M O M S M O N E Y I D
Santai

10 Barang di Dapur yang Wajib Segera Dibuang agar Rumah Lebih Rapi dan Fungsional

10 Barang di Dapur yang Wajib Segera Dibuang agar Rumah Lebih Rapi dan Fungsional
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Simak daftar barang dapur yang ternyata bikin ruangan makin sumpek dan nggak efisien. Yuk, cek apa saja yang harus segera dibuang!

Banyak orang tidak sadar bahwa dapur mereka menyimpan terlalu banyak “barang nostalgia” yang sebenarnya tidak pernah dipakai lagi. Dari wadah makanan tanpa tutup, gelas tak berpasangan, hingga rempah yang sudah kehilangan aroma.

Melansir dari Southern Living, para ahli pengorganisasian rumah menilai bahwa dapur yang penuh barang tak terpakai bisa berdampak bukan hanya pada efisiensi ruang, tapi juga pada mental clarity penghuninya.

“Lepaskan peralatan dapur yang tidak lagi mencerminkan realitas hidupmu sekarang,” ujar Dana K. White, pakar pengorganisasian rumah dan penulis Organizing for the Rest of Us.

Membuang yang tak lagi berguna bukan berarti boros, melainkan bentuk kepedulian pada kenyamanan dan fungsi rumah.

Baca Juga: 5 Warna Cat Rumah yang Bisa Naikkan Nilai Jual Tinggi, Ini Kata Ahli Desainer

Rempah-rempah kedaluwarsa atau tak pernah digunakan

Rempah memang bisa bertahan lama, tapi bukan berarti abadi. Cek rak dapurmu dan lihat tanggal kedaluwarsanya. Idealnya, lakukan dua kali dalam setahun.

Rempah yang sudah lewat masa pakai bukan hanya kehilangan rasa, tapi juga bisa mengubah aroma masakan. Jadi, jangan ragu untuk menggantinya dengan yang baru. Selain dapur jadi rapi, kegiatan masak juga terasa lebih segar.

Mug, gelas, dan botol air berlebih

Koleksi mug dan tumbler memang lucu, tapi seberapa banyak yang sebenarnya kamu gunakan setiap hari?

“Gunakan rumus sederhana untuk menentukan jumlah ideal, jumlah orang di rumah × jumlah gelas per hari × (1 + jumlah hari jeda mencuci),” jelas Julie Peak, organisator profesional dari The Precise Place.

Kalau sering menjamu tamu, boleh tambahkan beberapa. Tapi kalau tidak, sumbangkan sisanya. Percayalah, meja dapurmu akan terasa lebih lega.

Piring dan peralatan makan yang tidak pernah dipakai

Buka lemari piringmu, dan perhatikan: piring mana yang sering kamu ambil, dan mana yang selalu tertinggal di belakang? Nah, yang jarang dipakai itulah calon kuat untuk disingkirkan.

“Piring yang tidak pernah kamu pilih untuk digunakan adalah barang yang sebenarnya tidak kamu sukai,” ujar White.

Daripada menunggu pecah, lebih baik disumbangkan agar bisa berguna untuk orang lain.

Baca Juga: 7 Film Home Invasion Terbaik Tentang Teror Mencekam di Rumah Sendiri

Wadah penyimpanan makanan tanpa sistem yang jelas

Siapa yang tidak punya tumpukan wadah tanpa tutup? Atau sebaliknya, tutup tanpa wadahnya? Inilah biang kekacauan kecil di dapur.

White menyarankan untuk menyimpan wadah dengan tutupnya terpasang, tanpa sistem tambahan yang rumit. 

“Dengan begitu, kamu memang punya lebih sedikit wadah, tapi akan lebih mudah digunakan dan tidak ada sisa makanan yang terlupakan di kulkas,” ujarnya.

Blok pisau besar yang makan tempat

Blok pisau kayu memang tampak profesional, tapi ternyata memakan banyak ruang dan sulit dibersihkan. Sebagai alternatif, Peak menyarankan menyimpan pisau di dalam laci atau menggantungnya di dinding dengan magnetic strip.

Selain lebih aman, cara ini membuat meja dapur terlihat lebih lega dan modern.

Makanan kedaluwarsa di dapur dan kulkas

Terkadang kita menunggu waktu “spesial” untuk berbenah dapur, padahal cukup mulai dari hal kecil seperti mengecek makanan kedaluwarsa.

“Banyak orang menunda hingga punya waktu luang, padahal membuang produk kedaluwarsa saja sudah bisa membuat dapur tampak lebih bersih dan fungsional,” ujar White.

Coba lakukan 10 menit setiap minggu untuk membersihkan satu rak, dan lihat perbedaannya!

Peralatan pengiris yang tidak perlu

Pengiris alpukat, telur, atau stroberi mungkin tampak membantu, tapi sebagian besar pekerjaan itu bisa dilakukan oleh pisau biasa.

“Alat pengiris yang masih masuk akal hanya untuk apel atau nanas, itu pun kalau kamu sering memotongnya,” ujar Peak.

Semakin sedikit alat, semakin efisien proses memasakmu.

Baca Juga: 7 Cara Sederhana Bikin Kamar Mandi Jadi Lebih Segar dengan Tirai Shower

Peralatan masak khusus yang jarang dipakai

Dapur kecil tidak butuh terlalu banyak gadget. Pembuat wafel mini, pemanggang sandwich, atau alat popcorn sering kali hanya dipakai dua kali lalu disimpan selamanya.

“Banyak alat dapur dijual dengan janji memudahkan hidup, tapi kenyataannya justru menambah kekacauan,” kata Peak.

Pilih alat multifungsi seperti oven kecil atau air fryer yang bisa menggantikan beberapa fungsi sekaligus.

Perlengkapan bayi yang sudah tidak digunakan

Anak-anak tumbuh cepat, dan perlengkapan mereka sering tertinggal. Botol susu, celemek, hingga piring bayi yang sudah tak terpakai sebaiknya segera disumbangkan.

“Meskipun sulit mengakui bahwa anakmu bukan bayi lagi, tapi memberikan barang-barang itu pada yang membutuhkan adalah langkah penuh makna,” ujar Peak.

Selain dapur jadi lebih lega, kamu juga membantu orang lain yang membutuhkan perlengkapan bayi.

Spiralizer dan alat pembuat mi sayur

Tren healthy cooking sempat membuat spiralizer populer, tapi kenyataannya jarang digunakan.

Daripada memenuhi laci, gunakan alat yang sudah ada seperti pisau tajam atau pengupas sayur. Hasilnya tetap sama, tapi tanpa tambahan alat yang bikin dapur sesak.

Baca Juga: Ingin Rumah Terasa Tenang dan Nyaman? Coba Terapkan Skema Warna Ini

Mengapa penting membersihkan barang lama di dapur?

Membersihkan dapur dari barang tak terpakai bukan cuma soal tampilan. Ini tentang menciptakan ruang yang fungsional dan menyenangkan untuk beraktivitas.

Dapur yang rapi membantu kamu lebih mudah fokus, menghemat waktu saat memasak, dan menciptakan energi positif di rumah.

“Ketika dapurmu rapi, kamu akan lebih termotivasi untuk memasak, dan itu berdampak langsung pada gaya hidup yang lebih sehat,” ujar White.

Decluttering tidak perlu dilakukan sekaligus. Mulailah dari satu area kecil seperti rak rempah, laci peralatan, atau kulkas. Sedikit demi sedikit, dapurmu akan terasa jauh lebih ringan dan menyenangkan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ubah Dekorasi Rumah dengan Metode Dekorasi 3T untuk Hadirkan Kesan Nyaman dan Stylish

Cek metode dekorasi 3T yang lagi jadi andalan desainer untuk bikin rumah rapi, estetik, dan awet sepanjang waktu. Yuk simak penjelasan lengkapnya.

Promo Superindo Hari Ini 8-11 Desember 2025, Pear Century-Pisang Emas Harga Spesial

Cek promo Superindo hari ini periode 8-11 Desember 2025 untuk belanja hemat selama weekday di gerai Superindo terdekat.

Kenalan dengan D-Banking yuk, Solusi Baru untuk Transaksi Stabil dan Efisien

​Teknologi digital banking atau d-banking kini semakin berkembang dan mulai diterapkan dalam layanan perbankan di Indonesia.

Penjualan Tiket KA untuk Masa Nataru Meningkat, Ini Rute Favorit

KAI mencatat Surabaya, Malang, dan Yogyakarta menjadi tiga kota tujuan favorit, seiring peningkatan mobilitas wisata keluarga.

Penuhi Kebutuhan Anak, Bohopanna Luncurkan 4 Koleksi Terbaru

Bohopanna meluncurkan koleksi terbaru anak lewat ajang pencarian bakat untuk jangkau pelanggan baru.

Sinyal Positif The Fed, IPOT Rekomendasikan Saham Uptrend Pekan Ini

IPOT menyarankan investor dan trader memanfaatkan momentum pada saham dengan tren naik atau uptrend.

5 Manfaat Minum Kopi Setiap Hari bagi Kesehatan Tubuh

Apa saja manfaat minum kopi setiap hari bagi kesehatan tubuh sebenarnya? Yuk, cari tahu di sini!     

Hasil Bulu Tangkis SEA Games 2025: Tim Putri Indonesia Melaju ke Final

Hasil bulu tangkis SEA Games 2025 Babak Semifinal Senin (8/12), tim putri Indonesia berhasil memenangkan laga melawan Malaysia dengan skor 3-2. 

OYO Bagikan Rangkaian Diskon, Ada yang Berlaku Sampai Awal Januari

Menjawab momentum akhir tahun, OYO menghadirkan rangkaian promo yang berlangsung Desember hingga awal Januari.

Cara Bangkit dari Penyesalan Utang dan Atur Ulang Keuangan pada 2026

Simak cara menata ulang keuangan setelah kalap belanja diskon, yang bikin orang mengalami penyesalan utang setelah momen sale.