaiki kebiasaan harian dapat menjadi langkah sederhana untuk membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Baca Juga: 15 Cara Turunkan Tekanan Darah yang Tinggi secara Alami Tanpa Konsumsi Obat

Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Bisa Bikin Tekanan Darah Naik

Melansir dari Verywell Health, berikut beberapa kebiasaan sehari-hari yang diam-diam bisa bikin tekanan darah naik:

1. Terlalu sering makan makanan ultra-olahan

Pola makan yang tinggi lemak jenuh dan makanan olahan dapat mengganggu kesehatan pembuluh darah serta memicu kenaikan berat badan. Kedua hal tersebut dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

Untuk membantu menjaga tekanan darah, cobalah lebih sering memilih makanan yang kaya nutrisi seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, lemak sehat, dan sumber protein rendah lemak.

2. Terlalu banyak mengonsumsi gula

Asupan gula berlebih dapat memicu resistensi insulin, yaitu kondisi ketika tubuh tidak merespons insulin secara optimal.

Kondisi ini dapat membuat tubuh menahan lebih banyak natrium dan meningkatkan aktivitas sistem saraf yang berhubungan dengan tekanan darah. Selain itu, peradangan yang muncul juga dapat mengganggu fungsi pembuluh darah sehingga pembuluh menjadi lebih sulit melebar.

Fruktosa, salah satu jenis gula, juga diduga dapat meningkatkan kadar asam urat yang memengaruhi kemampuan tubuh mengatur tekanan darah.

3. Kurang asupan kalium

Kalium berperan membantu tubuh membuang kelebihan natrium dan membantu pembuluh darah menjadi lebih rileks.

Jika asupan kalium terlalu rendah, tubuh dapat menahan cairan lebih banyak dan respons hormon stres menjadi lebih kuat. Akibatnya, tekanan darah dapat ikut meningkat.

Sumber kalium yang baik antara lain sayuran hijau, ubi, pisang, dan kacang-kacangan.

4. Mengonsumsi obat atau suplemen tertentu

Beberapa obat dan produk yang dijual bebas dapat memengaruhi tekanan darah karena menyebabkan penyempitan pembuluh darah atau retensi cairan.

Contohnya meliputi obat stimulan, beberapa obat flu dan pilek, obat anti nyeri tertentu, kortikosteroid, serta beberapa suplemen herbal.

Jika Anda rutin mengonsumsi obat atau suplemen dan memiliki tekanan darah tinggi, konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

5. Mengalami stres berkepanjangan

Stres yang berlangsung lama dapat memicu pelepasan hormon seperti kortisol dan adrenalin.

Kedua hormon ini dapat mempercepat detak jantung dan membuat pembuluh darah menyempit sehingga tekanan darah meningkat.

Mengelola stres dapat dilakukan melalui olahraga rutin, tidur cukup, mengurangi alkohol, menghindari rokok, dan meluangkan waktu untuk aktivitas yang disukai.

Baca Juga: 7 Obat Herbal Alami Penurun Tekanan Darah Tinggi yang Layak Dicoba

6. Terlalu sering buang air kecil

Beberapa kondisi kesehatan seperti diabetes dapat menyebabkan frekuensi buang air kecil meningkat dan memengaruhi keseimbangan elektrolit dalam tubuh.

Selain itu, kandung kemih yang terlalu aktif juga dikaitkan dengan peningkatan aktivitas sistem saraf yang dapat memicu kenaikan tekanan darah.

7. Sedang merasakan nyeri

Rasa sakit, baik karena sakit kepala, cedera, maupun kondisi kronis seperti radang sendi, dapat mengaktifkan respons stres tubuh.

Saat kondisi ini terjadi, tekanan darah juga dapat meningkat. Bahkan terkadang terbentuk siklus ketika tekanan darah tinggi memperburuk rasa sakit dan rasa sakit kembali menaikkan tekanan darah.

Mengatasi penyebab nyeri dapat membantu mengurangi efek tersebut.

8. Kurang tidur

Tidur kurang dari 7 jam secara rutin dapat mengganggu keseimbangan hormon dan mengaktifkan respons stres dalam tubuh.

Akibatnya, tekanan darah menjadi lebih mudah meningkat. Gangguan tidur seperti sleep apnea juga sering dikaitkan dengan hipertensi yang sulit dikendalikan.

9. Terlalu sering minum alkohol

Konsumsi alkohol berlebihan dapat memengaruhi sistem saraf dan fungsi pembuluh darah.

Dalam jangka pendek maupun panjang, kebiasaan ini dapat meningkatkan tekanan darah dan memengaruhi kesehatan jantung.

10. Merokok

Setiap kali merokok, pembuluh darah akan menyempit dan sistem saraf menjadi lebih aktif.

Jika berlangsung terus-menerus, tekanan berulang pada sistem kardiovaskular dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan meningkatkan risiko hipertensi kronis.

Baca Juga: 10 Tips Pengobatan Alami untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

11. Terlalu lama duduk

Kurangnya aktivitas fisik dapat berkontribusi pada kenaikan berat badan, penurunan kesehatan pembuluh darah, dan perubahan pada sistem saraf yang memengaruhi tekanan darah.

Aktivitas aerobik secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung.

Itulah beberapa kebiasaan sehari-hari yang diam-diam bisa bikin tekanan darah naik. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

HP Samsung Terbaru: Skor Benchmark Galaxy A37 Naik, tapi Tertinggal dari Pixel 10a

Galaxy A37 kini berbekal layar Super AMOLED 1.900 nits dan jaminan 6 tahun update OS. Simak analisis keunggulan serta batas kemampuannya.

Prakiraan Cuaca Sumatera Barat Besok Rabu (2/9), Hujan Guyur 2 Wilayah

BMKG memprakirakan sejumlah wilayah Sumatera Barat berpotensi hujan, besok (2/9). Simak prakiraan cuaca lengkap 19 kabupaten/kota.

Ini 3 Pertimbangan Konsumen dalam Memilih Perangkat Rumah Tangga, Tak Hanya Estetika

Niko Elektronik Indonesia menyebutkan, setidaknya ada tiga pertimbangan konsumen dalam memilih perangkat rumah tangga. 

Udara Kabur di Sejumlah Wilayah, Pantau Ramalan Cuaca Jawa Timur Besok (2/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada 2-3 September didominasi cerah. Namun, ada potensi udara kabur di sejumlah wilayah.

Dari Nostalgia AADC sampai Drama Yuni, Ini Tayangan Indonesia Terbaru di Netflix

Berbagai tayangan Indonesia yang tayang di platform Netflix mulai September. Mulai dari AADC, hingga Yuni.

Katalog Promo Alfamart Gantung (Gajian Untung) Periode 1-6 September 2026

Manfaatkan Promo Alfamart Gantung Periode 1-6 September 2026 untuk belanja hemat selama musim gajian ini.

Diprediksi Bebas Guyuran Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Bali Besok Rabu (2/9)

BMKG memprakirakan cuaca Bali besok Rabu (2/9) didominasi cerah dan berawan. Tak ada wilayah yang diprediksi hujan.

Harga Emas Dunia Terus Turun, Suku Bunga The Fed jadi Sorotan

Harga emas dunia lanjut turun setelah terkoreksi 3,5% dalam dua sesi sebelumnya. Ketegangan AS-Iran memperbesar peluang kenaikan suku bunga AS.

Promo Hypermart Weekday 1-3 September 2026, Rious Cake-Belcube Beli 1 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Weekday periode 1-3 September 2026 untuk belanja di awal pekan.

Prakiraan Cuaca DI Yogyakarta Besok Rabu (2/9), Cerah hingga Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca DIY besok Rabu (2/9) didominasi cerah dan udara kabur. Simak prakiraan lengkap 5 wilayah.