M O M S M O N E Y I D
Santai

10 Tips Merawat Tanaman dalam Ruangan dengan Mudah, Ini Rahasianya

Penulis: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Merawat tanaman dalam ruangan merupakan hal yang tidak mudah. Anda perlu beberapa tips merawat tanaman dalam ruangan. 

Artikel ini memberikan informasi mengenai tips merawat tanaman dalam ruangan yang perlu Anda ketahui. 

Tips merawat tanaman dalam ruangan dengan mudah dan murah ini dapat menekan biaya perawatan yang membuat dompet Anda bengkak. 

Berikut ini 10 tips merawat tanaman dalam ruangan dengan mudah. 

1. Gunakan Soda Kue untuk Pembersih

Untuk mendorong fotosintesis dedaunan harus tetap bersih dan bebas debu. Untuk melakukan ini, ambil kain lembut, tidak berbulu, lembab yang direndam dalam air dan larutan natrium bikarbonat (sejumput soda kue dalam satu liter air) dan bersihkan daunnya dengan lembut.

Baca Juga: 5 Tanda Tanaman Kebanyakan Air, Ini Hal yang Harus Dilakukan

2. Cuka untuk Membersihkan Pot Tanah Liat 

Aneka Manfaat Cuka di Rumah Anda
Aneka Manfaat Cuka di Rumah Anda

Cuka memiliki beberapa kegunaan di dapur, dan Anda juga bisa menggunakan bahan ajaib yang murah ini untuk membersihkan pot tanah liat Anda! Karena pot menyerap kalsium, garam, mineral dari air, dan pupuk, lama kelamaan pot akan terlihat jelek.

Buat larutan 1 cangkir cuka putih asam 5% dalam 3-4 gelas air dan rendam panci dalam larutan ini selama 20-30 menit. Gosok perlahan dengan sikat berbulu lembut, dan selesai!

3. Tepung Jagung untuk Kurangi Kebutuhan Penyiraman

Tepung maizena umumnya digunakan di setiap dapur sebagai bahan pengental pada sup, kuah daging, dan masakan lainnya. Anda bisa menggunakan bahan ini untuk tanaman dengan menambahkan 2 sendok makan ke dalam pot berukuran sedang.

Baca Juga: 7 Tanaman Hias Tidak Butuh Drainase, Bisa Ditanam di Dalam Ruangan

Ini akan membantu memulihkan kelembapan dan mengurangi kebutuhan penyiraman yang sering.

4. Gunakan Sumpit untuk Menopang Tanaman 

Sumpit kayu bekas bisa digunakan untuk menopang tanaman kecil. Masukkan ke dalam tanah dan ikat batang yang terkulai di atasnya menggunakan selotip atau jalinan.

5. Kulit Telur 

Menurut dokumen yang dipublikasikan di situs ekstensi Universitas Florida, kulit telur mengandung 3% fosfor, 0,3% magnesium, dengan sedikit natrium, kalium, seng, mangan, besi, dan tembaga yang dibutuhkan tanaman. Buat tehnya dengan merebus kulit telur dalam satu galon air dan mengoleskannya ke tanaman saat sudah dingin.

6. Cangkang Telur untuk Pupuk

Cangkang telur merupakan sumber kalsium karbonat (37%), elemen penting yang diperlukan untuk perkembangan tanaman melalui fiksasi nitrogen (N), dan juga menyediakan kalium dan fosfor. 

7. Ampas Kopi dan Kertas Penyaring Kopi 

Ampas kopi kaya akan nitrogen dan juga mengandung potasium, magnesium, dan kalsium yang semuanya bagus untuk pertumbuhan tanaman. 

Taburkan saja ampasnya ke tanah, dan selesai! Anda dapat menggunakannya pada tanaman seperti pothos, philodendron, mawar, dan tanaman giok.

8. Arang 

Berkat kandungan potasiumnya yang tinggi, arang berperan sebagai kondisioner tanah. Ini adalah bahan tambahan tanah yang bagus dan dapat digunakan sebagai mulsa juga. 

Menggunakan arang aktif dengan air juga membantu mendetoksifikasi tanah dengan membersihkan penumpukan. Anda juga dapat menggunakannya untuk menetralisir efek berbahaya dari pestisida, berkat kualitas penyerapannya.

Baca Juga: 10 Tanaman Hias Meja di Dalam Ruangan untuk Menambah Dekorasi

9. Air Beras

Air dari sayuran, pasta, dan nasi mengandung sedikit kalsium, pati, karbohidrat, fosfor, zat besi, seng, dan kalium yang meningkatkan pertumbuhan tanaman dengan memberikan nutrisi bermanfaat.

10. Kulit Pisang 

Kulit pisang merupakan sumber potasium dan fosfor yang bermanfaat bagi paprika dan tomat. Potong kulit pisang dan masukkan ke dalam oven atau di bawah sinar matahari di bawah saringan untuk membuat keripik kulit pisang.

Sebarkan potongan di tengah tanaman dan sirami. Anda juga bisa menguburnya di bawah tanah tanaman pot atau sebagai mulsa.

Nah itulah beberapa tips merawat tanaman hias dalam ruangan yang mudah dan murah. Anda bisa memanfaatkan beberapa bahan di atas untuk perawatan tanaman. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

20+ Ucapan Hari Batik Nasional 2026, Ajak Lestarikan Warisan Khas Indonesia

Untuk merayakan Hari Batik Nasional 2026, berikut ucapan yang dapat Anda gunakan untuk mengungkapkan rasa cinta Anda terhadap batik Indonesia.

4 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari oleh Remaja, Jangan Asal Pakai!

Penggunaan bahan skincare yang terlalu keras pada kulit remaja justru berisiko. Berikut 4 kandungan skincare yang harus dihindari oleh remaja.

Indonesia Vs Bangladesh 9-2: Drama Gol Antar Garuda ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah unggul produktivitas gol atas Malaysia.

4 Cara Memilih Bra untuk Remaja yang Nyaman dan Pas di Tubuh, Jangan Salah!

Sebagai panduan, berikut MomsMoney bagikan 4 cara memilih bra untuk remaja yang nyaman digunakan sehari-hari.

Denah Rumah 6×12 Meter Open Plan, Trik Bikin Hunian Kecil Terasa Lebih Lega

Denah rumah 6×12 meter open plan bisa terasa lebih lega dengan penataan ruang, furnitur, cahaya, dan sirkulasi yang tepat.

Panduan Diet Golongan Darah O: Apa Saja Makanan yang Disarankan dan Harus Dihindari?

Simak daftar makanan yang dianjurkan untuk golongan darah O, serta berbagai jenis makanan yang wajib dibatasi agar tubuh tetap sehat.

Money Dysmorphia: Saldo Ratusan Juta Tapi Tetap Merasa Miskin, Ini Faktanya

Punya saldo ratusan juta tapi Anda tetap merasa miskin? Kenali money dysmorphia, penyebab, tanda, dan cara mengatasinya.​

Jangan Terlambat! Kenali 6 Cara Merawat Jantung agar Tetap Sehat di Usia 30-an, yuk

Ketahui berbagai cara merawat jantung yang tepat di usia 30-an melalui pola hidup sehat, olahraga rutin, hingga manajemen stres.

7 Rumus Dekorasi Rumah Sederhana biar Ruangan Kecil Terlihat Berkelas

Ruangan kecil terasa membosankan? Coba 7 rumus dekorasi sederhana ini agar rumah lebih rapi, nyaman, dan punya karakter.

5 Bahaya Makan Sehari Sekali bagi Kesehatan, Benar Bisa Turunkan Berat Badan?

Waspadai berbagai risiko kesehatan dari pola makan sehari sekali, mulai dari lonjakan asam lambung hingga penurunan energi tubuh secara drastis.