MOMSMONEY.ID - Ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang diam-diam bisa bikin tekanan darah naik, lho. Kira-kira apa saja?
Tekanan darah tinggi sering dikaitkan dengan makanan asin atau faktor keturunan. Namun, kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari juga bisa memberi pengaruh besar tanpa disadari. Bahkan rutinitas yang terlihat sepele dapat membuat tekanan darah perlahan meningkat dari waktu ke waktu.
Tekanan darah tidak hanya dipengaruhi oleh apa yang Anda makan, tetapi juga pola tidur, tingkat stres, aktivitas fisik, hingga cara menjalani keseharian. Karena itu, memperbaiki kebiasaan harian dapat menjadi langkah sederhana untuk membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Baca Juga: 15 Cara Turunkan Tekanan Darah yang Tinggi secara Alami Tanpa Konsumsi Obat
Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Bisa Bikin Tekanan Darah Naik
Melansir dari Verywell Health, berikut beberapa kebiasaan sehari-hari yang diam-diam bisa bikin tekanan darah naik:
1. Terlalu sering makan makanan ultra-olahan
Pola makan yang tinggi lemak jenuh dan makanan olahan dapat mengganggu kesehatan pembuluh darah serta memicu kenaikan berat badan. Kedua hal tersebut dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.
Untuk membantu menjaga tekanan darah, cobalah lebih sering memilih makanan yang kaya nutrisi seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, lemak sehat, dan sumber protein rendah lemak.
2. Terlalu banyak mengonsumsi gula
Asupan gula berlebih dapat memicu resistensi insulin, yaitu kondisi ketika tubuh tidak merespons insulin secara optimal.
Kondisi ini dapat membuat tubuh menahan lebih banyak natrium dan meningkatkan aktivitas sistem saraf yang berhubungan dengan tekanan darah. Selain itu, peradangan yang muncul juga dapat mengganggu fungsi pembuluh darah sehingga pembuluh menjadi lebih sulit melebar.
Fruktosa, salah satu jenis gula, juga diduga dapat meningkatkan kadar asam urat yang memengaruhi kemampuan tubuh mengatur tekanan darah.
3. Kurang asupan kalium
Kalium berperan membantu tubuh membuang kelebihan natrium dan membantu pembuluh darah menjadi lebih rileks.
Jika asupan kalium terlalu rendah, tubuh dapat menahan cairan lebih banyak dan respons hormon stres menjadi lebih kuat. Akibatnya, tekanan darah dapat ikut meningkat.
Sumber kalium yang baik antara lain sayuran hijau, ubi, pisang, dan kacang-kacangan.
4. Mengonsumsi obat atau suplemen tertentu
Beberapa obat dan produk yang dijual bebas dapat memengaruhi tekanan darah karena menyebabkan penyempitan pembuluh darah atau retensi cairan.
Contohnya meliputi obat stimulan, beberapa obat flu dan pilek, obat anti nyeri tertentu, kortikosteroid, serta beberapa suplemen herbal.
Jika Anda rutin mengonsumsi obat atau suplemen dan memiliki tekanan darah tinggi, konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
5. Mengalami stres berkepanjangan
Stres yang berlangsung lama dapat memicu pelepasan hormon seperti kortisol dan adrenalin.
Kedua hormon ini dapat mempercepat detak jantung dan membuat pembuluh darah menyempit sehingga tekanan darah meningkat.
Mengelola stres dapat dilakukan melalui olahraga rutin, tidur cukup, mengurangi alkohol, menghindari rokok, dan meluangkan waktu untuk aktivitas yang disukai.
Baca Juga: 7 Obat Herbal Alami Penurun Tekanan Darah Tinggi yang Layak Dicoba
6. Terlalu sering buang air kecil
Beberapa kondisi kesehatan seperti diabetes dapat menyebabkan frekuensi buang air kecil meningkat dan memengaruhi keseimbangan elektrolit dalam tubuh.
Selain itu, kandung kemih yang terlalu aktif juga dikaitkan dengan peningkatan aktivitas sistem saraf yang dapat memicu kenaikan tekanan darah.
7. Sedang merasakan nyeri
Rasa sakit, baik karena sakit kepala, cedera, maupun kondisi kronis seperti radang sendi, dapat mengaktifkan respons stres tubuh.
Saat kondisi ini terjadi, tekanan darah juga dapat meningkat. Bahkan terkadang terbentuk siklus ketika tekanan darah tinggi memperburuk rasa sakit dan rasa sakit kembali menaikkan tekanan darah.
Mengatasi penyebab nyeri dapat membantu mengurangi efek tersebut.
8. Kurang tidur
Tidur kurang dari 7 jam secara rutin dapat mengganggu keseimbangan hormon dan mengaktifkan respons stres dalam tubuh.
Akibatnya, tekanan darah menjadi lebih mudah meningkat. Gangguan tidur seperti sleep apnea juga sering dikaitkan dengan hipertensi yang sulit dikendalikan.
9. Terlalu sering minum alkohol
Konsumsi alkohol berlebihan dapat memengaruhi sistem saraf dan fungsi pembuluh darah.
Dalam jangka pendek maupun panjang, kebiasaan ini dapat meningkatkan tekanan darah dan memengaruhi kesehatan jantung.
10. Merokok
Setiap kali merokok, pembuluh darah akan menyempit dan sistem saraf menjadi lebih aktif.
Jika berlangsung terus-menerus, tekanan berulang pada sistem kardiovaskular dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan meningkatkan risiko hipertensi kronis.
Baca Juga: 10 Tips Pengobatan Alami untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
11. Terlalu lama duduk
Kurangnya aktivitas fisik dapat berkontribusi pada kenaikan berat badan, penurunan kesehatan pembuluh darah, dan perubahan pada sistem saraf yang memengaruhi tekanan darah.
Aktivitas aerobik secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung.
Itulah beberapa kebiasaan sehari-hari yang diam-diam bisa bikin tekanan darah naik. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News